Ternak Budidaya

Cara Memelihara

Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri cupang adu. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan

Rabu

Budidaya Ikan Cupang - versi lengkap

Tidak ada komentar :
kiat sukses - Ikan Betta atau sering disebut juga dengan nama ikan Cupangini memiliki pengemar pecinta ikan yang cukup besar. Ikan Cupang sendiri dipelihara oleh penghobi terbagi menjadi 2 kelompok yaitu dipelihara sebagai ikan hias dengan keindahan warnanya saat mengembang,  pantas lah Ikan Cupang sangat populer dikalangan para pecinta ikan hias dan selain keindahannya tersebut ikan yang memiliki sifat teritori (mempertahankan daerah kekuasaan) dimanfaat kan sebagai ikan adu.

Sekiranya tak perlu panjang lebar untuk menjelaskan keunggulan ikan cupang  ini, jika pandai menangkap peluang dari kepopuleran ikan cupang ini maka kita akan tertarik untuk membudidayakannya, so langsung saja kita simak cara budidaya ikan cupang berikut ini.

PERSIAPAN PEMIJAHAN IKAN CUPANG HIAS
  1. Sebagai media pemijahan kita boleh menggunakan ember, streofoam, atau aquarium dengan berbagai ukuran. Disarankan Streofoam, karena udara lebih stabil dibanding dengan media lainnya.
  2. Air yang digunakan boleh air pam/leding, air tanah, atau air sumur
  3. Garam ikan
  4. Tumbuhan air seperti enceng gondok, atau kiambang atau daun pisang yang sudah kering  yang berfungsi sebagai tempat jantan membuat busa
  5. Daun ketapang untuk menetralisir keasaman air

LANGKAH-LANGKAH PEMIJAHAN:

A. MENYANDINGKAN / MENJODOHKAN INDUKAN:
  1. Air diendapkan dalam media pemijahan selama satu malam dengan ketinggian air maximal 30 cm
  2. Masukkan tanaman air ke dalam media pemijahan
  3. Masukkan daun ketapang seperlunya
  4. Masukkan garam seperlunya
  5. Masukkan ikan cupang jantan ke dalam media pemijahan
  6. Indukan betina dimasukan dalam botol (terpisah dengan jantan) dan diletakkan di media pemijahan. 
  7. Biarkan selama satu malam, agar ikan bisa saling adaptasi

B. PEMIJAHAN
  1. Setelah satu malam disandingkan, biasanya ikan jantan membuat busa/buih disekitar tanaman air yang ada. Bila busa belum ada, berarti ikan jantan belum siap untuk kawin. Untuk itu tunggu sampai satu atau dua malam lagi, atau ganti indukan betina.
  2. Bila busa/buih sudah ada, maka ikan betina sudah bias dilepas ke dalam media pemijahan digabung dengan yang jantan.
  3. Sampai tahap ini, ikan tidak perlu diberi makan. Kemudian yang paling penting, usahakan ikan tidak terusik dengan goncangan atau suara gaduh lainnya.

C. PEMISAHAN INDUKAN BETINA
  1. Biasanya dalam waktu satu atau dua hari setelah digabungkan, betina akan bertelur. Ikan jantan akan meletakkan telur-telurnya pada busa/buih yang telah tersedia sebelumnya. Telur akan nampak dalam busa/buih berwarna putih kekuningan.
  2. Tanda-tanda betina sudah selesai bertelur: ikan betina akan berada di pojokan/di sudut atau jauh dari busa yang dijaga si jantan. Pada saat itu, si jantan sangat agresif untuk menjaga telurnya, karena sebagian besar betina suka memakan kembali telur-telurnya.
  3. Agar telur terjaga, maka sebaiknya indukan betina dipindahkan dari media pemijahan. Tetapi, kalau indukan betina masih beriringan dengan si jantan di bawah tumpukan buih, berarti indukan betina tersebut masih ingin bertelur, dan tunggu sampai indukan betina diusir ke pojok atau jauh dari busa/buih baru betina dipindahkan.


D. MASA TELUR MENETAS MENJADI ANAK IKAN (BURAYAK )
  1. Telur cupang hias biasanya akan menetas dalam masa 2 atau 3 hari
  2. Anak ikan yang baru menetas ( Burayak ), biasanya masih berada di bawah tumpukan busa dan masih tampak halus sekali
  3. Sampai tahap ini, burayak belum perlu diberi makan
  4. Di kondisi ini, si jantan masih sangat agresif dan sensitive menjaga anakannya. Biasanya kalau air tergoncang, atau si jantan terkejut, maka dengan reflek si jantan akan segera mengumpulkan anak ikan (burayak) ke dalam mulutnya, sehingga terkesan si jantan memakan anaknya. Bila keadaan dirasakan aman, maka si jantan akan mengembalikan anak ikan tadi ke busa/buih.

E. MASA 5 – 14 HARI
  1. Di hari ke-lima setelah menetas, burayak sudah mesti diberi makan. Sebaiknya pakan yang diberi adalah kutu air. Alternatif lainnya adalah artemia (tentang artemia dan kulturnya akan dijelaskan pada bagian lain tulisan ini).
  2. Sampai di umur 14 hari, burayak masih boleh berada di media pemijahan.
  3. Masa ini (5 – 14 hari), adalah masa paling rawan untuk kondisi anak ikan. Biasanya di rentang umur ini anak ikan banyak mati dan hilang tanpa jejak. Penyebabnya antara lain:
    a) Suhu udara yang tidak stabil, sering berubah secara drastis. Solusinya, gunakan Heather (alat pengatur suhu udara otomastis, biasanya dijual di took-toko aquarium/ikan hias, dengan harga mulai 45rb)
    b) Kekurangan makanan. Solusi, Pemberian makanan harus teratur
    c) Kondisi air yang tidak bagus, sehingga menimbulkan jamur. Solusinya, air selalu dikontrol tiap hari. Bila dirasa perlu, air bisa dikuras dengan terlebih dahulu memindahkan anakan ikan. Ini bisa dilakukan di usia ikan 10 hari ke atas.
    d) Dan yang terakhir adalah anak ikan habis dimakan si jantan (bisa karena faktor genetik indukan jantan, bisa juga karena si jantan terkejut dan  merasa kondisi terancam). Kalau faktor genetic solusinya tidak ada, ke depannya indukan ini tidak usah di pijah lagi. Kalau faktor terkejut, solusinya usahakan waktu mendekati media pemijahan usahakan ikan tidak terkejut. 
  4. Pada umur ini, indukan jantan sudah boleh dipindahkan dari media pemijahan.

F. MASA PEMBESARAN ( 15 HARI – 1,5 BULAN )
  1. Sampai umur 15 hari, anakan ikan sebaiknya dipindahkan ke media pembesaran.
  2. Media pembesaran bisa menggunakan:
    -> Aquarium ukuran 100 cm X 40 cm X 60 cm ( Panjang, Lebar, Tinggi )
    -> Kolam tanah
    -> Kolam semen/batu
    -> Kolam terpal
  3. Sama seperti persiapan pemijahan, air sebaiknya diendapkan dahulu selama satu malam dengan campuran garam ikan, daun ketapang dan tanaman air (enceng gondok/kiambang).
  4. Jenis air yang digunakan juga sama, boleh air pam/leding, air sumur atau air tanah.
  5. Pada umur 15 hari ke atas ini, pakan yang diberikan boleh cacing sutra/cacing halus atau jentik nyamuk halus 

G. MASA SOLITER
  1. Karena ikan cupang bersifat koloni, maka di usia 1,5 bulan biasanya ikan sudah saling serang.
  2. Untuk menghindari kerusakan, di masa inilah biasanya para peternak akan memisahkan ikan yang layak kontes ke botol-botol soliter
  3. Botol soliter bisa menggunakan aquarium, botol-botol aqua bekas, atau cup-cup kecil yang biasanya digunakan di pesta-pesta.
  4. Pada sebagian hobbies, ikan umur 1,5 bulan ini disbut sebagai bahan untuk kontes dan biasanya akan turun di kelas Baby
  5. Namun, bagi sebagian peternak masih menunggu ikan berumur 2 atau 2,5 bulan baru ikan dijual di pasaran.

Sekian panduan komplit cara beternak ikan cupang hias dan adu semoga bermanfaat, salam sukses.( medan betta lovers )
oleh Gollax Betta Farm

Minggu

Memilih Induk Jantan Penghasil Cupang Adu Kualitas Juara

Tidak ada komentar :

bandung fisher - Untuk bisa menghasilkan anakan cupang adu berkualitas petarung handal tidak hanya semata dihasilkan oleh indukan yang sehat namun juga faktor yang lain. Setelah bekelana dai forum ke forum pecinta betta adu, kami ringkas sebagai berikut

Kriteria induk jantan cupang adu yang bagus adalah
  • Induk jantan berusia 9 bulan atau lebih
  • Indukan Jantan memiliki keandalan dalam bertarung yaitu meliputi gaya bertarung dan kekuatan.
  • Betta smaragdina biasanya dijadikan induk karena tahan pukulan dan mampu bertarung sampai mati. 
  • Induk jantan Betta smaragdina di kawinkan dengan induk betina spesies Betta imbellis varietas lokal.
( ternak )

Sabtu

Kriteria Cupang Adu Betina Yang Bagus Untuk Indukan

Tidak ada komentar :

samarinda mania - Setelah posting sebelumnya kita menanpilkan memilih induk jantan untuk menghasilkan ikan cupang adu kualitas juara, maka dalam kesempatan posting ini kami lengkapi untuk menampilkan kriteria cupang betina yang bagus untuk dijadikan indukan, Adapun kriterianya yaitu
  • Induk betina harus matang kelamin atau umurnya sudah diatas lima bulan. 
  • Selain itu usahakan induk ikan cupang betina dipilih dari lubuk yang telah menghasilkan jagoan.

( peternak )

Jumat

Umur Berapa Cupang Bisa Diadu?

Tidak ada komentar :

jakarta betta - Pada dasarnya ikan cupang bertarung karena mempertahankan wilayahnya karena lapar karena minimnya pakan selain itu juga faktor birahi pada dirinya, sehingga bersikap agresif yang dilakukan oleh cupang jantan ketika bertemu dengan cupang lain karena menganggap ikan lain sebuah ancaman dan pesaing. Hal tersebut dimulai saat ikan cupang telah mencapai kematangan perkembangan kelamin, yaitu ketika mencapai umur enam bulan.

Namun pada umumnya pada usia tersebut, para pecinta ikan cupang adu tidak langsung menerjunkan ikan betta jagoannya kedalam arena pertarungan. Oleh pemiliknya ikan betta aduan terlebih dahulu dilatih fisik maupun mental dan teknik bertarung mereka untuk sebuahajang petarungan.( kontes )

Senin

Jenis Pakan Alami Bagus Untuk Pertumbuhan Anakan Cupang

Tidak ada komentar :

pontianak mania - Guna mendukung pertumbuhan ikan cupang hias maupun adu yang berkualitas saat masih anakan diperlukan asupan gizi yang diperoleh dari pakan. Penggumaam pakan alami sangat bagus untuk membentuk warna dan fisik anakan cupang yang kita pelihara.
Pakan alami tersebut bisa kita berikan diantaranya adalah

  • Kutu air
    Kutu air biasa kita peroleh dari air yang tergenang, hewan kecil berwarna merah ini hidupnya berkoloni.
  • Infusoria
    Infusoria adalah jasad renik yang berukuran sangat kecil , hanya sekitar 0,04 – 0,1 mm dan merupakan pakan alami yang baik untuk anak ikan cupang pada awal kehidupannya.
  • Jentik nyamuk
    Seperti kutu air, jentik nyamuk juga biasa kita peoleh dari air yang tergenang. Baik itu selokan dansebagainya.Untuk burayak cupang adu yang berumur 3 – 4 bulan biasanya diberikan jentik nyamuk yang halus.
  • Cacing sutera
    Cacing sutera biasanya tidak diberikan pada ikan cupang hias maupun adu hasil penangkaran.Karena cacing sutera dapat membuat ikan menjadi gemuk yang mengakibatkan sisik menjadi lunak dan mudah lepas serta gerakannya menjadi lambat.
( penangkar )


Minggu

Cara Mengetahui Jenis Spesies Cupang Aduan

Tidak ada komentar :
betta fish - Ada begitu banyak spesies ikan cupang yang digunakan untuk lomba adu ketangkasan dalam bertarung. Adapun beberapa ciri fisik yang berhasil kami kumpulkan dari para penggiat ikan betta aduan diantaranya adalah sebagai berikut

Spesies Betta imbellis var. domestica

Cupang adu berdasi merah, sirip bawahnya terdapat guratan hitam vertikal.

Spesies Betta splendens (cupang bangkok)

Cupang adu berdasi merah, sirip bawahnya tidak terdapat guratan.

Spesies Betta smaragdina var. malayan atau Betta smaragdina var. domestica.

Cupang adu berdasi hitam, tubuhnya hijau tua, serta bagian ekor dan sirip punggung sedikit bertotol – totol hitam.


Cupang adu berdasi hitam, tubuhnya biru tua.
( kendal breeder )


Sabtu

Ciri Fisik Cupang Aduan Kualitas Juara

Tidak ada komentar :

peternak - Ikan betta adu layaknya atlit olah raga tinju maupun cabang olah raga bela diri yang lainnya. Kemampuan teknik dalam menyerang dan bertahan yang bagus haruslah mutlak dimilii oleh ikan cupang adu calon juara, selain itu teknik dan fisik juga berpengaruh dalam kemampuannya dalam bertarung.

Banyak diantara para pegemar ikan cupang adu dalam memilih cupang aduan untuk diturunkan dalam petarungan mereka melihat memiliki tips ataupun pedoman ikan cupang tersebut memiliki ciri fisik seperti dibwah ini
  • Badan full pressed body (ramping) 
  • Terdapat cekungan halus dari ujung badan sampai samping perut 
  • Sisik kecil-kecil namun tebal 
  • Bentuk dahi seperti ikan arwana 
  • Ring bibir tebal 
  • Jari-jari sirip ekor halus rapat (jari-jari sirip yang besar rawan terserang jamur, saat sirip terkoyak/luka)
Ikan cupang yang memiliki ciri fisik seperti diatas, diyakini oleh para pecinta cupang adu berkarakter raja-tega di medan laga, menyerang musuh tanpa ampun, kadang berakhir degan kematian lawan.( semarang breeder )

Selasa

Ciri Fisik Ikan Cupang Adu Gaya Bertarung Fighter

Tidak ada komentar :

kualitas super - Ikan cupang bergaya fighter kelihatan seperti lamban dan menunggu serangan lawan Namun ketika sudah bertempur, ikan cupang ini akan terus menyerang bagian atau sasaran yang sama. Ikan cupang adu bergaya fighter memiliki pukulan andalan yaitu “pukulan nombak” yang  sering diikuti dengan pukulan sentak atai pukulan motes. Gaya ini biasanya dimiliki ikan cupang adu dengan bentuk tubuh sebagai berikut:
  • Memiliki bentuk badan pipih lebar
  • Pangkal ekor lebar
  • Kepala besar dan pendek
  • Ring bibir besar
  • Sirip anal pendek dan lebar
  • Sirip lainnya pendek dan kaku
( penjual )