Ternak Budidaya

Cara Memelihara

Sabtu

Gaya Terbang Merpati Kupu-kupu Metaraman

Tidak ada komentar :
borneo pigeon - Merpati Kupu Metaraman adalah merupakan salah satu jenis Merpati endemik Indonesia, oleh para pecinta Merpati endemik jenis ini disebut sebagai skycutter-nya Indonesia. Merpati kupu-kupu baik selap/selat, kothang/planthong, megan/brus/blue bar, merah/gambir, putih, totog/ekor hitam tetep hanya ules/marking/warna bulunya saja.

Sedangkan cara dan posisi terbangnya oleh para pecinta Merpati endemik sementara baru terpantau 2 jenis, terbang posisi badan vertikal, dan posisi badan datar/horisontal, kalau ngawang dan cara naiknya rata rata tetap spiral, kalau sudah diatas merpati kupu-kupu yang pada digemari yang posisinya bisa berhenti ditempat(tapi hanya mengepakkan sayapnya aja untuk menjaga posisi biar berhenti stabil diudara). Dibawah ini contoh video gaya terbang Merpati Kupu-kupu Metaraman:


Nah, gimana Sobat cantik bukan kan gaya terbang dari Merpati Metaraman? semoga dengan makin banyaknya pengemar Merpati endemik Indonesia khususnya Merpati Metaraman akan makin banyak pula peternak burung merpati hias jenis ini, yang tentunya akan terjaga kelestariannya dan akan terjaga dan makin baik kualitas dari ras burung merpati ini.( papua )

Jumat

Merpati Endemik Jenis Keter

Tidak ada komentar :
java pigeon - Dari sekian banyak jenis Burung Merpati ras asli Indonesia (endemik), Merpati Keter adalah salah satunya. Merpati ras ini masih bisa kita jumpai Pulau Jawa, dan Povinsi Jawa Timur khususnya Kabupaten Lumajang, Jember dan sekitarnya masih banyak dilestarikan oleh para pecinta Merpati Endemik.

Ada beberapa hal menarik yang sangat disukai oleh para pecinta burung Merpati Keter yang merupakan jenis Merpati penerbang ini, yaitu memiliki kemampuan terbang lama, tinggi namun pelan. Bahkan oleh para pecinta Merpati endemik memiliki teknik melatih agar Merpati Keter kuat terbang lama dengan jarak tempuh yang lumayan jauh mengitari kawasan kandang di atas langit.

Ciri Fisik Merpati Keter :
  • Ukuran tubuh sedang.
  • Warna paruh hitam berukuran pendek.
  • Hidung berukuran kecil dan pada pangkal hidungnya berwarna hitam.
  • Nampak terlihat buas karena memiliki tatapan mata yang tajam dengan warna mata merah darah kental.
  • Dahi kepala kelihatan cembung atau kelihatan nonong.
  • Berjambul (kuncir) lebar/hampir melingkar di kepala, yaitu dari batas kepala dengan lehernya.
  • Bulu dibagian pipi atau dibawah mata membelah horisontal sampai kebelakang kucir atau jambul.
  • Bentuk leher terlihat besar.
  • Bentuk sayap simetris kebelakang dan panjangnya tidak melebihi panjang ekor.
  • Warna kulit kaki merah bersih mengkilap dan tidak bersimbar (bulu kaki) 
  • Posisi berdiri tegap mempesona.
Karakter Merpati Keter : 
  • Memiliki kemampuan terbang berjam-jam saat ngawang hingga tak terlihat oleh mata telanjang, dengan terbang tinggi berputar-putar (spiral) mengitari kandang/pagupon hingga kurang lebih 15KM.
  • Homing atau daya ingat pulang  ke kandang cukup kuat. 
  • Jika dibandingkan dengan Merpati Melati, Keter kalah gesit saat terbang.
  • Kecepatan terbang tergolong rendah (terbang santai).

Warna Merpati Keter
Memiliki beberapa jenis warna varian yang solid atau 1 warna diantaranya, megan: blue, gambir: coklat hitam dan putih.
Keter Hitam
Keter Megan/Blue
Keter Coklat/Red/Merah
Keter Totog/ekor hitam

Merpati Keter Putih Yang Langka
Seperti halnya dengan jenis Merpati Keter yang lainnya, Merpati Keter Putih polos ini memiliki kemampuan terbang tinggi dalam waktu yang lama dengan gerakan yang yang menawan untuk dinikmati. Bagi para pecinta burung Merpati hias lokal (endemik), Merpati Keter putih polos termasuk jenis yang sangat sulit untuk didapatkan (langka) oleh sebab itulah Merpati Keter Putih Polos ini biasanya dijual dengan harga yang lebih mahal jika dibandingkan dengan Merpati Keter lainnya.

Berikut adalah salah satu koleksi foto/gambar Merpati Keter putih polos koleksi dari Merpati Bulurejo Farm:

Kriteria Penilaian dalam Kontes Merpati Hias Lokal
Dengan seiringnya waktu, yang dulunya Merpati Keter dipelihara oleh pecinta burung merpati sebagai Merpati penerbang yaitu dalam permainan merpati gethakan, gaburan dan tomprangan kini Merpati lokal jenis Keter juga dibudidayakan sebagai Merpati hias (fancy pigeon). Adapun speck atau kriteria yang harus diperhatikan dalam mengikuti kontes Merpati lokal jenis kether yaitu

>>Bentuk Dan Ukuran Kepala = 48 poin
  • Bentuk dan Ukuran Paruh pendek, kecil seperti butir biji padi, berwarna hitam terang / tidak kusam (*) = 4 poin
  • Hidung kecil tidak mengembang, permukaanya berwarna putih bersih dengan pangkal hidung kelihatan hitam = 3 poin
  • Warna mata merah darah kental / mata Jawa = 4 point
  • Bentuk dan Ukuran Kucir / Jambul Tebal, Melingkar separuh lingkaran (Ciri Khas) = 15 poin
  • Bentuk dan Ukuran kepala yang Besar dan gagah, pada bagian dahi kepala kelihatan cembung atau kelihatan nonong, jika di pegang kepalanya di tekuk ke bawah seperti di sembunyikan / menunduk = 12 poin
  • Tatapan mata yang tajam burung kelihatan buas = 2 poin
  • Kombinasi Keseluruhan yang serasi = 4 poin
>>Leher = 17 poin
  • Bentuk dan ukuran leher besar kelihatan gagah = 5 poin
  • Bulu di bagian pipi / dibawah mata membelah horisontal sampai kebelakang kucir/jambul (Ciri Khas) = 12 poin
>>Tubuh = 28 poin
  • Ukuran tubuh besar, kekar = 6 poin
  • Bentuk kedua sayap simetris kebelakang, dan panjangnya tidak melebihi panjang ekor = 2 poin
  • Bentuk ekor lurus dan mengumpul tidak mengembang ke samping = 2 poin
  • Warna bulu sayap, ekor, dan tubuh adalah full / solid 1 warna, pada bagian ini Keter memiliki pola warna yang khusus yaitu Coklat / Gambir, Blue Bar/ Megan, Hitam, dan Putih.(**) = 10 poin
  • Posisi berdiri 45°, dan tegap = 2 poin
  • Keseluruhan kondisi bagus, = 6 poin
>>Kaki = 7 poin
  • Warna kulit kaki merah bersih mengkilap = 4 poin
  • Kuku berwarna hitam, Bentuk tulang jari-jari keseluruhan simetris dan kokoh berdiri sempurna (*) = 3 poin
Note :
(*) Untuk kombinasi warna paruh dan kuku selain warna hitam ada warna lain yaitu putih nilai poin seri
(**) Motiv warna pada Ras Keter hanya solid satu warna

=>Diskualifikasi:
  • Ukuran paruh besar dan panjang
  • Ukuran jambul tidak Tebal dan melingkar
  • Tidak terdapat garis bulu vertical di bagian pipi bawah mata sampai ke belakang jambul
  • Adanya tanda burung sakit: batuk, pilek, goam, diare, dsb;
  • Adanya tanda burung cacat : kaki berselaput, rahang bengkok, dan cacat lainnya;
  • Adanya parasite di tubuh: kutu, tungau, dsb.  

Selasa

Mengetahui Umur Merpati Dari Moulting Sayap Primer

Tidak ada komentar :
peternak sumatera - Setelah pada kesempatan kemarin kita belajar cara mengetahui umur Merpati siapan, yaitu ditandai dengan telah copot 7-8 helai sayap primer.Tidak lah komplit kiranya kita hanya belajar atau memahami umur Merpati siapan saja, maka dari itu dalam kesempatan kali ini kita akan mempelajari keseluruhannya.

Untuk melihat atau mengetahui usia Merpati bisa kita lihat dari pergantian bulu sayap utama/Primer 10helai :
  • Usia dibawah 2bulan masih dibilang Anakan (bulu primer belum lepas).
  • Sayap Primer Lepas 1helai, Menandakan mulai moulting bulu anakan ke Remaja (usia diatas 2bulan). 
  • Sayap Primer Ganti Tumbuh 1helai @ Usia sekitar ±2,5bulan (bisa dibilang anakan masuk ke remaja).
  • Sayap Primer Ganti 2helai - 3helai @ Usia sekitar 2,5bulan - 3bulan (bisa dibilang remaja).
  • Sayap Primer Ganti 4helai - 5helai @ Usia sekitar 3bulan - 3,5bulan (usia remaja).
  • Sayap Primer Ganti 6helai - 7helai @ Usia sekitar 3,5bulan - 4bulan (usia remaja masuk ke muda).
  • Sayap Primer Ganti 8helai - 9helai @ Usia sekitar 4bulan - 5bulan (usia sudah masuk muda » rata-rata mulai birahi usia diatas 5bulan).
  • Sayap Primer Lepas Ganti 10helai @ Usia sekitar 5,5bulan - 6bulan (sudah birahi) .
  • Apabila Sayap Primer sudah Ganti bulu baru semua 10helai (Usia bisa dipastikan 6bulan & Merpati Siap untuk dijodohkan » siap dikembangbiakkan - breeding). 
Setelah semua sayap utama mengalami copot/pergantian maka akan mulai moulting lagi bulu dewasa di usia sekitar 1tahun.(kannas)

Senin

Mengetahui Umur Merpati Siapan Dari Melihat Sayap Primer

Tidak ada komentar :
papua pigeon - Dikalangan para peternak, istilah umur siapan tentu tidaklah asing bagi mereka, Umur siapan adalah umur dimana ternak telah memasuki usia remaja yang siap untuk berproduksi/kawin. Berbicara mengenai umur siapan pada burung Merpati, kita bisa melihat umur merpati dari sayap primer. Adapun sayap primer pada burung Merpati terdapat 10helai, yang dihitung dari luar kedalam. Secara alamiah sayap Merpati primer akan copot satu persatu sesuai umur merpati, dari situlah kita bisa mengetahui berapa umur Merpati.

Sebagai contoh untuk Merpati (siapan) biasa pada umur 5bulanan, jika kita lihat dari sayap maka sayap primer kurang 2-3helai atau sudah copot 7-8 helai.

Demikian sedikit penjelasan dari kami tentang cara mengetahui umur Merpati (siapan) yang semoga bermanfaat bagi Sobat pecinta burung merpati hias maupun pacuan.(tips ungas)