Ternak Budidaya

Cara Memelihara

Tampilkan postingan dengan label pop. Tampilkan semua postingan

Minggu

Rekayasan Pedigree Merpati Pos

Tidak ada komentar :
trah kolong - Rekayasa atau Engineering atau Teknik adalah penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi untuk menyelesaikan permasalahan Manusia. Para Praktisi Rekayasa Teknik disebut Insinyur/ Sarjana Teknik. Arti rekayasa yang lain adalah Rencana Jahat atau persekongkolan untuk merugikan pihak lain. Jika Rekayasa Pedigree bertujuan untuk mendapatkan solusi bagi breeding yang penuh ketidakpastian.
Sementara Pedigree Rekayasa bertujuan untuk mencetak pedigree seindah mungkin demi kepentingan jualan (pribadi), bersifat manipulatif dan bisa merugikan bahkan mencelakakan pembeli-nya. Tapi kita hanya akan membahas rekayasa pedigree dengan tujuan untuk menemukan solusi, atau setidaknya untuk memperbesar peluang mendapatkan Merpati pos yang bisa bersaing di papan atas atau juara.

Perlu kita inggat, walau dengan indukan juara atau berdarah juara tetap saja kecenderungan mendapatkan “sampah racer” 80% dan kurang dari 20% yang bisa memiliki kualitas bagus. Jadi dengan cara Rekayasa Pedigree diharapkan hasilnya bisa lebih baik. Cara ini telah dicoba/diaplikasikan oleh BIMA Loft dengan hasil Lumayan baik.

Dalam kesempatan ini Kunto Wibisono mencoba untuk menulis tentang langkah-langkah Rekayasa Pedigree dibuat dengan langkah-langkah ala Pemula berikut:

FIRST STOCK (stock pertama)

First stock adalah Merpati Pos yang kita dapatkan baik itu dari membeli, hibah, tukar menukar indukan dsb, yang berasal dari ternakan orang lain. Syarat utama dari First Stock adalah wajib memiliki darah juara atau juara itu sendiri. Tidak peduli asal muasal juaranya, yang penting Juara. Seperti Gallant adalah juara dimana ibunya hanya Merpati Pos yang dibeli dari pasar burung. First stock ada kecenderungan jadi breeder yang biasa, walau ada beberapa yang langsung bagus, kalau bagus bisa jadi naik ke level Good Stocks, contohnya Gallant dan Superhero 1086.

SEMI STOCK (Stock Generasi anakan First Stock)

Disinilah Rekayasa Pedigree mulai dilakukan dengan mengawinkan first stock untuk mendapatkan anakan yang kemungkinan masuk kategori 80% sampah(dibawah standar), tapi kelak tetap bisa mencetak racer-racer yang 20% dengan darah-darah  merpati pos juara yang kita miliki itu, ditahap awal kita hanya akan mencari Merpati Pos dengan anatomi tertentu dan tidak begitu memperhatikan otaknya, kita sebut saja anakan atau cucu dari First Stock sebagai Semi Stocks. Semi stocks akan kita gunakan sebagai indukan "antara" yang akan kita gunakan untuk menghasilkan Merpati Pos lomba generasi pertama. Perlu kita ingat,modal hanya anatomi saja, otak kita serahkan pada penurunan genetika (yang berasal dari leluhurnya yang juara). Syarat pertama First Stocks harus dipenuhi, jika tidak, maka Rekayasa Pedigree akan percuma untuk dilakukan, karena hasilnya tidak akan optimal.

Gallanisasi dan Manjurisasi adalah salah satu upaya Rekayasa Pedigree dan masuk dalam kategori Semi Stock.

GOOD STOCK (Stock yang Baik)

Anakan dari Semi Stocks tadi kita lombakan untuk mendapatkan racer-racer yang bisa bersaing atau cukup hasil lumayan saja. Misalnya sampai akhir lomba tidak hilang, kita sebut Merpati Pos hasil "sisa" lomba ini sebagai Good Stock. Good Stock akan kita jadikan indukan yang akan kita kawinkan dengan Good stock lain atau Semi stock (yang kita anggap anaknya bisa menjanjikan). Nah anak-anaknya (cenderung) akan semakin membaik, karena “hukum juara” akan menetaskan juara bukanlah omong kosong. Jika kita mengeluarkan Merpatipos juara dari hasil rekayasa ini, bisa kita sebut sebagai Final Stock. Saudara-saudara Merpati Pos yang bisa juara, Bisa kita masukkan dalam Good Stock juga, karena ada kemungkinan menyimpan genetika yang sudah baik dan layak jadi Racer.

FINAL STOCK (Stock Final Andalan)

Disinilah Merpati Pos yang sering disebut-sebut oleh Ad Schaerlaeckens, Indukan Juara akan menghasilkan Juara lagi, karena Merpati Juara yang dihasilkan berasal dari Koloni Juara sendiri, tinggal di Linebreed atau Semi Hybrid.

Kisah 312 Steven van Breemen yang memberikan betina gratis sebagai jodohnya ke pemain Jepang yang membeli 312. Akhirnya anak hasil 312 X Betina Gratis menjadi Juara Jepang, sayangnya itu cuma satu-satunya anak yang berhasil, karena si Betina gratis dipotong (sebelum anaknya Juara) oleh si Jepang karena bukan Juara. Bisa kita duga ini adalah pasangan hasil Rekayasa Pedigree van Breemen, karena si Gratis membawa sebagian genetika yang sama dengan 312 Steven van Breemen adalah Pemain Inbreed/linebreed.

Sekali lagi, Final Stock adalah Merpati Pos Juara hasil Kolam Juara sendiri, misalnya Arthur 775, Duo Macan Sumatra 36 & 39, Marlon 138, Katana 51, Sri Manjur 115, yang mana induk-induknya sudah hasil cetakan BIMA sendiri.

PINDAH POSISI STOCK INDUKAN

Setelah kita mendapatkan Merpati Pos dengan label masing-masing (FIRST, SEMI, GOOD, atau FINAL) maka kita bisa mencetak keturunan Merpati Pos untuk dilombakan. Jika anak-anak dari masing-masing menjanjikan juara. First bisa jadi Good atau malah Final (jika Merpati Pos Juara) dan sebaliknya Final bisa turun derajat jadi Good atau bahkan Semi saja, yang penting kita tahu posisi masing-masing dan memperlakukan sama saat Breeding. Tapi BIMA Loft bercita-cita untuk membuat FINAL STOCK semua, bahkan babuan pun pakai Final Stock.

REKAYASA PEDIGREE

Tingkatan-tingkatan Stock Indukan ini hanya jika dan harus kita catat dalam Pedigree yang Asli, tanpa tercatat dan hanya hapalan diluar kepala, niscaya banyakan lupa-nya. dari yang jadi Juara, kita bisa melihat jalur-jalur Juara mana yang keluar, misalnya Jalur Sri Manjur yang bisa mengeluarkan Merpati Pos sampai Ujung Lomba, berarti kita kemungkinan mengeluarkan Merpati Pos dengan homing yang baik, juga ada resiko mencetak Merpatipos odong-odong, jadi si Odong-odong harus diketemukan dengan Jalur Gallant atau 9000 yang membawa genetika Merpati Pos cepat.

Rekayasa Pedigree untuk mendapatkan Solusi breeding yang lebih baik, memang akan mencetak banyak Merpati dan butuh tempat yang besar, butuh banyak test lomba dan banyak hilang, tapi begitu sudah keluar Good Stock dan Final Stock, maka Peluang keluar Merpati Pos 20% (baik) akan semakin besar.

Banyak teman-teman yang bertanya, kenapa BIMA selalu muncul Merpati Pos dengan ring-ring yang baru? ini karena BIMA memang sudah merancang satu sistem Stock seperti diatas yang jadi Indukan Penerbang / Racer utama adalah keluarga besar Juara Kandang BIMA Loft sendiri.

RINGKASAN

1. FIRST STOCKs --> Induk hasil beli, dapat, hibah, tukar menukar dll.
2. SEMI STOCKs --> Anak-anak dan Cucu-cucu First Stock yang diseleksi berdasarkan Katuranggan saja.
3. GOOD STOCKs --> anak-anak SEMI yang dilombakan dan menghasilkan Merpati Pos baik atau bahkan Juara, saudara-saudara kandung Juara bisa masuk kategori Good Stock jika memiliki Anatomi sebaik/mirip sang Juara.
4. FINAL STOCKs --> adalah anakan-anakan yang dilombakan dan menjadi Juara-juara Ace Pigeon. FINAL Stock hanya berisi Juara-juara saja. Ibu Juara tetap hanya maksimal sebagai Good Stock.

Sekian, Selamat Breeding dan Berjuang.
by: Kunto Wibisono

Jumat

Tips Memandikan Burung Cendet

Tidak ada komentar :
pentet gacor - Cara memandikan burung cendet sedikit berbeda dengan cara memandikan burung lain seperti kenari, lovebird dll. Jika memandikan burung lain cukup di semprot sampai basah...selesai. Tetapi memandikan burung cendet HARUS SAMPAI PUAS.

Caranya adalah:

  1. Berikan 1 atau 2 ekor jangkrik sebelum mulai disemprot. Jangkrik berfungsi sebagai cadangan energi saat burung berusaha menghangatkan tubuhnya saat dimandikan.
  2. Mulai penyemprotan dengan mode embun (usahakan semprot dari atas) sampai bulu burung basah.
  3. Setelah bulu burung terlihat basah hentikan penyemprotan, diamkan selama ±5 menit. Dalam jeda ini burung akan didis/kipu. Waktu 5 menit bisa kita gunakan untuk membersihkan alas/tatakan kotoran burung.
  4. Setelah ±5 menit semprot lagi. Jika burung tetap didis/kipu meskipun dalam keadaan disemprot berarti burung merasa senang dimandikan. Jangan hentikan penyemprotan kalau burung belum merasa puas.
  5. Hentikan penyemprotan apabila burung terlihat menghindari air. Artinya burung sudah puas dan tidak mau kena air lagi.
  6. Jangan lupa sangkar di keringkan dengan kain lap (plas chamois) supaya awet.
Disarankan menggunakan semprotan pompa, jangan yang manual. Karena semprotan pompa memiliki keunggulan dibandingkan dengan semprotan manual diantaranya bisa jarak jauh, kapasitas tabung lebih banyak, dll.

By Pesonk Mamen

Kamis

Bedah Ayam Untuk Mengetahui Jenis Penyakit

Tidak ada komentar :
peternak sukses - Bedah ayam atau nekropsi sering dilakukan untuk mengetahui apa penyebab kematian ayam kita - ini sangat berguna untuk memperkirakan penyakit apa yang ada di kandang kita, berikut ini adalah cara sederhana untuk bedah ayam dan perkiraan kemungkinan penyakit yang menyerang ayam kita. Alat yang disediakan adalah gunting, dan seember air.
  1. Ayam mati (< 4-5 jam) atau yang disembelih dicelupkan ke air sampai basah, agar saat melakukan bedah ayam tidak terganggu oleh bulu-bulu ayam.
  2. Ayam diletakkan terlentang, dada menghadap ke atas. dengan gunting dicari kulit antara paha-perut ayam, kemudian disayat didaerah itu (seperti garis kuning berbentuk hurf V), Kemudian kulit paha dikelupas dan dilihat di otot paha luar dan dalam. Lihat apakah ada garis-garis pendarahan / garis-garis merah di otot paha - ini merupakan gejala kerusakan akibat penyakit GUMBORO.
  3. Kelupas kulit dada ayam hingga kelihatan daging otot dada, dilihat juga jika ada pendarahan di otot dada, dan lemak (bagian putih) di antara perut dan otot dada - infeksi GUMBORO atau AI juga menunjukan pendarahan di bagian ini.
  4. Sayat bagian antara daging dada-lemak perut secara mendatar, teruskan sayatan hingga bagian dada lepas atau bisa diangkat - nanti akan kelihatan ada jantung, hati, dan usus. Dilihat apakah bagian-bagian ini bersih atau ditutupi selaput putih tebal - lapisan putih tebal biasanya merupakan indikasi ada infeksi COLI (umumnya karena air minum yang tdk steril)
  5. Ambil jantung, cuci bersih dan diperhatikan apakah ada bagian pendarahan di lemak jantung (indikasi infeksi AI atau ND), atau pendarahan di otot jantung (indikasi KOLERA).
  6. Lihat bentuk hati (besar atau kecil), warna hati, (umumnya jika ada infeksi bakteri akan tampak dgn adanya bintik-bintik putih-kuning/KOLERA, jika berwarna kuning/kemungkinan karena danya perlemakan hati atau bisa juga krn ayam stress karena kepanasan).
  7. Hati dibalik untuk melihat kantung empedu, dilihat apakah ukurannya normal/kecil atau besar. kantung empedu yang hijau dan membesar menunjukan bahwa ayam tidak makan dalam waktu lama - biasanya sejalan dengan NYILET/kurus ayam hingga terasa tulang dadanya.
cara nekropsipada ayam
Sekian, kita lanjut ke bagian 2 tentang pengenalan penyakit dari organ dalam ayam lain nya. Ini yang gampang dulu, besok kita mulai dengan yang lebih sulit.
Terimakasih semoga bermanfaat.

by: Moh Indro Cahyono

Rabu

Indukan Merpati Pos Super Kunci Bersaing Lama Dipapan Atas

Tidak ada komentar :
Indukan Merpati Pos Super Kunci Bersaing Lama Dipapan Atas
balap kolong - Tetap terus bersaing dipapan atas berarti harus bisa beternak menghasilkan Merpati Pos Juaara. Masalah terbesar yang terjadi dalam lomba Merpati Pos modern, menurut almarhum Piet de Weerd, adalah karena sebagian besar pemain tidak bisa beternak dan tidak mampu membuat kopelan, tentu tidak akan mampu menetaskan penerbang-penerbang yang bisa diandalkan maka kejatuhan / kemerosotan prestasi akan mengikuti kandang tersebut secepatnya.

Hal yang sangat disayangkan adalah banyak pemain yang mampu membeli "Burung Juara/ Trah Juara Bagus" tapi tidak bisa memanage untuk melahirkan Juara-juara baru dari Merpati Pos tersebut. Sebagian besar dari para pemain ini sangat kecewa dan menyingkirkan "Burung Bagus" tadi dari kandangnya (bahkan sebelum 2 atau setahun di kandangnya) bahkan paling buruknya adalah mereka berhenti main Merpati Pos. Penyebabnya adalah karena mereka tidak mampu membuat kopelan dengan benar. Semua sukses dalam permainan Merpati Pos adalah hanya berkisar PADA KEMAMPUAN KOPELAN.

Itulah sepenggalan artikel Piet de Weerd tentang bagaimana cara bertahan di papan atas persaingan dengan Merpati Pos juara yang kita beli di awal, penggalan bagaimana kebanyakan para pemain yang mampu beli burung juara tapi akhirnya berhenti main Merpati Pos karena tidak mampu mengolahnya dengan baik.

Bagi Piet, Super Breeder jauh lebih berharga daripada Juara, karena Super Breeder akan terus mengeluarkan Merpati juara (walau tidak selalu), tapi juara sangat sulit mengeluarkan juara langsung, tanpa mengolahnya terlebih dahulu menjadi indukan yang bagus (via line/ inbreeding dan crossbreed). van Breemen, salah satu murid Piet de Weerd, menceritakan bagaimana Merpati Posnya ring 312, seekor juara berkali-kali, ketika dibeli oleh Pemain Jepang, diberikan betina jodohnya secara gratis, dan berpesan agar jangan memisahkannya, singkat cerita, 312 + betina gratis menetaskan seekor juara Nasional Jepang, dan sebelum tahu anaknya bisa juara, betina gratis sudah disingkirkan oleh Juragan Jepang karena bukan burung juara, dan mengganti Jodoh 312 dengan indukan betina Juara yang dimiliki sang Juragan. Akhirnya dalam hidupnya, 312 hanya pernah menetaskan 1 ekor Juara Nasional Jepang dan tidak pernah melahirkan Merpati Pos juara lain sekalipun jodohnya diganti-ganti dengan beberapa indukan betina juara.

Memang membuat Indukan yang baik dengan cara Piet tidaklah mudah, butuh kesabaran dan kecermatan dalam penjodohan, sekalipun kita sudah memiliki Indukan Super, tapi kalau tidak bisa mengolahnya maka kita akan kesulitan bersaing ketika Indukan kita mati atau sudah Steril Mandul. Syarat utama Piet, yang mana harus kudu wajib tidak boleh tidak adalah menggunakan indukan juara-juara atau darah-darah juara dari Keluarga Merpati Pos yang terbukti bisa menjadi juara Ace Pigeon. Jika tidak mengikuti syarat utama ini, maka hasilnya akan NOL BESAR.

Banyak orang yang mampu membeli burung juara, tapi jarang yang mampu mengolahnya dengan benar karena tidak sabar, juara x juara tidak akan mudah melahirkan juara, tapi dengan makin banyak juara dikandang kita, akan makin memudahkan tugas pemain membuat Indukan yang baik.

Cara Breeding yang benar, teorinya sudah banyak dibahas, yaitu dengan melakukan inbreed (kawin ayah anak, ibu anak dsb), line breed (saudara sepupu, paman x ponakan dsb), juga cross breed (kawin beda darah) dan juga Hybrid (2 line di inbreed lalu dikawinkan) dan jangan heran kalau maksimal hasil proses mencari Indukan Merpati Pos yang baik dari Juara hanya 20% saja, 80% pasti sampah, untuk memperoleh atau mengenal ciri-ciri yang 20% juga sangat tidak mudah, butuh ketelitian dan kecermatan dalam detail katuranggan. dan kadang-kadang malah kita hanya mampu mengenali 1-5% maksimal 95% biasanya sudah kena seleksi untuk membuktikan hasil dari breeding kita wajib dilombakan di Klub atau OLR dimana Klub untuk mencari Ace Extreme long distance, di OLR untuk mencari Ace Middle distance OLR. Tergantung dari apa yang kita mau dan menjadi tujuan, harus fokus, kecuali kita punya catatan yang rapi dan kontinyu.