Ternak Budidaya

Cara Memelihara

Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri burung juara. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan

Senin

Apakah Merpati Pos Short atau Long Distance Harus Beda Line?

Tidak ada komentar :
Apakah Merpati Pos Short atau Long Distance Harus Beda Line
papua - Review BPKB 2018, Kita ketahui BPKB adalah lomba terbang bersama gabungan beberapa  POMP. Ada plus minus dalam lomba BPKB, plusnya adalah terjalin kebersamaan antar POMP dan biaya lomba lebih murah. Minusnya adalah umumnya dari sisi burung, burung lebih lama di perjalanan dan adanya tarik menarik burung peserta lomba dan beda beda POMP, pastinya burung yang sukses dari lomba ini adalah burung mental baik.

Salah satu POMP peserta dari ujung barat Pulau Jawa adalah BRPC dan ALBD makin jauh titik lepasan mulai gabung dengan POMP-POMP di Jawa Tengah dan Timur berahir lomba BPKB di ujung Pulau Jawa Ketapang Jawa Timur.

Setalah lomba BPKB berakhir dilanjutkan untuk lepasan Bali dan Sumbawa juga terbang bersama ikut penerbangan POMP dari jawa timur. Hasilnya adalah 2 burung peserta terbang bersama untuk jarak terjauh tahun 2018.

ID16-65429 "Sambora"
Sumbawa-Bandung 1098.3981KM
Race & Breed by Arsenal
POMP ELANG-ALBD

ID16-65404 "Tambora"
Sumbawa-Bekasi 1173.5180KM
Race by Daya Harta, Breed By Arsenal
POMP BRPC

Kita amati ternyata asal kandang breeder yang sama Indra Lukita, quote yang terenal Indra Lukita di Forum Merpati Pos Indonesia
"Hanya ada 2 tipe burung Merpati Pos : Burung bagus atau Burung jelek, Burung Hanyalah Burung Tidak Kurang Tidak Lebih, tidak ada burung short atau long, yang ada adalah burung di kondisikan sesuai permainannya"
sangat cocok dengan perkataan Geoff Kirkland :
"A good manager with good pigeons was a very dangerous man"

Jadi masih percaya burung short atau burung long itu beda line? atau logika baju tangan panjang masih bisa dipendekin, pendek tidak bisa dipanjangin ? atau dengar dikeramaian 0860 burung short tidak bisa buat long?

Saya makin percaya hanya ada burung bagus dan burung jelek pengolahan materi ada ditangan pemain yang menentukan. Indra lukita bisa mengolah burung line yang sama menjadi juara segala kondisi (short middle long juga extra long )

Daya Harta dari BRPC dikenal tiap tahunnya melombakan burung yang bukan hasil breedingannya, bisa dibilang sering menyabet juara middle dan long

Pak Daya Harta belum menguasai untuk teknik mendoninasi short distance, pernah saya transfer pemain dari anakan juara short distance pun hasilnya tetap sama burungnya di kandangnya jadi middle dan long. Pointnya adalah bagaimana menjadi manager kandang yang baik untuk kondisi lomba yang kita pilih.


Semoga bermanfaat dan salam POMPSI

by Arulman Nasr

Kamis

Mengenal dan Cara Penanganan Over Birahi, Over Jinak, Pre-objektif Pada Cucak Ijo

Tidak ada komentar :
juara - Sebagai seorang pemula yang baru atau akan memelihara Burung Cucak Ijo (CI), ada banyak istilah permasalahan yang dikenal dalam hobi burung CI ini. Namun dalam kesempatan ini kita akan belajar mengenal istilah Over Birahi (OB), Over Jinak (OJ), Pre-Objektif dan tentunya kita akan belajar bagaimana cara penanganannya. Ok langsung saja, simak dibawah ini

Over birahi :

Keadaan dimana burung mendadak galak, jarang bunyi, lebih suka menggembungkan bulu ketika ketemu /keadaan normal, keadaan itu burung lebih banyak diam dan bunyi krek-krek dan menjulurkan lidahnya.

Penanganannya yakni kurangi porsi EF, ingat kurangi bukan tanpa EF. Buah kita selang seling antara pisang dan pepaya, kasih jamu semar yang dulu pernah saya share resepnya, rajin diumbar dengan durasi yang agak lama yaitu 3-4 jam. Mandikan dengan air es pagi dan sore. Semprot dengan mode embun, jauhkan dari burung yang gacor dan full krodong.

Over Jinak:

tentunya kita tau over jinak lebih cenderung burung manja. Hal ini agak kurang bagus karena sangat rawan dengan OB dan susah sekali muncul jiwa fighternya karena si burung merasa semua bukan ancaman

Penanganannya yakni burung lebih dicuekin saja dalam perawatan pokok asal sangkar bersih, pakan terjamin. Jangan sering suapin EF keburung. Lebih baik langsung saja taruh cepuk. Jangan sering dipancing dengan tangan.

Pre Objektif:

Dimana keadaan burung seakan nampak OB dengan gembung bulu dan menjulurkan lidahnya, galak dan suka ngejar pemilik. Akan tetapi ini hanya berlaku kepemiliknya saja bukan kepada orang lain atau keburung lain bisa dikatakan si burung seperti dendam kepemilik. Cara mengetahui hal ini bisa dengan cara trek burung dengan burung Cucak Ijo lain apakah masih mau jamtrok dan bunyi, ketika diumbar masih mau koar-koar. Ketika digantang dia masih bisa bongkar isian.

Penanganannya dengan cara yang sama dengan penanganan OJ. Yakni cuekin saja dan jangan sering dipancing.


by Sukmawanto Adhi Wahyu

Minggu

Sudah Sukses Mencetak Merpati Pos All Distance, Kenapa Harus Cetak dengan Spesialisasi Jarak Tertentu?

Tidak ada komentar :
Sudah Sukses Mencetak Merpati Pos All Distance, Kenapa Harus Cetak dengan Spesialisasi Jarak Tertentu?
Untuk mencetak mpos all distance / all round tak semudah membalik tangan. Bisa memerlukan waktu puluhan tahun bahkan seratus tahun. Merpati biasa atau Merpati Pos (strain kini), awalnya mereka memang telah dikaruniakan oleh yang maha kuasa dengan memiliki homing ability, kelebihan ini dipergunakan manusia dari jaman dahulu untuk mengirim surat. Dengan campur tangannya manusia ini, homing ability Merpati Pos terus menerus diperbaiki sampai sekarang. Merpati Pos bukan saja dituntut harus cepat dan juga harus bisa pulang dari jarak yang lebih jauh.

Mpos pertama yang diciptakan manusia tentu saja Strain Short Distance karena lebih mudah bagi merpati untuk pulang kerumahnya karena deket.

Manusia sebagai pencipta Merpati Pos tentu tidak akan puas kalo merpatinya hanya bisa pulang dari 100 km – 300 km. Sehingga mulai melatih merpati mereka ke jarak yang lebih jauh, percobaan yang terus menerus dilakukan tentu akan menghasilkan strain yang lebih lebih kuat, lebih cepet dan lebih cerdas. Sehingga sanggup pulang dari 1,000 km

Caranya? Contoh saja, kita pasti menggunakan Merpati Pos yang berprestasi atau sang juara sebagai bibit. Tergantung kita mau ciptakan jagoan short atau long? Kalo mau yang short kita pasti pakai juara short distance, kalo mau yang Long kita pilih juara long distance. Atau kalo mau jagoan All Distance, tentu kita cari Sang Juara Angka Tinggi atau ACE Pigeon Total multi pos. Kalo di LLB total 8 pos.

Untuk system lomba LLB, Merpati Pos kita dituntut harus bisa pulang cepat disemua jarak yang mereka ikuti.

Sedangkan Belanda dan Belgia, system lombanya sangat berbeda dengan kita. Disana Hobbyist Merpati Pos nya sangat banyak, club juga banyak, kalo sukanya di Short distance, mereka bisa mengikuti club2 yang khusus lomba short distance, demikian juga untuk yang suka Long distance atau Middle distance. Hobbyist disana bisa lebih konsentrasi ke jarak yang mereka sukai, dengan sendirinya terbentuklah specialis short and long distance, lain dengan disini, hobbyist sedikit dan club Merpati Pos bisa dihitung dengan jari!

Jujur saja, Merpati Pos yang specialis short distance tentu lebih cepat dari yang Long distance jika dilombakan pada jarak short yang memang merupakan specialis mereka, demikian juga sebaliknya burung short jika dilombakan pada jarak Long mereka tidak akan kuat dan hilang. Tetapi….ingat…ada pengecualian, ada saja merpati yang dianggap jagoan short bisa menang di Long distance demikian sebaliknya ada yang jagoan long bisa menang di short distance. Inilah Merpati Pos super, kita bisa dapat dari darah super ini menciptakan strain yang kita hendaki. Misalnya dari yang jagoan short tersebut mulai menciptakan strain long, juga dari yang jagoan long tersebut menciptakan strain All Distance.

Kesimpulannya, tetap saja ada merpati specialis Short dan Long Distance, karena hobbyist sendiri yang menentukan dikelas mana yang mereka mau mengikuti lomba. Jadi system lomba club yang dapat mempengaruhi juga kemana yang kita inginkan, short, middle or long ?
Kalau saya sebagai anggota Lang Lang Buana, maunya memelihara yang bisa terbang “All Distance”.

Dikandang saya ada jagoan Short, Middle dan Long distance seperti: Jannsen, Hofkens, Meuleman, Ludo Claessen, Havenith, HVR, Tournier, Jan Aarden, Oscar De Vriendt. Plus jagoan Lokal Supercrack 3899 dll yang sudah mulai terbentuk untuk menjadi strain All Distance. Dari kumpulan ini saya mengolah mereka agar menjadi jagoan All Distance yang sejati.

Saya ingat Alm Bapak Sadikun mempunyai seekor jagoan no. cincin LLB-0926 (lupa tahunnya) megan / jantan.

Dalam perlombaan 7 pos, kalo tidak salah ingat 4 kali juara I dan 3 kali itu masih didalam ranking 10 besar. Waktu itu saya bilang 0926 ini Juara sepanjang lomba. Ini adalah Merpati Pos yang sangat sangat luar biasa. Maka saya langsung pesen Inbreednya 0926 yang ternyata berhasil menyatukan darahnya dengan Supercrack 3899.

Kemudian, bagaimana pengaruh mpos all distance terhadap CFV-nya.(CFV=Comfort Flying Velocity).
Menurut Wim Peters, mpos long distance kalau dilepas dalam jarak dekat, maka CFV-nya sedikit lebih lambat.

**Apakah mungkin kita bisa mencetak / mendapatkan mpos all distance apabila dilepas dari jarak dekat? Karena CFV-nya akan lebih cepet dibandingkan dengan kalau dilepas jarak jauh mengingat apabila dilepas dari jarak dekat cadangan energynya masih banyak.

*Soal CFV, pernah saya melatih merpati saya di Lokasari, lepasnya digedung parkir, waktu itu saya lepas ber-dua saja, kebetulan kedua ekor yang dilepaskan bersamaan itu cara terbangnya kelihatan sangat berbeda sekali, yang satu Hofkens terbangnya seperti merpati balap tinggian, kibasan sayapnya cepat sekali, sedangkan yang satunya lagi kibasan sayapnya asor ternyata dia adalah turunan local darah Long. Kontras sekali!

Wim Peters telah mengatakan tidak mungkin ada mpos yang CFV-nya sama. Setiap mpos mempunyai CFV-nya sendiri, mpos yang CFV-nya lebih lambat (A) pasti berusaha mengerahkan seluruh kekuatannya untuk mengimbang yang lebih cepat (B), untuk jarak yang sangat dekat A masih bisa mengimbangi kecepatan B, tetapi pada jarak tertentu (jarak yang masih dalam kemampuan) B akan mulai meninggalkan A, dari 1 m naik menjadi 2 m dan seterusnya….Akhirnya B akan lebih duluan sampai dirumah. Jadi kita bisa lihat kenapa selalu ada yang lebih dulu sampai dirumah.

Mengenai mencetak Merpati Pos all distance, agar dijarak dekatpun mereka tetap bisa terbang cepat, yang CFV-nya bisa sama dengan merpati yang specialis short distance.

Seperti diatas yang sudah dibicarakan, pasti ada pengecualian, pasti ada mpos yang sangat sangat istimewa / unggulan, dari situlah awal untuk menciptakan Strain Baru atau All Distance.
Jangan lupa, manusia awalnya bagaimana menciptakan merpati pos? Sudah pasti dimulai dari merpati yang dianggap sangat Istimewa.

Teori CFV ini belum semuanya diterima oleh Hobbyist merpati pos. Karena ada yang menganggap Sang Juara itu belum tentu CFV-nya paling cepat! Kenapa? Menurut Ad Schaerlaeckens Sang juara adalah yang paling cerdas, mereka bisa menemukan jalan yang paling efisien atau jalan paling lurus / paling pendek untuk pulang kerumah.

by Henry Gunawan

Kamis

Cara Memiih Burung Perkutut yang Bersuara Bagus

Tidak ada komentar :
trah juara - Pada zaman sekarang Burung perkutut di pelihara hanya berdasarkan keindahan suaranya saja. Pendapat ini dikemukakan oleh Ketua Umum P3SI (Persatuan Penggemar Perkutut Seluruh Indonesia). Bagi perkutut mania pemula yang belum pernah memelihara perkutut, semua suara perkutut pasti di anggap sama. Bila sepintas memang demikian. Namun, jika didengar dengan seksama, setiap perkutut ternyata memiliki suara khas yang berbeda dengan perkutut lainnya.
Bagi pemula,tentu hal ini tidak mudah dilakukan. Karena itu, pelajari dahulu suara perkutut yang berkualitas agar mampu membedakan suara perkutut yang bagus menurut selera umum. Lalu seperti apakah suara burung perkutut yang bagus menurut selera umum itu???. Mari kita simak berikut di bawah ini:

Ragam suara perkutut dapat didengar pada suara depan, suara tengah, dan suara belakang. Ragam suara juga dapat diketahui melalui kejelasan jeda antara suara depan, tengah, dan belakang; tempo dari bunyi ke bunyi; bening tidaknya suara; serta kestabilan suara.
Mereka yang telinganya sudah terlatih mendengarkan suara perkutut akan mengatakan, “Tidak ada perkutut yang bersuara sama. Yang ada hanya kemiripan suara.”
Suara perkutut yang didengar oleh telinga manusia jika disederhanakan menjadi tulisan, kira-kira terbaca “Hur…ketek…kuk”. Ada juga yang berbunyi “Wao…ketek…kung” atau “Klao/kleo… ketek…kung”.

Suara hur, wao, atau klao/kleo disebut suara depan. Suara depan ini sangat bervariasi: ada yang terdengar panjang, sedang, dan pendek.
Suara ketek disebut suara tengah. Suara ini juga bervariasi: ada yang satu kali, satu setengah kali, dua kali, dan sebagainya. Perkutut yang suara tengahnya satu kali kalau berbunyi kira-kira terdengar
“Hur…ketek…kuk”. Yang satu setengah kali terdengar “Hur… ketepek…kuk”. Yang dua kali terdengar “Hur…ketek-ketek…kuk”.

Suara kuk atau kung disebut suara belakang. Suara belakang ini pun juga bervariasi: ada yang pendek, ada yang panjang berdengung, dan sebagainya.
Suara perkutut dikatakan bagus jika memenuhi kriteria berikut:
  1. Memperdengarkan suara depan (klao atau kleo) yang panjang.
  2. Memperdengarkan suara tengah tebal dan jelas.
  3. Memperdengarkan suara belakang (kung) panjang berdengung.
  4. Memiliki jeda yang jelas antara suara depan, tengah, dan belakang.
  5. Antara satu suara dengan suara berikutnya bertempo tetap.
  6. Suara terdengar bening (kristal), bergema, dan tidak terhambat.
  7. Memperdengarkan suara yang stabil, tidak terpengaruh oleh perubahan suasana lingkungan.
Jika seekor perkutut dapat memperdengarkan suara yang memenuhi kriteria seperti itu, burung tersebut dapat dibilang bagus. Jarang sekali perkutut yang dapat memenuhi semua kriteria tersebut. Oleh karena itu, burung yang mampu memenuhi kriteria seperti itu pasti berharga sangat mahal. Demikian juga dengan keturunannya.

by R. Hidayat

Rabu

Tips Mudah Memilih Bakalan Perkutut

Tidak ada komentar :
termahal - Cara mudah memilih bakalan perkutut, atau membeli perkutut yang masih standart dalam bunyinya. Bagaimana cara mudah memilih burung perkutut bakalan, dan cara memilih burung perkutut yang jantan serta mempunyai kwalitas yang baik. Kita akan sedikit membahas mengenai cara tepat memilih perkutut bakalan dan cara jitu bagi pemula untuk memilih perkutut.

Biasanya calon pembeli perkutut, baik untuk didengar suaranya atau sebagai untuk lomba, pastinya memilih perkutut yang jantan. Burung Perkutut jantan mempunyai suara nyaring, serta tekanan bass pada suaranya besar, bahkan power-nya besar sehingga kalau berbunyi akan suara terdengar lantang dan stabil. Untuk para penggemar burung perkutut yang masih baru dan awam mengenai burung perkutut, agak sulit untuk bagaimana membedakan antara perkutut jantan dan betina. Apalagi kalau membelinya masih dalam tahap bakalan.

Bakalan Burung Perkutut

Tips mudah membedakan perkutut jantan dan betina, cukup simple saja dengan cara melihat supit (tulang di bawah dubur). Kalau supit tersebut rapat atau bisa juga hampir bersentuhan, bisa dipastikan burung perkutut tersebut jantan. Sebaliknya kalau jarak tulang supit burung perkutut tersebut lebar (sekitar 1 cm atau seukuran jari tangan), berarti burung perkutut tersebut betina. Cara ini berlaku jika digunakan setelah piyik menginjak umur empat bulan. Sebelum umur empat bulan supit pada piyik jantan relatif renggang sehingga penggemar perkutut yang awam akan kesulitan menentukan bakalan jantan dengan cara ini. sedikit cara membedakan perkutut jantan dan perkutut betina.

Burung Perkutut Jantan dan Betina

Bakalan burung perkutut berumur empat bulan, apalagi kalau sudah di atas 6 bulan, secara alami supit perkutut jantan akan menyempit sehinga mudah membedakannya dengan burung perkutut betina. Selain itu perkutut jantan yang sudah menjelang dewasa juga bisa diketahui dari bentuk bola mata, bentuk kepala, bentuk fisik dan suara. Bola mata perkutut jantan tampak lebih menonjol denga sorot mata yang tajam, sedangkan yang burung perkutut betina tampak sayu dengan sorot mata lemah. Kepala perkutut jantan berukuran lebih besar dan bulat, sedangkan yang betina lebih kecil dan agak lonjong.

Ukuran fisik tubuh juga demikian, yang jantan biasanya lebih besar dibandingkan dengan yang betina. suara juga demikian, suara perkutut jantan lebih keras dibandingkan yang betina.
jika kita sudah yakin bahwa burung perkutut tersebut jantan, tetapi tidak ada salahnya kalau kita melihat lagi kesempurnaan supitnya. Supit perkutut dikatakan sempurna kalau panjangnya sama dan letaknya sejajar. Perlu diketahui bahwa tidak jarang ditemukan perkutut jantan yang mempunyai supit panjang sebelah (salah satu lebih pendek dan letaknya kurang sejajar). Perkutut dengan ciri demikian walaupun suaranya bagus umunya kurang disukai penggemar karena dianggap cacat dalam katuranggan, ada cacat dalam tubuhnya.

Burung Perkutut Gemuk

Bakalan perkutut yang baru berumur beberapa hari (masih di bawah umur satu bulan) sulit diketahui baik atau tidak. Oleh karena itu, penggemar perkutut jarang yang membeli perkutut pada umur ini. Membeli perkutut yang berumur di bawah satu bulan mempunyai resiko gambling cukup tinggi kecuali kalau sudah diketahui pasangan induk di kandang tersebut telah dikenal sering melahirkan juara. Tidak jarang anakan yang baru menetas langsung dibeli jika dari kandang tersebut sering lahir perkutut juara. Dengan demikian, pembeli lain yang menginginkan anakan dari kandang tersebut harus memesan terlebih dahulu. Dalam dunia perkutut juga ada istilah inden atau booking untuk mendapatkan piyik.

Penggemar perkutut banyak yang memesan anakan perkutut pada peternak yang telah punya nama karena ada jaminan kualitas. Bahkan, untuk menjamin nama baik bird farm-nya ada peternak yang bersedia menukar kalau burung yang kita beli ternyata kualitasnya jelek. Salah satu cara yang aman dalam membeli anakan perkutut yang baru lahir dan belum berbunyi adalah membeli dari peternakan yang sudah dikenal sering melahirkan perkutut juara. Kalau kita membeli piyik dari peternakan yang sering melahirkan juara, kita bisa mengetahui silsilah (garis keturunan) induknya. Kalau induknya bagus dan sering melahirkan anakan juara, bisa dipastikan anakan selanjutnya mempunyai kualitas yang tidak jauh berbeda dengan kakak-kakaknya. Namun untuk membeli burung yang demikian selain harganya cukup tinggi, kita harus antre.

Sedikit tips cara memilih bakalan perkutut dan cara membedakan perkutut jantan serta betina, semoga artikel mengenai burung perkutut bakalan bisa menambah informasi bagi sahabat.

by R. Hidayat

Minggu

Panduan Lengkap Mencetak Lovebird Unggulan ala MLF Indonesia

Tidak ada komentar :
kejurnas - Didalam mencetak Lovebird Juara/unggulan, diperlukan pengetahuan seputar dunia lovebird kicau yang mumpuni. Jadi ilmu dalam bermain Lovebird kita perlu diasah dengan cara mengerti pakem-pakem cara tepat bermain Lovebird.

Untuk mampu sukses mencetak Lovebird unggulan kalian wajib memahami tiga pakem :
  1. Cara Memilih Lovebird Prospek
  2. Perawatan
  3. Tanda-tanda siap lomba
Ke-tiga pakem ini perlu/wajib anda pahami sedetail-detailnya.
Mari kita pelajari satu per satu, secara detail.

Cara Pemilihan Lovebird Prospek

Ini wajib kalian ketahui karena tidak semua Labet bisa atau bagus untuk di lombakan, untuk itu kalian harus mengerti bagaimana ciri-ciri Lovebird prospek lomba tersebut.
Lovebird lomba memiliki ciri-ciri fisik sebagai berikut :
  • Kepala cepak
  • Mata bulat
  • Paruh tebal
  • Leher panjang berisi
  • Dada membusung kedepan
  • Sayap menyilang membentuk huruf X
  • Ekor besar rapi
  • Kaki mencengkeram kuat tangkringan
Itulah ciri-ciri fisiknya, kemudian kita mengenal ciri-ciri tingkah laku Labet prospek
  • Gacor
  • Latah
  • Bersuara keras
  • Sigap ketika mendengar suara lawan langsung menyilangkan kedua sayap membentuk huruf X
  • Sambil membusungkan dada
Seperti itulah ciri-ciri tingkahlaku Lovebird prospek, sekarang lanjut dimanakah Lovebird prospek tersebut berada atau didapat? Jawabannya dimanapun ada, bisa dipeternakan, bisa juga dikios burung ombyokan. Yang terpenting adalah kita perlu teliti didalam melakukan pemilihan Lovebird, jadi ketika akan membeli Lovebird di perlukan kesabaran dan ketelitian jangan terlalu terburu-buru.

Perawatan

Setelah kita memiliki Lovebird prospek maka yang diperlukan dipahami yaitu perawatan.
Didalam bermain Lovebird ada 2 perawatan, yaitu :
  • Perawatan Harian
  • Perawatan Lomba
Perawatan harian adalah solusi semua permasalahan Lovebird, jadi jika Lovebird kalian memiliki masalah dan apapun itu masalahnya maka solusinya adalah perawatan harian.
Perawatan harian terbagi dua
  • Perawatan settingan tunggal untuk Lovebird muda
  • Perawatan settingan colony untuk Lovebird dewasa dan Lovebird yang rusak supaya kembali menjadi fighter.
Mari kita kupas tuntas

Perawatan harian settingan tunggal :

Perawatan settingan tunggal di mulai dengan
  1. Pagi sekitar pukul 05:30 Lovebird di embunkan
  2. Kemudian di umbar untuk olahraga secukupnya
  3. Lanjut Lovebird di istirahat kan sekitar 15 menit
  4. Setelah itu Lovebird di mandikan lanjut di jemur 15menit
  5. Setelah di jemur di angin-anginkan sebentar saja dan lanjut di krodong sambil di perdengarkan suara masteran.
  6. Sore ataupun malam sebisanya kita
  7. Lovebird kembali diangin-anginkan kemudian dimandikan asal basah saja dan kemudian di angin-anginkan lagi seetelah itu lanjut Labet di krodong sambil diperdengarkan suara masteran.

Lanjut perawatan harian settingan koloni

  1. Pagi pukul 05:30 Lovebird ambil dari kandang colony masukan ke sangkar umbaran untuk melakukan proses pengembunan,
  2. Setelah 20 menit lanjut
  3. Lovebird diolah-ragakan, suruh dia terbang secukupnya, kemudian istirahatkan selama 15 menit, kemudian kembalikan Lovebird ke sangkar koloni untuk berduaan bersama pasangannya.

Didalam menjalani perawatan harian makanan wajibnya adalah milet putih polos jangan dioplos/dicampur, untuk minumannya cukup air jernih saja

Perawatan lomba

Perawatan lomba adalah perawatan yang mempersiapkan Lovebird untuk mengikuti perlombaan
Perawatan Lomba tidak ada yang khusus
  1. Cukup hanya mengganti makanannya saja,
  2. Berikan pakan lomba Vit Power Lovebird.

Tanda-tanda siap lomba

Lovebird siap lomba memiliki tanda-tanda
Yang bisa kita prediksi
Sebagai berikut :
  • Bulu rapih
  • Santai Jarang ngekek
  • Teriak sambil menyilangkan kedua sayap membentuk hurup X dan membusungkan dada ketika mendengar suara Lovebird lawan.
Semoga ilmu ini bermanfaat untuk kalian semua supaya kalian para Lovebird mania baru mampu mengerti dan memahami tata cara bermain Lovebird yang baik dan benar supaya mampu mencetak Lovebird-Lovebird unggulan.

by Y'ip Romansyah

Industri Merpati Pos Indonesia

Tidak ada komentar :
Industri Merpati Pos Indonesia
peluang usaha - Kita ketahui atau tidak, kita sadari atau tidak dan kita sukai atau pun tidak, dalam dunia hobi Merpati Pos Indonesia dewasa ini sudah memasuki tahap product life cycle (siklus hidup produk) growth alias dalam masa pertumbuhan. Setelah puluhan tahun berada dalam masa introduction alias pengenalan, dimulai semenjak tahun 2010 mengalami growth yang cukup signifikan. Dulu cincin Mpos di Indonesia hanya ada 2-3 macam (1 POMSI dan 2 Cincin Club). Peredaran cincin hanya dibawah 10.000 Pcs, Namun sekarang sudah diatas 80.000 pcs atau malah 100.000 pcs tercetak setiap Tahun.

Dulu hanya beberapa POMP di kota-kota besar, sekarang sudah banyak muncul beberapa POMP baru. Suka atau Tidak, rasa iri dan dengki (persaingan) yang menimbulkan perpecahan adalah salah satu yang mengangkat kemajuan Merpos Indonesia. Kemajuan teknologi komunikasi, khususnya mudahnya akses ke media sosial (Seperti Facebook, Twiteer dll) yang membuat penghobby Merpati Pos semakin bertambah secara signifikan, efek negatif dan positif secara bersama-sama memajukan dunia hobi Merpati Pos Indonesia.

POSITIF dan NEGATIF DALAM MERPATI POS

Dari sisi positif, kesuksesan POMSI dalam program OLR dengan lelangan wajibnya, makin mempermudah para penghobi pemula dalam memperoleh bibitan yang sudah teruji dalam lomba, khususnya dari kandang-kandang yang telah memiliki nama besar, yang terkenal langganan juara. Dengan hal tersebut, akhirnya banyak pemula bisa muncul menjadi juara dengan Bibit-bibit yang sama. Mudahnya komunikasi via Medsos semakin meningkatkan keterkenalan Merpati Pos di masyarakat Indonesia, khususnya juga ke penghoby Merpati Tinggian dan Merpati Balap, bahkan juga pemain kicauan. Semakin mudahnya pemula menjadi juara, maka semakin menarik minat pemain-pemain baru untuk bergiat dan berusaha menjadi juara juga dan banyak lagi sisi positif yang bisa dibahas.

Munculnya banyak pemain baru yang mampu menjadi juara, menimbulkan efek negatif bagi para senior yang dulu sering juara, Dulu bisa menjual kepada pemula dengan jumlah yang banyak, tetapi karena si pemula sudah juara, maka pasarnya berubah. Memang senior masih bisa mengakui itu burung si A dari saya, burung si B dari saya, tapi karena sudah langka muncul juara dari kandangnya sendiri, maka lama-lama popularitas si senior semakin datar dan memudar pengaruhnya, selain itu si pemula A dan pemula B, ternyata Juaranya adalah hasil campuran dengan beberapa Merpati Pos lain, bukan hanya dari si Senior dan yang semakin bikin Senior sulit menjual adalah si A dan si B juga turut menjadi Penjual Merpos.

Munculnya Juara-juara baru hasil didikan sang Guru, yang mana sudah bisa mengalahkan sang Guru sendiri, menimbulkan rasa iri dan dengki pada sang Guru, akhirnya dengan cara-cara “negatif”, sang Murid pemula “diusir” dari Klub dan akhirnya membentuk klub-klub baru. Tentu Klub baru harus menarik pemain-pemain baru, Klub sang Guru yang kosong juga harus menarik pemain-pemain baru, akhirnya masing-masing Klub bertumbuh dan jadilah kemajuan Merpati Pos seperti saat ini.

Klub-klub Jakarta, Bandung, Yogya, Solo, Jatim juga tumbuh (pemainnya) karena Hal-hal negatif yang terjadi seperti cerita diatas. Khusus di Jakarta, walau seakan-akan tenang, tapi sebenarnya telah terjadi persaingan sengit. Munculnya TarTar, Depok Kahiji, Bekasi, Cikarang dsb, memang awalnya terbentuk karena rasa kedekatan wilayah, tapi lama-lama akan terjadi persaingan sengit karena masing-masing anggotanya pasti ingin menang, Yogyakarta yang adem ayem saja ternyata sudah ada beberapa klub.

Jelekkah Faktor Negatif ini? sama sekali tidak, karena itu hanya kondisi persepsi saja. Inilah yang disebut efek industry sedang berkembang, ya... nafsu menang, iri dan dengki adalah akibat ingin menang. didepan seakan-akan baik, Tapi di belakang gossip-gosip beterbangan, saling menjelek-jelekanan Merpos lawan, saling klaim, saling menutup-nutupi asal muasal dsb. Beberapa “genk”bermunculan tanpa disadari. Semua karena Merpati Pos Indonesia menuju industry, industri bisa berjalan karena jualan. Jualan inilah yang menimbulkan iri dan dengki akibat persaingan.

KEKUATAN YANG MEMPENGARUHI PERSAINGAN

Seperti disinggung diatas, Mpos Indonesia sudah memasuki tahap growth dan dalam tahap ini, tentunya sudah ada Kekuatan-kekuatan utama yang muncul selayaknya dalam persaingan industri di dunia luar Hobby, yaitu:
  1. Pemasok
  2. Pembeli
  3. Ancaman Pendatang baru Potensial
  4. Ancaman Produk Pengganti

Dahulu, pemasok Merpati Pos kualitas bagus bisa dikatakan sangat terbatas, hanya ada di Senior-senior Juara, pemula yang tidak tahu dimana beli sulit berkenalan dan berkomunikasi dengan Senior juga jadi kendala, akhirnya mencoba mencari bibitan dari pasar. Pemasok Mpos bagus jaman dahulu seakan-akan juga sebagai monopoli juara dalam lomba. Pembeli juga terbatas di kalangan tertentu. Pendatang baru langka yang dianggap sebagai ancaman, dan import masih sangat sulit dan hanya bisa dilakukan oleh Kalangan tertentu. Tapi itu masa lalu, sekarang jaman industri Merpati Pos, semuanya sudah berbeda, karena:
  1. PEMASOK sudah banyak dan tersedia Mpos lokal juara, Merpati Pos turunan Juara, Lelangan dari OLR dan kandang-kandang Juara dan tentu beberapa Merpati Pos Biasa, Warna-warni, bahkan sampai rambon terselubung juga tersedia. Tinggal hasil yang didapat oleh pembeli yang akan menentukan nasib Jualan PEMASOK kelak. Jika pembeli tidak puas, jaminan tidak akan laku dan ditinggalkan.
  2. PEMBELI saat ini sudah semakin pintar, sudah banyak informasi yang bisa dipilah dan diolah. PEMBELI JUARA juga masih mencari-cari Mpos untuk mempertahankan vitalitas dan kecepatan kandangnya, dan biasanya yang dibeli bukan Merpos sembarangan lagi, jadi intinya pembeli saat ini bisa memilih PEMASOK yang KREDIBEL di matanya, PEMASOK yang dinilai penipu sudah tidak akan bisa bersaing dijaman Industri Mpos saat ini.
  3. ANCAMAN PENDATANG BARU POTENSIAL untuk Senior-senior atau pemain-pemain yang biasa Juara semakin nyata. Pendatang potensial bisa berupa pendatang langsung Juara karena memilih bibit dan beternak dengan benar, pemula pintar plus juragan yang bisa membangun kandang standard bagus, dengan rawatan ala Senior dan burung-burungpun didapat dari Senior-senior Juara, ada juga pemula cerdas yang memiliki mentor-mentor Juara dan berpikiran terbuka, jadi bisa menyerap semua pengetahuan yang dibutuhkan untuk menjadi Juara. Kesemuanya menjadi ancaman bagi para PEMASOK saat ini.... karena cepat atau lambat, para pemula potensial ini, sebagian akan menjadi pemasok juga.
  4. ANCAMAN PRODUK PENGGANTI bisa kita artikan adalah Merpati Pos Import yang begitu deras masuk ke Indonesia dalam 4 tahun terakhir ini, khususnya dengan bantuan Pak Erik Kb Boots yang pemain Merpati Pos Belanda dan memiliki akses ke pemain-pemain legendaris Eropa. Merpati Pos Eropa dengan tingkat seleksi yang sangat ketat tentunya memiliki potensi yang sangat besar untuk bisa bersaing di Indonesia, terbukti Merpati Pos turunan Import langsung bisa berprestasi di OLR atau Klub-klub Indonesia.

HADAPI DENGAN FAIR PLAY

Tentunya hal-hal negatif dan naif yang telah terjadi dalam perjalanan MerpatiPos Indonesia sampai saat ini harus segera ditinggalkan, karena informasi sudah sangat cepat tersebar dan alat komunikasi semakin maju. Percuma kita bisa Juara dengan cara curang, karena Juara hasil curang anak-anaknya tidak akan bisa bersaing di kandang pemain lain.

Namanya Jaman Industri, mau tidak mau semuanya harus kita hadapi dengan Profesional dan Fair Play, sudah tidak jaman pesan Pos dari Konveyor, sudah tidak jaman memasukkan Merpati Pos sakit kedalam dondang pesaing, sudah tidak jaman mencabut 2-3 lembar Mpos lawan sehingga tetap ada di basketing, tetapi akan sulit pulang kekandang, sudah tidak jaman memasang chips ke Merpos lain, sementara aslinya di sabotase, karena semuanya akan jauh dari semangat Fair Play dan menyebabkan sial bagi pelaku-pelakunya.

Satu-satunya cara, kita hadapi Jaman Industri Merpati Pos dengan Fair Play, sehingga pengetahuan kita akan semakin maksimal. Menggali lebih dalam pengetahuan, maka kemampuan akan semakin meningkat dalam dunia Merpati Pos.

by Bima Loft

Tips dan Trik Sukses Lomba Merpati dengan Burung Pasar

Tidak ada komentar :
Tips dan Trik Sukses Lomba Merpati dengan Burung Pasar
jual murah - Di dunia hobi Merpati Pos, Balap, Tinggian dan Kolong, tiap penghobi memiliki definisi sendiri-sendiri. Namun menurut Arulman Nasr Merpati Pasar di bagi menjadi 3 kategori yaitu:

Pertama, Merpati yang memang di breeding oleh pedagang di pasar, burung secara turun-tenurun hanya untuk dijual umumnya tidak memikirkan penggunaan cincin jika pakai cincinpun seadanya tidak memikirkan silsilah / pedigree.

Kedua, burung pemain yang sedang berlomba yang hilang baik hilang karena nyasar dan salah masuk kandang atau burung yang berlomba yang dibegal dijalan atau dicuri di kandang pemain, kategori Merpati ini lalu di jual ke pedagang dipasar ada yang menghilangkan cincin ada yang membiarkan tetap bercincin.

Ketiga, Merpati yang di jual oleh pedagang profesional hasil breeding dengan menggunakan cincin dan pedigree tapi sekalipun pedagang ini tak pernah seleksi atau mengikuti kegiatan lomba, burung pasar ini cara penjualannya secara COD maupun ONLINE ada yang jujur ada yang tidak jujur. Yang jujur biasanya menyebutkan turunan / Line si A atau B secara apa adanya, Yang tidak jujur akan mengada-ngada mengaku ngaku trah A atau B, atau berbohong atas nama juara.
Banyak alasan kita mencari burung pasar dari ketiga kategori diatas diantaranya :
  • Pemula yang baru tahu tentang istimewanya burung pos atau penasaran dengan burung pos namun tidak tahu dimana memperoleh burung pos dengan usaha kerasnya akan blusukan ke pasar mencari, lambat laun model seperti ini jika menekuni hobynya akan bertemu perkumpulan dan melangkah pasti lalu UPGRADE burungnya dengan yang bukan pasar karena sudah tahu mana pemain mana bukan pemain.
  • Orang yang menghemat pengeluaran dengan membeli burung pasar tetapi mencari burung dipasar kwalitas burung pemain, biasanya berburu di saat musim lomba dan tidak ragu meninggalkan nomer telepon di pedagang pedagang pasar untuk segera mengabari jika ada burung burung bercincin atau burung baru.

Kiat sukses lomba dengan burung pasar

  • Sukses dengan breedingan burung pasar jika yang kita breeding adalah burung kelas pemain
  • Lakukan perburuan burung pasar ketika musim lomba
  • Berburu dengan metode lihat fisik / katuragan biasanya juga dilakukan dengan membandingkan dengan burung pemain jika kondisi burung sudah losring.
  • Sebelum berburu burung pasar harus minimal menguasai nomer dan kode cincin yang berlaku sebagai tanda kepemilikan pemain pemain.
  • Pengetahuan yang anda miliki tentang pemain pemain yang berlomba akan berguna,
  • Jangan sekali-kali jika anda mendapatkan burung pemain bertanya ini burung siapa? pedigree/silsilahnya apa, karena petanyaan ini sangat “hina” jika tanpa niat mengembalikan ke pemilik asal. Karena bermain dengan Merpati pemain tanpa kita mendapatkan langsung dari pemilik adalah "hina", kalau perlu gunting cincinnya.
  • Breedinglah dengan baik, latihlah anaknya dengan baik, dan lombakan karena tanpa lomba anda tak akan sukses berlomba.
  • Jika ada sukses jangan bangga atau besar kepala karena anda bukan bermain dengan murni burung breedingan pasar.
by Arulman Nasr