Ternak Budidaya

Cara Memelihara

Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri ikan cupang hias. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan

Jumat

Memperkuat dan Memperindah Warna Cupang Dengan Daun Jati

Tidak ada komentar :
usaha breeding - Sudah barang tentu kita semua pasti mengenal daun jati, daun ini mengandung beberapa zat yang sangat istimewah seperti; Spirulina, Methaline , Methabolis dan masih banyak lainnya. Daun jati ini bagi para pecinta ikan cupang hias dipergunakan untuk mempercantik, memperindah dan Memperkuat warna pada ikan cupang kesayangannya.

Sobat pasti penasaran terus bagaimana caranya? Ok langsung saja kita simak langkah demi langkah cara pegunaannya seperti berikut ini:
  • Tuang air bersih dan sedikit garam ke dalam wadah (Aquariun / ember cat.
  • Masukan satu Lembar daun jati kering Kedalam wadah ( aquarium / ember cat ) dan sedikit cairan daun ketapang yang suda direbus.
  • Selanjutnya masukan ikan cupang hias kesayangan Sobat ke tempat yang suda kita sediakan di atas. (ikan akan mulai kita karantina)
  • Biarkan ikan cupang hias selama di karantina, dan jauh dari sinar matahari (tempat Gelap) Sekitar 2-3 hari (selama karantina pemberian pakan seperti bias).
  • Setelah masa akhir karantina 2-3 hari. Pindahkan ikan cupang hias Ketempat Aquarium lain yang berisi air bersih. Kemudian jemur di panas pagi hari sekitar 15- 20 Menit. Lihat Hasil nya corak warna ikan cupang hias kesayangan Sobat akan lebih Menonjol dan lebih indah untuk dipandang mata.
Sekian tips mempercantik dan memperkuat warna ikan cupang hias, semoga bermanfaat dan salam sukses.( peternak pekanbaru )

Rabu

Budidaya Ikan Cupang - versi lengkap

Tidak ada komentar :
kiat sukses - Ikan Betta atau sering disebut juga dengan nama ikan Cupangini memiliki pengemar pecinta ikan yang cukup besar. Ikan Cupang sendiri dipelihara oleh penghobi terbagi menjadi 2 kelompok yaitu dipelihara sebagai ikan hias dengan keindahan warnanya saat mengembang,  pantas lah Ikan Cupang sangat populer dikalangan para pecinta ikan hias dan selain keindahannya tersebut ikan yang memiliki sifat teritori (mempertahankan daerah kekuasaan) dimanfaat kan sebagai ikan adu.

Sekiranya tak perlu panjang lebar untuk menjelaskan keunggulan ikan cupang  ini, jika pandai menangkap peluang dari kepopuleran ikan cupang ini maka kita akan tertarik untuk membudidayakannya, so langsung saja kita simak cara budidaya ikan cupang berikut ini.

PERSIAPAN PEMIJAHAN IKAN CUPANG HIAS
  1. Sebagai media pemijahan kita boleh menggunakan ember, streofoam, atau aquarium dengan berbagai ukuran. Disarankan Streofoam, karena udara lebih stabil dibanding dengan media lainnya.
  2. Air yang digunakan boleh air pam/leding, air tanah, atau air sumur
  3. Garam ikan
  4. Tumbuhan air seperti enceng gondok, atau kiambang atau daun pisang yang sudah kering  yang berfungsi sebagai tempat jantan membuat busa
  5. Daun ketapang untuk menetralisir keasaman air

LANGKAH-LANGKAH PEMIJAHAN:

A. MENYANDINGKAN / MENJODOHKAN INDUKAN:
  1. Air diendapkan dalam media pemijahan selama satu malam dengan ketinggian air maximal 30 cm
  2. Masukkan tanaman air ke dalam media pemijahan
  3. Masukkan daun ketapang seperlunya
  4. Masukkan garam seperlunya
  5. Masukkan ikan cupang jantan ke dalam media pemijahan
  6. Indukan betina dimasukan dalam botol (terpisah dengan jantan) dan diletakkan di media pemijahan. 
  7. Biarkan selama satu malam, agar ikan bisa saling adaptasi

B. PEMIJAHAN
  1. Setelah satu malam disandingkan, biasanya ikan jantan membuat busa/buih disekitar tanaman air yang ada. Bila busa belum ada, berarti ikan jantan belum siap untuk kawin. Untuk itu tunggu sampai satu atau dua malam lagi, atau ganti indukan betina.
  2. Bila busa/buih sudah ada, maka ikan betina sudah bias dilepas ke dalam media pemijahan digabung dengan yang jantan.
  3. Sampai tahap ini, ikan tidak perlu diberi makan. Kemudian yang paling penting, usahakan ikan tidak terusik dengan goncangan atau suara gaduh lainnya.

C. PEMISAHAN INDUKAN BETINA
  1. Biasanya dalam waktu satu atau dua hari setelah digabungkan, betina akan bertelur. Ikan jantan akan meletakkan telur-telurnya pada busa/buih yang telah tersedia sebelumnya. Telur akan nampak dalam busa/buih berwarna putih kekuningan.
  2. Tanda-tanda betina sudah selesai bertelur: ikan betina akan berada di pojokan/di sudut atau jauh dari busa yang dijaga si jantan. Pada saat itu, si jantan sangat agresif untuk menjaga telurnya, karena sebagian besar betina suka memakan kembali telur-telurnya.
  3. Agar telur terjaga, maka sebaiknya indukan betina dipindahkan dari media pemijahan. Tetapi, kalau indukan betina masih beriringan dengan si jantan di bawah tumpukan buih, berarti indukan betina tersebut masih ingin bertelur, dan tunggu sampai indukan betina diusir ke pojok atau jauh dari busa/buih baru betina dipindahkan.


D. MASA TELUR MENETAS MENJADI ANAK IKAN (BURAYAK )
  1. Telur cupang hias biasanya akan menetas dalam masa 2 atau 3 hari
  2. Anak ikan yang baru menetas ( Burayak ), biasanya masih berada di bawah tumpukan busa dan masih tampak halus sekali
  3. Sampai tahap ini, burayak belum perlu diberi makan
  4. Di kondisi ini, si jantan masih sangat agresif dan sensitive menjaga anakannya. Biasanya kalau air tergoncang, atau si jantan terkejut, maka dengan reflek si jantan akan segera mengumpulkan anak ikan (burayak) ke dalam mulutnya, sehingga terkesan si jantan memakan anaknya. Bila keadaan dirasakan aman, maka si jantan akan mengembalikan anak ikan tadi ke busa/buih.

E. MASA 5 – 14 HARI
  1. Di hari ke-lima setelah menetas, burayak sudah mesti diberi makan. Sebaiknya pakan yang diberi adalah kutu air. Alternatif lainnya adalah artemia (tentang artemia dan kulturnya akan dijelaskan pada bagian lain tulisan ini).
  2. Sampai di umur 14 hari, burayak masih boleh berada di media pemijahan.
  3. Masa ini (5 – 14 hari), adalah masa paling rawan untuk kondisi anak ikan. Biasanya di rentang umur ini anak ikan banyak mati dan hilang tanpa jejak. Penyebabnya antara lain:
    a) Suhu udara yang tidak stabil, sering berubah secara drastis. Solusinya, gunakan Heather (alat pengatur suhu udara otomastis, biasanya dijual di took-toko aquarium/ikan hias, dengan harga mulai 45rb)
    b) Kekurangan makanan. Solusi, Pemberian makanan harus teratur
    c) Kondisi air yang tidak bagus, sehingga menimbulkan jamur. Solusinya, air selalu dikontrol tiap hari. Bila dirasa perlu, air bisa dikuras dengan terlebih dahulu memindahkan anakan ikan. Ini bisa dilakukan di usia ikan 10 hari ke atas.
    d) Dan yang terakhir adalah anak ikan habis dimakan si jantan (bisa karena faktor genetik indukan jantan, bisa juga karena si jantan terkejut dan  merasa kondisi terancam). Kalau faktor genetic solusinya tidak ada, ke depannya indukan ini tidak usah di pijah lagi. Kalau faktor terkejut, solusinya usahakan waktu mendekati media pemijahan usahakan ikan tidak terkejut. 
  4. Pada umur ini, indukan jantan sudah boleh dipindahkan dari media pemijahan.

F. MASA PEMBESARAN ( 15 HARI – 1,5 BULAN )
  1. Sampai umur 15 hari, anakan ikan sebaiknya dipindahkan ke media pembesaran.
  2. Media pembesaran bisa menggunakan:
    -> Aquarium ukuran 100 cm X 40 cm X 60 cm ( Panjang, Lebar, Tinggi )
    -> Kolam tanah
    -> Kolam semen/batu
    -> Kolam terpal
  3. Sama seperti persiapan pemijahan, air sebaiknya diendapkan dahulu selama satu malam dengan campuran garam ikan, daun ketapang dan tanaman air (enceng gondok/kiambang).
  4. Jenis air yang digunakan juga sama, boleh air pam/leding, air sumur atau air tanah.
  5. Pada umur 15 hari ke atas ini, pakan yang diberikan boleh cacing sutra/cacing halus atau jentik nyamuk halus 

G. MASA SOLITER
  1. Karena ikan cupang bersifat koloni, maka di usia 1,5 bulan biasanya ikan sudah saling serang.
  2. Untuk menghindari kerusakan, di masa inilah biasanya para peternak akan memisahkan ikan yang layak kontes ke botol-botol soliter
  3. Botol soliter bisa menggunakan aquarium, botol-botol aqua bekas, atau cup-cup kecil yang biasanya digunakan di pesta-pesta.
  4. Pada sebagian hobbies, ikan umur 1,5 bulan ini disbut sebagai bahan untuk kontes dan biasanya akan turun di kelas Baby
  5. Namun, bagi sebagian peternak masih menunggu ikan berumur 2 atau 2,5 bulan baru ikan dijual di pasaran.

Sekian panduan komplit cara beternak ikan cupang hias dan adu semoga bermanfaat, salam sukses.( medan betta lovers )
oleh Gollax Betta Farm

Kamis

Morfologi Tubuh Ikan Cupang

Tidak ada komentar :

purwakarta - Sebagai seorang pecinta dari ikan cupang hias,kita harus juga mengenal nama bagian-bagian dari tubuh ikan cupan. Dengan memahami morfologi ikan Betta, akan mempermudah kita disaat mengidentifikasi jenis dari ikan yang kita lihat akan atau berdiskusi dengan pecinta ikan cupang lainnya.

Adapun keterangan gambar morfologi tubuh ikan diatas adalah sebagai berikut:


  1. Mulut
  2. Mata
  3. Operkulum/Tutup Insang
  4. Sirip Perut/Ventral
  5. Sirip Dubur/Anal
  6. Pangkal Ekor
  7. Sirip Ekor
  8. Sirip Punggung/Dorsal
  9. Badan
  10. Sirip Insang/Petrokal
Sekian semoga posting ini bisa menambah wawasan bagi para betta lovers yang baru ingin lebih mengenal ikan hias dan aduan ini.
trimkasih( ternak )

Senin

Jenis Pakan Alami Bagus Untuk Pertumbuhan Anakan Cupang

Tidak ada komentar :

pontianak mania - Guna mendukung pertumbuhan ikan cupang hias maupun adu yang berkualitas saat masih anakan diperlukan asupan gizi yang diperoleh dari pakan. Penggumaam pakan alami sangat bagus untuk membentuk warna dan fisik anakan cupang yang kita pelihara.
Pakan alami tersebut bisa kita berikan diantaranya adalah

  • Kutu air
    Kutu air biasa kita peroleh dari air yang tergenang, hewan kecil berwarna merah ini hidupnya berkoloni.
  • Infusoria
    Infusoria adalah jasad renik yang berukuran sangat kecil , hanya sekitar 0,04 – 0,1 mm dan merupakan pakan alami yang baik untuk anak ikan cupang pada awal kehidupannya.
  • Jentik nyamuk
    Seperti kutu air, jentik nyamuk juga biasa kita peoleh dari air yang tergenang. Baik itu selokan dansebagainya.Untuk burayak cupang adu yang berumur 3 – 4 bulan biasanya diberikan jentik nyamuk yang halus.
  • Cacing sutera
    Cacing sutera biasanya tidak diberikan pada ikan cupang hias maupun adu hasil penangkaran.Karena cacing sutera dapat membuat ikan menjadi gemuk yang mengakibatkan sisik menjadi lunak dan mudah lepas serta gerakannya menjadi lambat.
( penangkar )


Kolam Untuk Perawatan Burayak Ikan Cupang

Tidak ada komentar :


breeding ikan hias - Dalam usaha pembudidayaan setelah kita berhasil mengkawinkan indukan cupang maka langkah selanjut yang perlu kita lakukan adalah merawat burayak cupang yang telah berhasil menetas.

Untuk tempat perawatan burayak cupang, kita bisa menggunakan bak semen yang berukuran 100 x 100 x 30 cm. Untuk mempermudah mengontrol volume air kolam yaitu mengurangi ataupun untuk menguras air dalam kolam maka perlu kita buatkan lubang kontol air pada dasar kolam.

Jika wadah yang akan kita gunakan adalah bak yang baru kita bikin, maka kita perlu mengisi bak tersebut dengan air kemudian kita diamkan selama satu minggu, kemudian air tadi kita kuras dan diisi air lagi diamkan selama satu minggu seperti awal pendiaman air, hal ini agar zat yang ada pada semen dan bahan bangunan mengendap dan larut dalam air. Setelah satu minggu air tersebut kita kuras dan isi dengan air yang baru diamkan selama tiga hari setelah itu baru  burayak bisa kita tempatkan di bak tersebut.

Pemberian tanaman air pada kolam akan berguna untuk tempat berteduh maupun tempat berlindung bagi burayak sehingga mereka merasa nyaman, namun sebelum kita isi bak dengan tanaman air kita harus pastikan bahwa tanaman tersebut bebas dari hama penyakit bagi burayak cupang yang kita rawat, hal itu bisa kita lakukan dengan cara merendamnya dalam air yang sudah diberikan antibiotik supertetrasiklin selama 2 jam.- magelang -

Sabtu

Pakan Untuk Burayak dan anakan Ikan Cupang

Tidak ada komentar :


penjual ikan hias - Untuk memperoleh/mendapatkan anakan cupang yang berkualitas juara maka dalam perawatan burayak ikan betta selain ada beberapa faktor lainnya, penentuan jenis pakan yang disesuaikan dengan umur anakan cupan juga harus diperhatikan.

Adapun jenis pakan yang bisa kita berikan kepada burayak hingga menjadi anakan ikan cupan hias maupun cupang aduan umur antara 0-3 bulan adalah sebagai berikut:
  • Burayak umur satu bulan, perlu kita sediakan pakan yaitu berupa kutu air yang harus tersedia setiap hari.
  • Burayak umur dua bulan, pada umur inilah burayak yang kita rawat sudah disebut dengan anak cupang. Pada umur dua bulan inilah ikan perlu penyeleksian dengan berdasarkan perkembangan anakan ikan cupang, yaitu berdasar pertumbuhan anakan yang jelek bisa kita tempatkan ke bak kolam yang lain. Penyeleksian ini perlu kita lakukan agar anakan yang pertumbuhannya lambat tidak kalah bersaing dalam berebut makanan dengan anakan yang pertumbuhannya lebih baik yaitu memiliki badan lebih besar. Diekomendasikan agar penyeleksian tersebut dilakukan pada sore hari setelah anakan ikan cupang diberi makan. Selain itu pemindahan waktu penyeleksian perlu kita lakukan diwaktu yang sama/serentak hal ini guna menghindari anakan cupang yang kita pindah bekelahi dikarena perbedaan lubuk.
  • Pada anakan cupang umur tiga bulan, bisa kita berikan pakan berupa jentik nyamuk
- purwodadi -

Rabu

Ciri Ikan Cupang Berkualitas

Tidak ada komentar :


peternak - Ikan kecil yang memiliki sifat teritori (menguasai daerah) ini selain dikenal sebagai ikan aduan, ikan yang cantik ini juga dijadikan sebagai ikan hias oleh para pecinta ikan. Bagi sobat yang ingin mengetahui ciri cupang yang berkualitas untuk dipelihara sebagai ikan hias, sobat perlu mengetahui apasaja ciri ikan cupang berkualitas seperti ciri-ciri dibawah ini

  1. Memiliki ekor dan sirip berwarna terang.
  2. Ketika siripnya terbuka, terlihat harmonis dan sempurna.
  3. Sirip-sirip merapat sempurna ketika ikan membuka dan memekarkan sirip-siripnya. 
  4. Pada sirip  dan ekor tidak ada bayangan lain di ujung-ujung.
  5. Tidak ada jarak antara sirip bawah dan ekor (caudal) ataupun antara sirip-sirip (dorsal) punggung.
( surabaya )

Minggu

Cara Cepat Mengkawinkan Ikan Cupang

Tidak ada komentar :


Budidaya - Ikan hias cupang si kecil yang galak namun memiliki keindahan yang begitu mempesona bagi para pecinta ikan hias, para pengemar ikan kecil ini sangatlah banyak baik di pelihara sebagai ikan aduan maupun sebagai ikan yang dinikmati keindahan warnanya. Oleh karena itu ikan ini memiliki peluang bisnis yang sangat bagus, serta mudah untuk dibudidayakan.

Bagi sobat yang ingin mencoba terjun membudidayakan ikan cupang ini, so berikut ini cara mengkawinkan ikan cupang yang perlu dilakukan agar mempeoleh hasil yang bagus.
  1. Memilih induk jantan dan betina yang agresif dan aktif
  2. Sebelum kedua induk disatukan untuk penjodohan maka kedua induk pelu dipisahkan selama lima sampai enam hari di tempat tersendiri.
  3. Masukkan masing-masing induk ikan cupang kedalam satu wadah, dalam media pengawinan kita perlu memberikan tanaman air ( enceng gondok ) yang nantinya digunakan sebagai tempat untuk meletakan telur.
  4. Tunggu hingga tiga sampai empat hari, telur akan menempel pada daun
  5. Pindahkan induk cupang betina dan beri makan secukupnya
  6. Setelah telur menetas, jangan diberi makan sampai dua hingga tiga hari
  7. Kemudian selama dua hingga tiga hari selanjutnya anak-anak ikan cupang tersebut dapat diberi makan infosuria.
Baik buruknya kualitas indukan ikan cupang yang kita gunakan juga mempengaruhi kualitas anakan yang akan dihasilkan.
( aceh )