Ternak Budidaya

Cara Memelihara

Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri memaster burung. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan

Sabtu

Jenis Burung Untuk Pemaster Lagu Kolibri Raja

Jenis Burung Untuk Pemaster Lagu Kolibri Raja

Kolibri Raja adalah burung yang sangat cerdas, dia bisa sangat cepat menirukan suara burung lain. Untuk memaster burung Kolibri Raja sebaiknya memakai burung yang bersuara type ngerol dan nembak.

Berikut adalah suara burung yang suaranya dapat ditirukan oleh Kolibri Raja:

  1. Burung Pelatuk Bawang.
  2. Burung Rambatan.
  3. Burung Tengkek Buto.
  4. Burung Cucak Keling / Camperling.
  5. Burung Cililin.
  6. Burung Love Bird.
  7. Burung Cucak Jenggot.
  8. Burung Gelatik Batu (Glawing).
  9. Burung Prenjak Tamu.
  10. Hampir semua burung Kolibri dari keluarga Sunbird.
  11. Sebagian lagu dari burung Pleci.
  12. Sebagian lagu dari burung Branjangan.
  13. Suara Jangkrik.
  14. Suara Belalang.
  15. Sebagian lagu dari burung Kenari.
  16. Sebagian lagu dari burung Black strouth.
  17. 17. Sebagian lagu dari burung Olde Sanger.
  18. 18. Sebagian lagu dari burung Mozambic.
  19. 19. Sebagian lagu dari burung Jalak Suren & Jalak Kerbau.
  20. 20. Sebagian lagu dari burung Cendet.
  21. 21. Burung Cucak Biru.
  22. 22. Burung Gereja.

Pemasteran dapat menggunakan Mp3 Player, saat pemasteran yang baik disaat usia muda trotolan atau burung sedang  mabung, tapi di saat tidak mabung juga dapat dilakukan pemasteran. Cara pemasteran pagi-siang-sore dapat dijejerkan dengan burung asli, bila burung asli suaranya sangat keras beri jarak sangkar minimal 2 meter. Sore setelah dikerodong bisa dilanjut dengan menggunakan Mp3 Player. 

Bila pemasteran menggunakan Kolibri jenis lain, tidak boleh saling lihat.

Jumat

Pengenalan dan Pembelajaran Dasar Burung Kicauan Murai Batu

Tidak ada komentar :
Pelangi Bird Farm - Dalam kesempatan kali ini akan mengulas dan membahas materi pokok dalam memaster/mengisi isian burung kicauan sehingga yang kita harapkan, hal ini sangat penting dan sering sekali kita abaikan didalam keseharian kita dalam memelihara burung kicauan yang kita harapkan hasilnya. langsung saja kita bahas tentang pembahasan dasar memaster burung kicauan. Saya Joko Murdiyanto mendapatkan artikel yang sangat bagus sekali dan sayang jika di lewatkan begitu saja oleh para penghobi kicau mania dimanapun berada.

Perlombaan Burung Kicauan

Pada kenyataannya pemasteran murai batu tidak dilakukan bukan tanpa dasar. Pemasteran murai batu ini dilakukan menggunakan dasar ilmiah. Berikut ini dasar ilmiah pemasteran murai batu yang disimpulkan dari penelitian Gregory Ball dan Stewart Hulse :

Auditory Memory

Variasi bunyi kicauan murai batu lebih merupakan sesuatu yang dipelajari oleh murai batu. Jadi, segala suara yang masuk atau terekam didalam memori murai batu, sejak masih di dalam sarang sampai usia muda, itulah yang akan dibunyikan murai batu, baik suara induknya, murai batu pejantan, hingga burung-burung lain. Tahap pertumbuhan di usia muda merupakan fase yang sangat kritis bagi murai batu yang membunyikan kicauannya di kemudian hari. Hal ini bisa dibuktikan bahwa murai batu yang tidak dibesarkan di lingkungan yang bersandingan dengan murai batu lain akan membunyikan kicauan yang sembarangan atau tidak menyerupai kicauan murai batu pada umumnya.

Babbling

Ketika mencapai usia puber, murai batu akan memulai tahapan kicauannya dengan suara yang halus dan tidak teratur (ngeriwik). Beberapa bulan kemudian, suara kicauannya berubah menjadi lebih keras (ngeplong). Beberapa bulan kemudian, suara kicauannya semakin membaik menjadi lebih teratur, jelas dan panjang. Akhirnya, setelah mencapai masa kedewasaan, suara kicauannya berubah menjadi sangat baik dan terdengar sangat jernih (mengkristal).

Courtship
Kebanyakan murai batu mengandalkan kemampuan berkicaunya untuk menarik perhatian lawan jenis atau pun bersaing dengan pejantan lain untuk mendapatkan pasangan. Terkait tingkah murai batu ini, sebuah penelitian menunjukkan bahwa persaingan murai batu bukan dinilai atau ditentukan dari besar dan panjang badan, melainkan dari suara kicauanya. murai batu yang mempunyai suara kicau lebih keras dan lebih variatif akan menjadi pemenang dalam pesaingan tersebut.

Dialects

Sebagaimana manusia, murai batu juga mempunyai dialek yang membedakan jenis mereka. Untuk murai batu medan, dialek kicauannya lebih jelas dan keras, banyak variasi lagunya, serta dibawakan secara panjang (teru-menerus). Untuk murai batu lampung, dialek kicauannya cenderung lebih pelan daripada murai batu medan. Selain itu, variasi lagunya banyak dan diulang-ulang. Untuk murai batu jambi, dialek kicauannya hampir mirip dengan murai batu lampung, tetapi terdengar lebih jelas. Sedangkan untuk murai batu nias, dialek kicauannya lebih cepat (dengan repetisi yang rapat) daripada murai batu jenis-jenis lain. Sementara, untuk murai batu kalimantan, dialek kicauannya kurang keras dan tidak memiliki variasi lagu yang banyak.

Environment

Interaksi sosial bisa berefek pada variasi lagu yang dibunyikan murai batu. Ketika murai batu mulai dimaster, banyak suara burung yang terekam didalam memorinya. Beberapa suara yang bertahan, pada akhirnya bisa dibunyikan murai batu dikemudian hari. Sementara, beberapa suara yang lain akan terhapus sehingga tidak bisa dibunyikan murai batu dikemudian hari. Hal seperti ini bisa terjadi karena hanya suara yang mirip dengan lagu kicauan kedua induknyalah yang nantinya terserap secara sempurna di dalam memori murai batu.

Feedback

Meskipun sudah dewasa, murai batu tetap perlu diperdengarkan suara-suara yang dulu pernah dipelajarinya melalui metode pemasteran. Bentuk suara-suara tersebut, entah yang berasal dari spesiesnya sendiri maupun yang berasal dari burung lain, dapat membuat suara-suara yang sudah terekam di dalam memori murai batu tidak hilang.

Gender Differences

Meskipun berat otak antara murai batu jantan dan betina cenderung sama, tetapi terdapat perbedaan yang besar didalam sirkuit otaknya. Perbedaan inilah yang menjadi alasan mengapa murai batu jantan bisa berkicau lebih keras dan variatif daripada murai batu betina. Setelah perbedaan tersebut dipelajari melalui sebuah penelitian, hasilnya menunjukkan bahwa murai batu jantan mempunyai nukleus (high vocal centre) yang lebih besar, bahkan mencapai tujuh kali lipat, dibanding murai batu betina.

High Vocal Center

Otak merupakan kunci dari segala jenis pembelajaran dan lagu kicauan. Jika bagian ini mengalami degradasi maka bisa menimbulkan masalah dalam proses pemasteran murai batu dan pembunyian lagu di kemudian hari. Oleh sebab itu, sering kali dikatakan bahwa murai batu yang gampang dimaster dan pintar membunyikan lagu adalah murai batu yang memiliki nukleus (high vocal centre) lebih besar.

Identification

Manusia bisa mengenali seseorang tanpa melihat secara langsung. Hal ini sering terjadi pada saat melakukan percakapan lewat telepon. Kemampuan yang dimiliki manusia ini ternyata juga dimiliki murai batu. murai batu bisa dengan mudah membedakan suara induknya atau pasangannya dengan suara murai batu yang lain.

Linguist Noam Chomsky

murai batu yang dibesarkan dalam kondisi terisolasi atau terpisah, setelah dewasa akan membunyikan lagu yang tidak sama dengan lagu MB sejenisnya. Hal ini menunjukkan bahwa lagu kicauan murai batu itu dapat terbentuk dari lingkungannya. Misalnya, murai batu yang disandingkan dengan burung cucak ijo, maka setelah dewasa murai batu tersebut akan membunyikan lagu cucak ijo.

Ornithologists

Pada zaman dahulu, ornitologis digunakan untuk mengidentifikasi lagu kicauan murai batu yang didengar menggunakan data misikal. Data yang obyektif didapat setelah adanya penemuan tape recorder dan kemudian berkembang menjadi sonogram yang menghasilkan suara spektograf yang merupakan perwakilan dari sinyal akustik yang lebih kompleks.

Perfect Pitch

Manusia memiliki kelebihan dalam membedakan antara F dengan M, N, O, C, dan sebagainya yang dikenal dengan istilah pitch. Dalam kaitannya dengan murai batu, pitch digunakan untuk mengklasifikasikan suara. Ada suara yang lebih rendah, lebih tinggi, keras, dan menembak. Penelitian yang dilakukan pada sepuluh murai batu dari spesies yang sama menunjukkan bahwa setiap murai batu memiliki pitch yang berbeda-beda.

Quick Learner

Sebenarnya, murai batu tidak memerlukan waktu lama untuk dapat merekam suara-suara yang akan dibunyikan di kemudian hari. Proses pemasteran murai batu hanya memerlukan beberapa kali pengulangan saja dari suara yang sama dalam waktu sehari. Seekor murai batu ada yang membutuhkan 20 kali pengulangan dari suara yang sama untuk dapat merekam suara tersebut didalam memorinya. Ada juga yang membutuhkan 15 kali pengulangan dari suara yang sama untuk dapat merekam suara tersebut didalam memorinya.

Recognition

Dalam kondisi yang sangat berisik sekalipun, murai batu dapat mengenali suara dari lawan jenisnya. murai batu juga dapat berkomunikasi dengan baik dengan sesama murai batu yang lain. Di alam habitatnya yang asli, murai batu selalu mendengar suara yang berisik setiap hari, mulai dari debur ombak, suara angin, gemericik air, dan sebagainya. Namun, suara yang berisik itu lagi-lagi tidak menyulitkan murai batu dalam mengenali suara dan berkomunikasi dengan baik dengan sesama murai batu yang lain. Terkait dengan pendengarannya, pitch merupakan faktor yang sangat menentukan dalam komunikasi murai batu.

by Joko Murdiyanto, S.T

Rabu

Perawatan Rutin Memaster Burung Pentet

Tidak ada komentar :
kutai kertanegara - Burung Cendet atau juga dikenal dengan nama Pentet ini sebenarnya meupakan burung yang sawahan yang memiliki suara kurang enak, namun burung ini bisa berhaga selangit jika Sobat ternak mampu memaster burung Punai ini dengan isian suara burung jenis lain yang biasanya diisi dengan suara burung lovebird, cucak jenggot, ciblek, kenari, cililin, gereja tarung atau jalak suren bahkan suara jangkrik dan belalang pun digunakan untuk memaster.

Untuk bisa memasterkan burung cendet Sobat perlu keuletan dan ketelatenan dalam perawatan, dan biasanya para sesepuh pentet mania melakukan perawatan rutin seperti berikut:

Perawatan Pagi
  • Saat pagi hari jam 07. 00 burung diangin-anginkan di teras. Jam 07. 30 burung dimandikan ( karamba mandi atau semprot, bergantung pada kebiasaan masing-masing burung ).
  • Bersihkan kandang harian. Ganti atau tambahkan voer dan air minum.
  • Berikanlah jangkrik 4 ekor pada cepuk ef. Jangan sampai dulu berikanlah jangkrik dengan segera pada burung.
  • Penjemuran dapat ditangani selama 1-2 jam/hari mulai jam 08. 00-11. 00. Selama penjemuran, sebaiknya burung tidak tengok burung sejenis.
  • Setelah dijemur, angin-anginkan kembali burung tersebut diteras selama 10 menit, lalu sangkar dikerodong.
Perawatan Siang
  • Siang hari sampai sore ( jam 10. 00-15. 00 ) burung dapat di master dengan suara master atau burung-burung master.
  • Jam 15. 30 burung diangin-anginkan kembali diteras, dapat dimandikan jika perlu.
  • Berikanlah jangkrik 2 ekor pada cepuk extrafood.
Perawatan Sore
  • Jam 18. 00 burung kembali dikerodong dan di perdengarkan suara master selama hidup istirahat sampai pagi harinya.
Selamat mencoba, sekian dan semoga bermanfaat,
( juara nasional )

Selasa

Perawatan Burung Rambatan Sebagai Masteran

Tidak ada komentar :
penangkar - Sesuai dengan namanya burung Rambatan sering kali ditemui dialam liar memiliki kebiasaan memanjat atau merambat di batang pohon, burung ini memiliki warna bulu yang begitu mencolok dan indah. Bagi para pecinta burung ocehan (kicaumania) burung ini dipelihara sebagai burung masteran yang sangat cocok di pakai untuk memaster burung Kenari, Love Bird, Pentet, Anis kembang, Murai Batu, Anis Merah dan lain-lain.

Nah, bagi sobat kicau yang ingin coba memelihara burung jenis ini, simak standar perawatannya sebagai berikut ini:
  • Bagi sobat yang sedang merawat burung Rambatan yang belum mau makan Voer (Baru di tangkap dari hutan), berikan Voer yang sudah dihaluskan dan di campur dengan kroto dengan perbandingan 50% Kroto : 50% Voer, dan setiap 2-3 hari sekali komposisi krotonya di kurangi sampai burung tersebut mau makan voer tanpa di campur Kroto.
  • Pada setiap pagi dan sore berikan 3 ekor jangkrik kuntring, ulat hongkong 5 ekor pada siang hari, dan Kroto bisa di berikan 2 hari sekali untuk burung yang sudah mau makan Voer.
  • Perlu Sobat ketahui, dalam pemberian voer berikan secukupnya saja. karena burung rambatan ini termasuk burung yang senang makan dan akan berakibat burung mengalami obesitas sehingga Nantinya burung bisa malas berbunyi dikarenakan kegemukan.
  • Berikan Vitamin setiap hari untuk memenuhi kebutuhan vitaminnya.
  • Mandikan burung 2 hari sekali dengan mencampurkan shampo burung agar terhindar dari kutu dan kuman.
  • Dalam menjemur burung Rambatan cukup ½ - 1 Jam di bawah jam 10:00 pagi, karena burung Ini termasuk yang menyukai suhu yang sejuk.
  • Memelihara burung Rambatan akan lebih bagus kalau burung ini di pelihara sepasang jantan dan betinanya, karena akan menjadikan burung menjadi rajin bunyi bersahutan.
  • Tempatkan Burung Rambatan di sangkar yang berukuran meninggi ke atas, dan selain di be Rikan tangkringan juga harus di berikan kayu dengan posisi miring atau vertikal.  Ini berguna untuk menyalurkan kebiasaan burung ini yang gemar memanjat atau merambat di pepohonan.

( penang bird )

Rabu

Menjaga Isian Master Burung Kacer

Tidak ada komentar :
papua - Burung Kacer ( magpie robin ) merupakan salah satu burung kicauan yang banyak dipelihara oleh para kicaumania karena burung tersebut memiliki suara yang keras dan aktraktif disaat berkicau. Selain itu Kacer juga  sangat mudah menirukan suara dari jenis burung lain sehingga banyak dari diantara para pecinta burung memasterkan burung ini dengan isian suara burung lain.

Namun banyak diantara para kicaumania setelah berhasil memasterkan kacer miliknya tak memahami cara merawat agar isian yang telah berhasil tetap terjaga. Nah, oleh karena itu burung kacer yang telah berhasil di master harus dijaga agar suara isiannya tidak hilang. Hal ini bisa diilakukan dengan cara burung-burung master yang suaranya sudah bisa ditiru oleh kacer yang kita pelihara, harus tetap dipelihara dan selalu berada dekat dengan kacer kepunyaan kita. Suara dari burung master harus selalu terdengar meski hanya terdengar sedikit. Bisa juga dengan cara meletakan burung master agak jauh, cara itu juga dilakukan untuk menanggualangi ketika burung mengalami stress atau dalam masa mabung sehingga perlu ada pengisian suara master ulang.

Burung yang telah berhasil dimaster jangan didekatkan dengan burung yang mempunyai nada dasar suara yang hampir sama atau dengan burung kacer lainnya. Hal tersebut untuk mencegah supaya kacer tidak akan mengeluarkan suaranya dan terkadang menirukan suara kacer yang lainnya, yang kwalitas lagu isiannya belum tentu bagus. Juga untuk menghindari jika burung yang mempunyai suara dasar sama apalagi jenisnya sama-sama kacer lebih gacor dan dipaksakan didengarkan itu bisa membuat burung yang kita master akan turun mentalnya dan tidak mau bunyi. Oleh karena itu sebaiknya teknik pemasteran dilakukan dengan cara menggunakan satu burung calon juara dengan didampingi banyak burung master, kalaupun ingin memaster dua atau lebih burung kacer calon juara  harus ditempatkan berjauhan sampai suara dari calon juara satu dan calon juara lainnya tidak saling mendengar.( indonesia birds )

Kamis

Tips Burung Raja-udang untuk Master

Tidak ada komentar :
bone - Selain warnanya yang cantik Burung yang dalam bahasa inggris bernama Kingfisher ini juga memiliki suara yang bagus untuk digunakan sebagai burung masteran, sepintas suaranya mirif suara jalak suren yang ngekek terus menerus. Oleh para kicau mania jenis burung ini dipelihara untuk memaster burung lomba kesayangan mereka, diantaranya Anis Merah, Love Bid, Murai Batu, Cucak Ijo dan masih banyak lagi.

Bagi sobat yang ingin menjadikan manuk tengkek ( cekakak ) ini sebagai burung masteran bisa ikuti tips berikut ini:
  • Pilihlah burung anakan yang masih di loloh, karena ini akan membuat burung tersebut lebih jinak kalau nantinya menginjak dewasa dan bisa bertahan hidup lama kalau dipelihara dari anakan.
  • Burung jantan maupun betina tak masalah karena untuk suara semuanya bisa di bilang hampir sama.
( penangkar )