Tampilkan postingan dengan label ayam kampung. Tampilkan semua postingan
Kamis
Standar Pakan Ayam Kampung Unggul Balitnak
Dalam beternak ayam kampung asli maupun joper pada pemberiaan jenis pakan haruslah diperhatikan, apa bila Sobat ternak menggunakan pakan standar ayam broiler, pasti standarnya lebih tinggi tetapi untuk ayam kampung banyak yang mubadir, terbuang dan boros karena potensi genetik ayam kampung memang tidak setinggi broiler dan ayam layer. Kalau adanya pakan standar ayam broiler, maka lakukan modifikasi secukupnya agar sesuai dengan standar tsb di bawah.
Maka, jika ada orang menawarkan pakan alternatif, direkomendasikan untuk meminta sertifikat hasil uji proksimat dari laboratorium makanan ternak. Bandingkan dengan standar di bawah ini.
Laboratorium yang bisa dipakai sebagai rujukan : Sucifindo, Saraswanti Indo Genetech, Fakultas Peternakan atau kedokteran hewan Universitas Pajajaran Bandung Unsoed Purwokerto, Undip Semarang, Unbra Malang, Unair Surabaya, IPB Bogor, Udayana Denpasar dll.( supplier jepara )
Maka, jika ada orang menawarkan pakan alternatif, direkomendasikan untuk meminta sertifikat hasil uji proksimat dari laboratorium makanan ternak. Bandingkan dengan standar di bawah ini.
Laboratorium yang bisa dipakai sebagai rujukan : Sucifindo, Saraswanti Indo Genetech, Fakultas Peternakan atau kedokteran hewan Universitas Pajajaran Bandung Unsoed Purwokerto, Undip Semarang, Unbra Malang, Unair Surabaya, IPB Bogor, Udayana Denpasar dll.( supplier jepara )
Senin
Tips Sukses Berternak Ayam Kampung
pengepul - Beternak ayam kampung pedaging pada saat ini memanglah merupakan peluang usaha yang sangat menjanjikan, Namun bagi orang yang belum pernah sama sekali mengenal atau belum pernah terjun menekuni usaha ini akan mengalami banyak kendala karena masih minimnya pengetahuan dan pengalaman. Namun Sobat ternak tak perlu kawatir, dalam kesempatan posting kali ini kami tampilkan sebuah tips dalam beternak ayam kampung yang ditulisan oleh Mukti Abadi tujukan kepada teman-teman yang berminat budidaya ayam kampung, kalau mau berhasil, maka berlaku syarat dan ketentuan :
- Harus bisa memasarkan sendiri hasil panennya ke pemakai (direct). Kalau belum punya jalur pemasaran, lebih baik tunda dulu. Bila perlu jadi bakul ayam kampung dulu sebelum pelihara. Kalau sekedar memelihara, banyak orang yang bisa. Kalau penjualannya mengandalkan bakul, akan banyak kendala. Ayamnya ada saja yang dicela atau dijelek-jelekkan oleh bakul dengan tujuan untuk “menyembelih” harga. Pas gak ada ayam tanya-tanya, punya ayam nggak? Pas punya ayam siap panen, menghindar katanya masih ambil dari kandang lain. Begitu datang melihat ayam siap panen, pasti keluar jurus mencela habis-habisan.
Jalan keluarnya, bisa gabung dengan sesama peternak ayam kampung yang sudah punya jalur pemasaran langsung (direct) alias berkelompok. Pas jadwal panen sudah pasti terpanen semua walau pun secara bertahap, tanpa dicela dan dengan harga panen wajar; - Bibit atau DOC ayam kampung belilah dari pembibit yang handal, bisa dipercaya, yang sudah berpengalaman dan sudah terbukti kualitas DOC-nya baik dari waktu ke waktu. Kalau beli DOC-nya sekedar harganya murah, dari pembibit yang belum handal, siap-siap malapetakan datang, yaitu ayamnya banyak mati, pertumbuhannya jelek. Akhirnya rugi;
- Pemeliharaannya mesti mengikuti kaidah pemeliharaan yang baik dan benar, mulai dari brooding period/stater umur 1 – 3 minggu, masa grower umur 4 – 6 minggu dan masa finisher umur 7 – 10 minggu;
- Jangan mudah tergiur dengan penawaran pakan dengan cap sebagai pakan alternatif atau pakan yang sekedar harganya murah. Berapa pun harga pakannya, pakan tersebut tetap harus mengikuti SNI atau standar khusus jenis ayam tertentu.
- Harus sepenuhnya disadari dan dipahami bahwa tidak ada suatu produk yang bisa membuat ayam kebal terhadap penyakit kecuali vaksin. Kenytannya, tidak ada ayam yang sakti kebal dari serangan berbagai penyakit. Kalau memang benar suatu produk bisa membuat kebal, coba saja orang yang menjual produk tersebut bila punya anak yang baru lahir anaknya tidak usah divaksin, suruh pakai saja produknya tersebut yang katanya bisa membuat kebal. Pasti tidak berani. Karena tidak ada bukti secara ilmiah dan empiris terhadap klaim produk yang membuat ayam kebal. Paling banter hanya opini saja alias omong doang.
Sekian semoga bermanfaat bagi sobat yang hendak terjun kedunia peternakan khususnya ternak ayam kampung, salam sukses. ( peternak sidoarjo )
Sistem Pemasaran Ayam Kampung ala Adika Farm
Purwodadi – Sistem pemasaran dengan perbandingan 60:20:20 mungkin janggal dan terasa aneh, namun jika sistem pemasaran hasil ternak ayam kampung ini di terapkan mampu untukmeraih untung yang lumayan, bagi peternak yang masih dalam sekala kecil yang tidak memiliki teman atau modal, degan jumlah populasi ternak antara 100-200 ekor sistem pemasaran ini diharapkan bisa menjadi solusi, Sistem pemasaran ini sendiri telah dipraktekkan oleh Andika Farm. Adapun penjelasan Sistem Pemasaran 60:20:20 adalah sebagai berikut:
- Saat panen jangan dijual habis semua, jumlah panenan ayam yang dijual hanya 60% dari populasi dan jual ke bakul pasar atau pengepul sejadinya harga BEP pun kasih, bahkan jika sedang buruk juga minus pun jadi asal masih batas toleransi.karena kita butuh cash flow dan psikologis diri untnk happy, karena panenan bisa laku terjual.
- Pilih 20% ayam kampung yang memiliki pertumbuhannya bagus, jual secara ketengan untuk tambhan beli pakan ,karena kita telah mempunyai modal dari menjual ayam joper yang 60% secara borongan meski murah ,untuk membeli doc lagi. Hal ini kita lakukan karena kebutuhan pakan tidaklah sekaligus.
- Sedangkan untuk 20% ayam kampung yang terakhir ini, kita pakai untuk cari untung sebelum di jual ke pengepul yang 60% tadi ,kita pilih ayam betina dan jago yang bagus warna dan tubuhnya untuk dipiara jadi babon atau jago sehingga kita harapkan harga jualnya bisa tinggi dan kita bisa meraih untung yang maksimal.
Jumat
Ciri Fisik Ayam Cemani Asli
blitar - Siapa yang tak kenal dengan si hitam ini, Ayam cemani / kedu dari dulu hingga sekarang banyak dipelihara karena keunikan warnanya yang serba hitam. Ayam Cemani memang pantas untuk menyandang Ayam Hias Indonesia yang legendaris. Dibalik banyaknya permintaan dan terbatasnya ayam jenis ini, munculah ayam cemani abal-abal atau tidak asli. Nah oleh karena itu bagi sobat yang masih awam tentang ayam cemani pelu menyimak cara mengetahui keaslian ayam cemani dilihat dari ciri fisiknya seperti berikut ini.
-
Bulu berwarna hitam dan tidak muncul warna lain di semua area tubuhnya
- Warna paruh hitam.
- Tenggorokan berwarna hitam walaupun lidahnya berwarna abu-abu.
- Jengger mempunya warna hitam penuh.
-
Ketiak maupun kulit ayam cemani berwarna hitam. Secara keseluruhan ayam cemani semua kulit tubuhnya berwarna hitam.
-
Dubur berwarna hitam legam. Hal ini lah yang menjadi pembeda dengan jenis ayam lain.
-
Warna kaki hitam
Sekian, semoga 7 ciri diatas mempermudah sobat kokok untuk mengetahui keaslian Ayam Cemani.( kawin silang )
Rabu
Analisa Usaha Ternak Ayam Kampung (DOC)
dejabotabek - Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki berbagai jenis ayam kampung, seperti ayam kampung Sentul, Bangkalan, Pelung, Tolaki, Banten, Ciparage, dan masih banyak lagi. Dan di Indonesia sendiri bisnis pembesaran ayam Kampung memiliki prospek lebih baik daripada berternak jenis ayam Broiler atau jenis unggas lain, Hal ini dikarenakan permintaan daging ayam kampung cenderung mengalami peningkatan dari waktu ke waktu.
Ada beberapa faktor yang menyebabkan peningkatan permintaan daging ayam kampung di pasaran, salah satunya adalah kesadaran sebagian masyarakat untuk mengkonsumsi daging ayam organik atau daging ayam yang tidak melalui proses rekayasa genetika.
Studi Kelayakan Ayam Kampung dengan Populasi 1000 ekor
Variabel:
Populasi = 1000 ekor
Harga DOC = Rp. 5500 / ekor
Harga Pakan = 1 karung = 50 kg = 280.000/ 50 kg = Rp. 5600 / Kg
untuk mencapai Bobot 1 Kg membutuhkan 2,5 Kg Pakan
jadi Total biaya pakan 2,5 x 5600 = Rp 14000
Vitamin + Obat = 200 / ekor
Batu Bara + Sekam = Rp. 650 / ekor
Tenaga Kerja = Rp. 1000 / ekor
Listrik = Rp. 10 / ekor
Harga Pokok Produksi = Rp. 21.360
Setelah mengetahui Harga Pokok Produksi yang perlu Sobat ketahui juga adalah berapa harga ayam kampung hidup di tempat peternakan Sobat. Setelah itu bisa Sobat kalkulasiin sendiri. jangan lupa asumsi kematian terbesar adalah 5% dari total populasi awal dan waktu Pembesaran adalah 70 hari + masa kering kandang cuci hama 14 hari.
Ada beberapa faktor yang menyebabkan peningkatan permintaan daging ayam kampung di pasaran, salah satunya adalah kesadaran sebagian masyarakat untuk mengkonsumsi daging ayam organik atau daging ayam yang tidak melalui proses rekayasa genetika.
Studi Kelayakan Ayam Kampung dengan Populasi 1000 ekor
Variabel:
Populasi = 1000 ekor
Harga DOC = Rp. 5500 / ekor
Harga Pakan = 1 karung = 50 kg = 280.000/ 50 kg = Rp. 5600 / Kg
untuk mencapai Bobot 1 Kg membutuhkan 2,5 Kg Pakan
jadi Total biaya pakan 2,5 x 5600 = Rp 14000
Vitamin + Obat = 200 / ekor
Batu Bara + Sekam = Rp. 650 / ekor
Tenaga Kerja = Rp. 1000 / ekor
Listrik = Rp. 10 / ekor
Harga Pokok Produksi = Rp. 21.360
Setelah mengetahui Harga Pokok Produksi yang perlu Sobat ketahui juga adalah berapa harga ayam kampung hidup di tempat peternakan Sobat. Setelah itu bisa Sobat kalkulasiin sendiri. jangan lupa asumsi kematian terbesar adalah 5% dari total populasi awal dan waktu Pembesaran adalah 70 hari + masa kering kandang cuci hama 14 hari.
( pemasok dan pengepul )
Ciri Ayam Pelung Kualitas Kontes
ponorogo - Selamat pagi sobat kukuruyuk ^,^ Dalam memahami ciri ayam pelung yang bagus memanglah tidak mudah, banyak para senior pecinta ayam pelum menganjurkan untuk mencari langsung terjun ke peternak yang telah mencetak juara kontes ayam pelung. Sebelum berburu langsung ke peternak sobat bisa mempelajari atau memahami ciri umum ayam pelung yang bagus seperti berikut ini:
- Ayam pelung memiliki postur tubuh besar dan gagah, pada ayam jago dewasa beratnya di atas 5 kg
- Kedua sayap kelihatan kokoh dan memiliki bulu yang mengkilap dan rapi.
- Leher besar dan panjang dengan buku-buku yang lebat yang warnanya bervariasi. Tembolok yang juga besar dengan posisi di tengah-tengah secara simetris.
- Kepala bundar atau lonjong dan besar, kelihatan bersinar dan nampak memiliki sifat pemberani bahkan beringas.
- Dada bidang dan besar serta nampak kokoh dan kuat.
- Jengger besar dan tebal menjulang ke atas berbentuk tunggal bergerigi berwarna merah, pialnya juga besar berwarna merah.
- Kedua kaki panjang dan besar serta kuat, cakar juga kuat, Bentuk kaki mblimbing (persegi) dengan sisik-sisik kaki yang rapi dan bersih serta menkilap. Warna kaki ayam pelung adalah hitam kebiru-biruan, hijau, atau putih keabu-abuan.
warna kaki ayam pelung yang berwarna kuning, biasanya ayam tersebut bukan ayam pelung asli melainkan merupakan hasil silangan ayam pelung dengan ayam kampung( peternak )
Langganan:
Postingan
(
Atom
)







