Tampilkan postingan dengan label finch. Tampilkan semua postingan
Senin
Jenis Finch yang Susah dan Mudah Berkembang Biak
sukses ternak - Kriteria emprit yang relatif murah, kuat dengan perubahan musim, relatif mudah dipelihara dengan EF jagung muda dan kangkung sudah cukup membuat kondisi kesehatan burung tetap fit serta mudah berkembang biak, hanya ada 3 jenis yaitu:
Sekedar kesimpulan dari kandang sendiri, siapa tau bisa membantu bagi yang akan baru mulai dan bingung menentukan jenis finch apa yang akan dipelihara, selamat berbahagia memelihara emprit.
by Putut Wahyu Saputra
- Emprit jepang standar
- Zebra finch ausie - medium up warna standar.
- Gelatik putih dan silver
- Emprit haji
- Otto finch
- Strawberry finch
- Black headed munia sumatra
- Pintailed parrot finch
- Zebra finch timor
Sekedar kesimpulan dari kandang sendiri, siapa tau bisa membantu bagi yang akan baru mulai dan bingung menentukan jenis finch apa yang akan dipelihara, selamat berbahagia memelihara emprit.
by Putut Wahyu Saputra
Rabu
Mengapa Gould Amadine impor yang baru masuk ke Indonesia butuh waktu lama untuk ditangkar?
sukses beternak - Jika kita melihat sistem ternak di luar negeri, maka cara mereka melakukannya adalah mengikuti habitat aslinya di Australia, baik cara hidup, makanan maupun cara berkembang biaknya disesuaikan dengan cuaca di Australia.
Untuk lebih mudahnya kita mulai pada awal bulan September. Pada awal September. mulai masuk akhir musim dingin, dimana makanan sudah semakin sulit dicari, hampir semua tanaman biji-bijian mati karena cuaca ekstrim yang tidak stabil. Malam berangin dingin sekali, siang panas sekali.
Kondisi ini berlangsung selama kurleb 1,5 bulan. Dalam kurun waktu tersebut, karena kesulitan makanan (makan seadanya dengan nutrisi rendah), mengakibatkan tubuh mereka seolah beristirahat, termasuk alat reproduksinya menciut.
Kondisi ini diterjemahkan oleh peternak sebagai Austerity Diet. Makanan hanya diberikan milet putih dan merah saja, tanpa EF minumannyapun hanya air putih. Vit dan kalsium diberikan hanya seminggu 2x, untuk menjaga burung tetap sehat saja.
Peternakpun memisahkan Jantan betinanya masing-masing untuk mencegah perkawinan, sebelum alat reproduksinya siap.
Setelah 1,5 bulan (pertengahan Oktober), sudah mulai masuk musim panas, cuaca mulai stabil dan tanaman sudah mulai tumbuh, sehingga makanan menjadi berlimpah.
Setelah dilakukan Austerity Diet, selama 1,5 bulan, maka pada bulan Oktober sesuai dengan kondisi di alamnya maka dilakukan Breeding Diet. Breeding diet akan berjalan selama 7 bulan, dari Oktober s/d Mei.
Berbeda dengan Austerity Diet, yang diberikan makanan dengan nutrisi rendah, maka pada Breeding Diet diberikan makanan dengan penuh gizi, semua jenis biji-bijian kesukaannya, EF maupun vitamin, diberikan tiap hari. Dengan makanan berlimpah, maka dalam waktu singkat tubuh GA (gould amadine) menjadi sehat. Tubuh yang sehat akan memicu sistem reproduksi berkembang menjadi kondisi prima.
Setelah diberikan Breeding Diet selama 1-1,5 bulan, maka Jantan dan betina dijadikan 1 untuk dilanjuntukan keperkawinan.Berarti, mereka akan mulai bertelur sekitar akhir November s/d awal Desember dan menetas sekitar 2 minggu kemudian.
Bulan Januari biasanya mereka bertelur kedua kalinya dan akan selesai di Maret / April.
Breeding Diet tetap berlangsung sampai akhir Mei / awal Juni, akan tetapi pada akhir April atau awal Mei disisipkan Austerity Diet selama 2 minggu. Perubahan pola makanan yang berubah dariastis ini, akan memicu burung stres dan hormon tubuhnya berubah yang dapat mengakibatkan GA mabung.
Setelah musim kawin lewat, maka indukan dilanjuntukan dengan program Maintenance Diet, sedangkan anakan tetap menggunakan program Breeding Diet untuk pertumbuhan. Makanan pada Maintenance Diet, hampir sama dengan Breeding Diet, hanya beberapa makanan yang berprotein tinggi dikurangi / distop. Burungpun dipisah kembali jantan betinanya.
Maintenance Diet akan dilakukan dari Juni - Agustus.
Siklus tersebut diatur oleh peternak luar negeri berdasarkan dan mencontoh kondisi aktual di alam liarnya, sehingga hasil yang didapat akan maksimal, baik kuantitas maupun kualitas anakannya, yang biasanya dapat menghasilkan 6-7 anakan sekali produksi.
Jadi GA impor kebanyakan dapat diketahui dari hasil tetasan antara bulan Desember dan Januari. Dan itulah sebabnya kenapa GA impor baru akan berproduksi setelah minimal 6-7 bulan setelah diimpor, bukan karena penyesuaian suhu dan lingkungan akan tetapi karena anakan masih mengikuti program indukannya.
Catatan dari peternak sana, bahwa kita bisa saja memicu GA birahi, kawin dan bertelur tidak menyesuaikan dengan kondisi alamnya, akan tetapi konsekuensinya, indukan bertelur sedikit, anakan yang menetas sedikit atau kurang bagus kualitasnya, terjadi egg binding, buang telur buang anak atau anakan tidak diloloh dengan baik dan mati. Hal ini karena bioritme tubuh yang sudah terbentuk ribuan tahun, tidak bisa dirubah dalam waktu singkat oleh peternak.
Semoga cuplikan artikel dari peternak diluar negri ini dapat menjadi referensi kita, sehingga kuantitas dan kualitas anakan GA semakin baik.
by: Web Tigafarm
Untuk lebih mudahnya kita mulai pada awal bulan September. Pada awal September. mulai masuk akhir musim dingin, dimana makanan sudah semakin sulit dicari, hampir semua tanaman biji-bijian mati karena cuaca ekstrim yang tidak stabil. Malam berangin dingin sekali, siang panas sekali.
Kondisi ini berlangsung selama kurleb 1,5 bulan. Dalam kurun waktu tersebut, karena kesulitan makanan (makan seadanya dengan nutrisi rendah), mengakibatkan tubuh mereka seolah beristirahat, termasuk alat reproduksinya menciut.
Kondisi ini diterjemahkan oleh peternak sebagai Austerity Diet. Makanan hanya diberikan milet putih dan merah saja, tanpa EF minumannyapun hanya air putih. Vit dan kalsium diberikan hanya seminggu 2x, untuk menjaga burung tetap sehat saja.
Peternakpun memisahkan Jantan betinanya masing-masing untuk mencegah perkawinan, sebelum alat reproduksinya siap.
Setelah 1,5 bulan (pertengahan Oktober), sudah mulai masuk musim panas, cuaca mulai stabil dan tanaman sudah mulai tumbuh, sehingga makanan menjadi berlimpah.
Setelah dilakukan Austerity Diet, selama 1,5 bulan, maka pada bulan Oktober sesuai dengan kondisi di alamnya maka dilakukan Breeding Diet. Breeding diet akan berjalan selama 7 bulan, dari Oktober s/d Mei.
Berbeda dengan Austerity Diet, yang diberikan makanan dengan nutrisi rendah, maka pada Breeding Diet diberikan makanan dengan penuh gizi, semua jenis biji-bijian kesukaannya, EF maupun vitamin, diberikan tiap hari. Dengan makanan berlimpah, maka dalam waktu singkat tubuh GA (gould amadine) menjadi sehat. Tubuh yang sehat akan memicu sistem reproduksi berkembang menjadi kondisi prima.
Setelah diberikan Breeding Diet selama 1-1,5 bulan, maka Jantan dan betina dijadikan 1 untuk dilanjuntukan keperkawinan.Berarti, mereka akan mulai bertelur sekitar akhir November s/d awal Desember dan menetas sekitar 2 minggu kemudian.
Bulan Januari biasanya mereka bertelur kedua kalinya dan akan selesai di Maret / April.
Breeding Diet tetap berlangsung sampai akhir Mei / awal Juni, akan tetapi pada akhir April atau awal Mei disisipkan Austerity Diet selama 2 minggu. Perubahan pola makanan yang berubah dariastis ini, akan memicu burung stres dan hormon tubuhnya berubah yang dapat mengakibatkan GA mabung.
Setelah musim kawin lewat, maka indukan dilanjuntukan dengan program Maintenance Diet, sedangkan anakan tetap menggunakan program Breeding Diet untuk pertumbuhan. Makanan pada Maintenance Diet, hampir sama dengan Breeding Diet, hanya beberapa makanan yang berprotein tinggi dikurangi / distop. Burungpun dipisah kembali jantan betinanya.
Maintenance Diet akan dilakukan dari Juni - Agustus.
Siklus tersebut diatur oleh peternak luar negeri berdasarkan dan mencontoh kondisi aktual di alam liarnya, sehingga hasil yang didapat akan maksimal, baik kuantitas maupun kualitas anakannya, yang biasanya dapat menghasilkan 6-7 anakan sekali produksi.
Jadi GA impor kebanyakan dapat diketahui dari hasil tetasan antara bulan Desember dan Januari. Dan itulah sebabnya kenapa GA impor baru akan berproduksi setelah minimal 6-7 bulan setelah diimpor, bukan karena penyesuaian suhu dan lingkungan akan tetapi karena anakan masih mengikuti program indukannya.
Catatan dari peternak sana, bahwa kita bisa saja memicu GA birahi, kawin dan bertelur tidak menyesuaikan dengan kondisi alamnya, akan tetapi konsekuensinya, indukan bertelur sedikit, anakan yang menetas sedikit atau kurang bagus kualitasnya, terjadi egg binding, buang telur buang anak atau anakan tidak diloloh dengan baik dan mati. Hal ini karena bioritme tubuh yang sudah terbentuk ribuan tahun, tidak bisa dirubah dalam waktu singkat oleh peternak.
Semoga cuplikan artikel dari peternak diluar negri ini dapat menjadi referensi kita, sehingga kuantitas dan kualitas anakan GA semakin baik.
by: Web Tigafarm
Kamis
Menentukan Pakan Extrafood Untuk Finch
varian - Bingung ingin memberikan extrafood bagi finch kesayangan anda? mungkin rutinitas ini wajar kalau anda benar" memahami kebutuhan nutrisi burung apa lagi untuk burung-burung yang diternak, sayur, buah dan yang saya bahas kali ini penambahan protein sprti eggfood, ulat, rayap, kroto, nigerseed ( tidak berlaku untuk semua burung, beberapa keluarga siskin terbiasa atau bahkan menu lain setara nigerseed adalah makanan pokok mereka) atau EF sejenis sebagai sumber protein yang meliputi beberapa jenis asam amino esensial maupun non esensial yang dibutuhkan burung atau bahkan mamalia untuk berkembangbiak, dalam hal ini memang dibutuhkan untuk mendongkrak fertilitas atau kesuburan, akan lebih baik mempelajari seberapa besar kandungan protein pada menu EF tersebut dari telur, ulat, kroto, rayap atau pakan konvensional dipasaran sebagai pengganti. Sehingga bisa memperkirakan seberapa banyak takaran yang harus kita berikan, berapa kali memberi atau rasio pemberian.
Karena protein berlebih juga memiliki sisi negatif terutama pada burung pemakan bijian atau buah diantaranya adalah masalah hati dan ginjal, jadi jangan kaget kalau tiba-tiba burung kita mati padahal kita sering memberi makanan yang bergizi, bisa dipastikan kondisi terlihat sehat, gemuk, tanpa sakit tapi tahu-tahu mati begitu saja? patut dicurigai itu adalah salah satu keteledoran kita, mungkin tujuan dan niat kita baik segla sesuatu meskipun niatnya baik namun jika tanpa disertai wawasan bisa jadi boomerang, jadi jangan bosan untuk terus belajar. Segabai penutup, pesan bagi para pecinta Finch untuk tidak melepas burung domestik kealam liar yang bukan habitat semestinya, atau burung dari daerah/ pulau lain di pulau yang bukan habitat asli mereka apa lagi dalam jumlah besar, karena mungkin mereka sukses beradaptasi dan berkembang menjadi invasif terhadap species / penduduk asli, ini juga yang saya maksud niat baik belum tentu menghasilkan hal yang baik pula jadi sekali lagi, jangan pernah bosan untuk belajar.
by: Sirna Prasetya
Karena protein berlebih juga memiliki sisi negatif terutama pada burung pemakan bijian atau buah diantaranya adalah masalah hati dan ginjal, jadi jangan kaget kalau tiba-tiba burung kita mati padahal kita sering memberi makanan yang bergizi, bisa dipastikan kondisi terlihat sehat, gemuk, tanpa sakit tapi tahu-tahu mati begitu saja? patut dicurigai itu adalah salah satu keteledoran kita, mungkin tujuan dan niat kita baik segla sesuatu meskipun niatnya baik namun jika tanpa disertai wawasan bisa jadi boomerang, jadi jangan bosan untuk terus belajar. Segabai penutup, pesan bagi para pecinta Finch untuk tidak melepas burung domestik kealam liar yang bukan habitat semestinya, atau burung dari daerah/ pulau lain di pulau yang bukan habitat asli mereka apa lagi dalam jumlah besar, karena mungkin mereka sukses beradaptasi dan berkembang menjadi invasif terhadap species / penduduk asli, ini juga yang saya maksud niat baik belum tentu menghasilkan hal yang baik pula jadi sekali lagi, jangan pernah bosan untuk belajar.
by: Sirna Prasetya
Rabu
Mengatasi Anakan Finch Susah Bernafas
breeder - Bagi Sobat yang sedang merawat anakan finch dengan meloloh sendiri terkadang anakan yang sedang kita rawat kelihatan megap-megap susah bernapas. Karena kekhawatiran kita, sering kali kita menganggap atau menduga perilaku pada anakan finch tersebut merupakan gejala terkena penyakit, namun sebelum Sobat memastikan hal tersebut ada kalanya Sobat mengecek lubang hidung anakan finch tadi hal tersebut untuk memastikan apakah lubang hidung tersebut oleh pakan yang kita lolohkan menutupi lubang hidungnya.
Untuk melihat apakah ada kerak yang menutupi lubang hidung tentu akan sulit jika tanpa bantuan penerangan kaena kecilnya ukuran lubang hidung dan biasanya tipis hampir sewarna dengan kulit lubang hidung,jadi bila tidak jeli, hampir tidak kelihatan, untuk itu Sobat bisa gunakan lampu senter atau bisa juga gunakan lampu led hp atau lampu penerang yang lainnya yang bisa lebih membantu pelihatan kita, jika dalam lubang hidung terdapat kerak bubur loloh yang menutupi lubang hidung,
Nah, jika benar ada sisa pakan yang menutup hidung anakan finch hingga megap-megap susah bernafas, maka cara untuk membersihkannya dengan tusuk gigi,congkel sedikit cukup satu gerakan saja,kerak terkelupas,sesaat kemudian bayi bernapas normal.
Sekian, semoga bermanfaat.( binjai lovers )
Untuk melihat apakah ada kerak yang menutupi lubang hidung tentu akan sulit jika tanpa bantuan penerangan kaena kecilnya ukuran lubang hidung dan biasanya tipis hampir sewarna dengan kulit lubang hidung,jadi bila tidak jeli, hampir tidak kelihatan, untuk itu Sobat bisa gunakan lampu senter atau bisa juga gunakan lampu led hp atau lampu penerang yang lainnya yang bisa lebih membantu pelihatan kita, jika dalam lubang hidung terdapat kerak bubur loloh yang menutupi lubang hidung,
Nah, jika benar ada sisa pakan yang menutup hidung anakan finch hingga megap-megap susah bernafas, maka cara untuk membersihkannya dengan tusuk gigi,congkel sedikit cukup satu gerakan saja,kerak terkelupas,sesaat kemudian bayi bernapas normal.
Sekian, semoga bermanfaat.( binjai lovers )
Minggu
Membuat Pakan Lolohan Anakan Finch
samarinda - Bagi Sobat yang saat ini sedang meloloh sendiri anakan finch dan berencana untuk membuat racikan pakan lolohan sendiri, Sobat bisa mencoba hasil eksperimen salah satu penghobi burung finch dengan modal hanya 40 ribu yang nantinya akan menghasilkan sekitar 800 gam tepung lolohan.
Bahan yang diperlukan :
Bahan yang sudah dipersiapkan kemudian kita blender kemudian disaring ulang agar butiran voer fancy yang masih agak besar tidak membuat spet macet.
Hasil ekperimen pakan lolohan ini diyakini bagus untuk bayi dusky munia, kotoran bagus,lunak cenderung padat gak mencret, bisa jadi pengganti nutribird A21 yang selain lebih mahal ( 40ribu/200gram ).( peternak burung )
Bahan yang diperlukan :
- Voer
- cerelac
- tepung beras
- oatmeal
- suplemen vitamin bungkusan yang dijual terpisah
Bahan yang sudah dipersiapkan kemudian kita blender kemudian disaring ulang agar butiran voer fancy yang masih agak besar tidak membuat spet macet.
Hasil ekperimen pakan lolohan ini diyakini bagus untuk bayi dusky munia, kotoran bagus,lunak cenderung padat gak mencret, bisa jadi pengganti nutribird A21 yang selain lebih mahal ( 40ribu/200gram ).( peternak burung )
Kamis
Membedakan Jantan dan Betina Strawberry Finch
bekasi - Beternak Burung Pipit Benggala atau dikenal juga dengan nama strawberry finch(Amandava amandava) ini tergolong lebih mudah jika dibandingkan dengan jenis burung ocehan. Prospek budidaya Burung Finch saat ini sangat menjanjikan, hal ini karena populasi burung jenis ini yang semakin langka dijumpai dialam bebas.
So, bagi sobat ternak yang tertarik untuk membudidayakan burung jenis ini, Sobat perlu bisa membedakan jantan dan betina dengan melihat perbedaan ciri fisik yang dimiliki. Adapun perbedaan ciri fisiknya adalah sebagai berikut
Burung jantan:
So, bagi sobat ternak yang tertarik untuk membudidayakan burung jenis ini, Sobat perlu bisa membedakan jantan dan betina dengan melihat perbedaan ciri fisik yang dimiliki. Adapun perbedaan ciri fisiknya adalah sebagai berikut
Burung jantan:
- Warna merah padam.
- Sayap dan ekor kehitaman.
- Ada bintik-bintik pada sisi tubuh.
- Sayap dan tunggir berbintik putih kecil.
- Tubuh bagian bawah kuning tua abu-abu.
- Mantel coklat.
- Tunggir merah.
- Sayap dan ekor kehitaman.
- Ada beberapa bintik putih pada sayap.
- Iris coklat.
- Paruh merah.
- Kaki merah daging.
Langganan:
Postingan
(
Atom
)





