Ternak Budidaya

Cara Memelihara

Tampilkan postingan dengan label ikan gabus. Tampilkan semua postingan

Sabtu

Cara Memelihara Channa dan Parachanna

Tidak ada komentar :
panduan super - snakehead 'channa dan parachanna' dari 40'an species described dan undescribe punya kebutuhan spesifik dengan detailnya masing-masing. kita membicarakan family dengan range distribusi meliputi asia dan afrika dengan berbagai macam karakter alam, range suhu dari 0' c sampai 35' c up , range ph 3 sampai mendekati 9 , dari black water , aliran sungai kecil, sungai besar, aliran berarus kencang berkadar oksigen tinggi.

Ada stigma snakehead ikan 'badak' ga gampang mati piara sekenanya juga hidup. mungkin ada benar'y tapi teknis'y tidak sesederhana itu .

sekarang saya contohkan begini channa argus bisa hidup disuhu air 0' c, anda coba masukan toman, marulioides, pleuro di suhu seperti itu, saya jamin tewas dengan sukses dalam waktu beberapa menit, itu yang saya maksud snakehead punya kebutuhan-kebutuhan khusus yang tidak bisa dipukul rata.
jika anda ingin memelihara dengan benar ada baik'y mengetahui poin2 berikut.

  1. Iklim / Suhu
    parachanna semua iklim tropis tapi sebagian besar channa hidup di negara beriklim subtropis. nah kaitannya suhu ini tidak bisa dianggap enteng, mempengaruhi life spanya jika channa tropis di keep disuhu subtropis mungkin akan tewas kena whitespot atau shock ,tapi sebaliknya jika keep channa subtropis di suhu tropis kenapa tidak langsung mati? karena pada dasarnya channa subtropis pun pada musim tertentu suhu bisa hit sampai 29-31' c jadi tidak langsung sakit atau bermasalah , dan ikan atau binatang secara umum diberi satu kemampuan alami oleh sang pencipta yaitu 'Adaptasi' yang jadi masalah adalah keep channa subtropis disuhu tropis sepanjang waktu. dan opini saya , ketika ikan kita piara hidupnya full bergantung pada kita jadi alangkah bijaknya kita memberi semua kebutuhanya dan tidak memaksa mereka bertahan sampai titik maksimal

    tropis : 22' c - 30' c parachanna obscura, p.africana, p.insignis, bankanensis, marulioides, melanoptera, baramensis, melasoma, cyanospilos, micropeltes, pleurophthalma, lucius, striata

    subtropis : 16' c - 22' c  pulchra,ornatipinnis, aurantimaculata, bleheri, andrao, stewartii complex, argus, asiatica, barca, burmanica, orientalis, harcourtbutleri, marulius, argus
  2. Ukuran Akuarium
    hitungan keeping standar lebar akuarium minimal 2 kali panjang ikan untuk marulius dan toman lebih baik dikolam aja kecuali anda punya megatank.
  3. Setup Akuarium
    Tergantung species yang anda akan pelihara semakin anda mampu meniru mimik alam aslinya semakin bagus, channa- channa  besar misal marulioides, toman, diplograma butuh area renang yang luas kayu-kayu besar tidak dibutuhkan atau pulchra, ornatipinnis, sp fire and ice hidup dialiran sungai berarus deras dengan kadar oksigen tinggi dan batu-batuan setup bisa meniru aliran sungai berarus tapi tidak wajib, atau bankanensis hidup di aliran-aliran sungai kecil berarus pelan, dipenuhi daun-daun kering dan kayu mati.

dari tiga contoh alam diatas bisa dilihat sekali lagi kita tidak bisa pukul rata soal setup yang benar, karena setup yang benar menurut saya  adalah meniru mimik alam aslinya, yang mana alam aslinya bermacam-macam.

jadi harus cari tau snakehead yang anda mau keep.

setup simple dengan banyak tempat sembunyi bisa kayu,batu atau tanaman-tanaman, yang fungsinya tempat buat dia bersembunyi saat stres dan takut.


by: Hiko

Minggu

Daun Ketapang Penurun pH Air Pada Ikan Gabus

Tidak ada komentar :
jernih - Ketapang adalah sebuah daun yang dapat mengatasi permasalah kualitas air, Ketapang berfungsi untuk menurunkan pH air. Seandainya ph air 6.5 sudah masuk kategori bagus apa tetap perlu diberi daun Ketapang?

pH 6,5 termasuk kategori bagus atau masih perlu daun ketapang? Tergantung lingkungan tempat asalnya ikan, kalau di tempat asalnya si ikan ber-PH 5.5, tentunya bukan hanya butuh daun ketapang tetapi butuh pH Down yang lebih efektif lagi, jadi pH rendah tidak selalu buruk untuk ikan, begitu juga sebaliknya, tidak semua channa berada di lingkungan ber pH rendah juga, karena ini adalah cara penyesuaian saja terhadap ikan agar merasa nyaman.

Ketapang, selain penurun pH air juga menjadi anibiotik dan antiseptik, subtrat alami kesan dedaunan didasar air buat ikan Gabus, tak ada keharusan memakai Ketapang. Ada yang megunakan media daun lain seperti Nangka, Mahoni, Jambu biji, Pisang, Pinus dan Cemara misalnya asalkan syaratnya bener-benar kering. Soal pH air menggunakan media alami dedaunan termasuk Ketapang yang sudah banyak terbukti khasiatnya buat Gabus.

Sabtu

Kenapa Ikan Snakehead Tiba-tiba Tidak Nafsu Makan dan Kurang Aktif

Tidak ada komentar :
gabus - Akhir-akhir ini di dalam forum pecinta ikan Snakehead banyak dijumpai postingan yang berisi keluhan tentang ikannya yang tiba-tiba tidak mau makan atau tiba-tiba jadi kurang bergairah.

Jika belajar dari pengalaman selama memelihara Ikan Snakehead, beberapa faktor bisa menjadi penyebab terjadinya 2 hal tersebut, yaitu:
  • Membiasakan pemberian pakan yang jor-joran (karena ingin ikan cepat besar). Biasanya hal ini akan mengakibatkan sisa makanan (ikan hidup) yang masih tersisa dan berenang-berenang bahagia tanpa dihajar snakehead kita, tanpa kita sadari secara naluriah mental oportunis dari snakehead kita itu sendiri akan semakin tumpul.
  • Setting tank alakadarnya dan tidak diperhatikannya kebutuhan alamiah mereka (suhu, ph, arus air dsb), jika kita perhatikan dari snakehead yang berada di tank "polosan", mereka cenderung lebih lambat (bahkan kebingungan) untuk mengklaim wilayah kekuasaan mereka. Uji coba dilakukan terhadap salah satu snakehead yang paling pasif parachanna obscura.
  • Pemberian pakan yang hanya satu jenis pakan saja (tidak fariasi).
  • Jarang diperhatikan (ditongkrongin di depan tank) hal ini penting agar snakehead kita pun secara naluriah tidak menganggap kita sebagai ancaman baginya.
Sekiann semoga bermanfaat.

by Amma Taqim

Persiapan Media Pendederan Ikan Gabus

Tidak ada komentar :
majalengka - Pada kesempatan posting tentang ternak Ikan gabus kali ini kami menampilkan cara mempersiapkan media untuk pendederan ikan gabus yang dilakukan di kolam tanah. Adapun yang perlu sobat lakukan atau pun persiapkan langkah-langkahnya seperti berikut ini:
  • Langkah awal yang perlu Sobat ternak persiapkan adalah kolam ukuran 4 m2.
  • Setelah kolam siap, keringkanlah terlebih dahulu kolam tersebut selama antara 4 – 5 hari.
  • Buatkan parit keliling dengan lebar 40 cm dan tinggi 10 cm.
  • Pada dasar kolam isilah tanah kemudian ratakan.
  • Kemudian dalam kolam tersebut tebarkan 5 - 7 karung kotoran ayam / kotoran ternak.
  • Langkah selanjutnya yaitu isi air setinggi 40 cm dan rendam selama 5 hari (air tidak dialirkan).
  • Setelah terisi air tebarkan 4.000 ekor larva pada pagi hari.
  • Setelah 2 hari, beri 1 - 2 kg tepung pelet atau pelet yang telah direndam untuk setiap harinya. 
  • panen benih dilakukan setelah berumur 3 minggu.
Sekian artikel tentang cara pendederan bibit ikan Gabus, semoga bermanfaat bagi Sobat Ternak yang akan membudidayakan ikan gabus, Salam sukses.( pengepul chana )

Jumat

Penetasan Telur Ikan Gabus Media Akuarium

Tidak ada komentar :
purworejo breeding - Dalam beternak Ikan Gabus setelah kita berhasil melalui proses pemijahan terhadap induk ikan Gabus, langkah selanjutnya adalah proses penetasan telur. Untuk media penetasan Sobat ternak bisa menggunakan akuarium untuk penetasan telur ikan Gabus tersebut.

Adapun persiapan persiapan yang perlu sobat lakukan adalah sebagai berikut:
  • Siapkan sebuah akuarium ukuran panjang 60 cm, lebar 40 cm dan tinggi 40 cm; 
  • Setelah dikeringkan selama 2 hari akuarium bisa diisi air bersih setinggi 40 cm
  • Untuk suplai oksigen dalam air akuarium tersebut makan diperlukan dua buah aerasi yang dinyalakan selama proses penetasan.
  • Agar suhu air terjaga kisaran 28 celcius maka diperlukan pemanas air . 
  • Masukan telur dengan kepadatan 4 – 6 butir/cm2.
  • Biarkan menetas. 
Setelah telur menetas, segera pisahkan telur yang gagal atau larva yang mati untuk mencegah tumbuhnya jamur. Larva yang menetas akan bertahan tanpa pemberian makanan tambahan selama 3-4 hari. Selanjutnya lakukan proses pemesaran larva.( komunitas )

Kebiasaan Ikan Gabus Di Alam Liar

Tidak ada komentar :
malang - Ikan yang juga dijuluki ikan kutuk oleh masyarakat Jawa ini kian hari permintaannya dipasaran makin tinggi, hal ini di karenakan daging dari ikan Gabus yang lezat serta sangat bermanfaat bagi kesehatan dan bisa dijadikan obat untuk berbagai macam penyakit. Tak hayal banyak para peternak ikan air tawar yang mencoba beralih untuk membudidayakan jenis ini, karena prospeknya yang menjanjikan.

Bagi sobat pembudidaya ikan air tawar yang juga berkeinginan untuk mencoba terjun dalam usaha pembesaan ikan Gabus tentu sangatlah penting untuk langkah awal adalah mengetahui kebiasaan ikan gabus dialam liar, hal ini diperlukan agar Sobat nantinya bisa mengkondisikan tempat pembesaran maupun penangkaran sesuai dengan kebiasaan ikan gabus di alam, sehingga hal tersebut akan berdampak kepada keberhasilan usaha yang Sobat geluti.

Nah, Ikan gabus ini biasa ditemukan hidup di sungai, rawa danau, dan bahkan mereka juga ditemukan hidup di saluran-saluran air hingga ke sawah-sawah. Ikan ini dialam bebas sering memangsa berbagai aneka ikan yang berukuran kecil, serangga, dan berbagai hewan air lain termasuk berudu dan kodok.

Disaat kemarau panjang yang menyebabkan keadaan sawah, kolam atau parit mengering, ikan ini akan berupaya pindah ke tempat lain, atau bila terpaksa, akan mengubur diri di dalam lumpur hingga tempat itu kembali berair. Oleh sebab itu ikan ini acap kali ditemui ‘berjalan’ di daratan, khususnya di malam hari di musim kemarau, mencari tempat lain yang masih berair. Fenomena ini adalah karena gabus memiliki kemampuan bernapas langsung dari udara, dengan menggunakan semacam organ labirin (seperti pada ikan lele atau betok) namun lebih primitif.

Pada musim kawin, ikan jantan dan betina bekerjasama menyiapkan sarang di antara tumbuhan dekat tepi air. Anak-anak ikan berwarna jingga merah bergaris hitam, berenang dalam kelompok yang bergerak bersama-sama kian kemari untuk mencari makanan. Kelompok muda ini dijagai oleh induknya.( tips agrobis )

Membedakan Jantan dan Betina Ikan Gabus

Tidak ada komentar :
pati - Dalam usaha membudidayakan ikan Gabus diperlukan pengetahuan untuk bisa membedakan ikan Gabus berjenis kelamin jantan dan betina. Untuk bisa melakukan hal tersebut Sobat ternak bisa membedakan dengan cara melihat alat kelamin ikan Gabus yang memiliki perbedaan yang sangat mencolok. Kebanyakan peternak pemula merasa kesulitan untuk membedakan induk ikan Gabus jantan maupun betina karena mereka tidak langsung terjun kelapangan dan melihat langsung bentuk fisik dan alat kelamin ikan Gabus.

So, Sobat ternak bisa dengan mudah membedakan Jantan dan Betina. Dengan mengamati bagaimana tampilan ciri-ciri fisik ikan Gabus, seperti berikut ini:
Ikan Gabus Jantan
  • Bentuk kepala oval
  • Warna tubuh yang cukup gelap
  • Lubang di genital yang memerah dan jika diurut akan mengeluarkan cairan benih.

Ikan Gabus Betina
  • Kepala agak bulat
  • Warna tubuh yang cukup terang
  • Bentuk perut agak besar dan cenderung agak lembek jika disentuh, jika diurut akan mengeluarkan telur.
Untuk memilih ikan Gabus jantan yang akan dijadikan sebagai indukan direkomendasikan pilihlah ikan jantan yang memiliki berat sampai 1 kg.
- omset jutaan -

Senin

Ikan Gabus Sebagai Obat Liver

Tidak ada komentar :

kendari - Ikan gabus, sekarang ini banyak dicari oleh masyarakat bukan lantaran karena dagingnya yang enak dan khas namun diburu untuk dimanfaatkansebagai obat liver. Para pakar medis menyarankan kepada para penderita liver untuk kerap mengkonsumsi ikan yang sering disebut juga dengan nama kutuk ini. Berdasarkan penelitian yang ada, para penderita penyakit liver yang rutin mengkonsumsi air rebusan ikan gabus, mulai berangsur sembuh dari sakit yang dideritanya.

Dalam mengkonsumsi ikan jenis ini yang dimanfaatkan sebagai obat liver bukan dengan cara digoeng melainkan dengan direbus seperti merebus jagung. Lalu air dari hasil rebusan tadi dikumpulkan untuk kemudian dikomsumsi setiap harinya.

Karena makin banyaknya konsumen yang mencari ikan kocolan ini, maka banyak yang mulai membudidayakannya walaupun hanya sekala rumahan.( penadah )

Minggu

Ikan Gabus Sebagai Bahan Olahan Makanan

Tidak ada komentar :

prospek - Ikan gabus atau masyarakat Jawa Tengah dan sekitarnya menyebutnya ikan kutuk ini jika dijadikan bahan olahan makanan dagingnya memiliki yang enak dan khas. Dan sekarang ini telah banyak kita jumpai berbagai macam jenis olahan dengan bahan ikan gabus  yang ditawarkan di rumah makan, warung makan dan pasar sebagai oleh-oleh jajanan.

Di Kota Samarinda selain diolah sebagai ikan asap, disana juga banyak dijumpai abon yang bahannya terbuat dari ikan gabus, dan bisa kita temui ikan asin yang tentunya juga dari ikan gabus, ada pula kerupuk yang dari ikan gabus.

Lain halnya di Kota Palembang, ikan gabus banyak diolah menjadi makanan khas yaitu empek-empek tentu sobat sudah tidak asing lagi dengan nama makanan tersebut. Pada saat hari lebaran permintaan empek-empek sangat  meningkat pesat, karena tingginya permintaan yang tidak diimbangi dengan ketersediaan stok maka menyebabkan harga menjadi naik tinggi antara Rp. 45 ribu per kilo padahal harga pada hari biasa hanya Rp. 15 ribu per kilo.

Sedangkan di Purwakarta Jawa Tengah, ikan gabus diolah menjadi ikan kering. Perlu sobat ketahui bahwa setiap satu kilo-nya ikan gabus yang dikeringkan tersebut dibandrol dengan harga Rp. 20-25 ribu.

Gimana sobat ternak,tertarik untuk membudidayakan ikan gabus? Jika sobat tertarik bisa baca artikel Budidaya Ikan Gabus Sistem Jala Apung.( peluang usaha )

Kamis

Budidaya Ikan Gabus Sistem Jala Apung

Tidak ada komentar :

pasuruan - Ikan gabus yang kini makin digemari oleh kalangan masyarakat dimanfaatkan sebagai bahan makanan maupun sebagai obat liver. Ikan yang memiliki nama ilmiah Chana striata ini dalam bahasa Inggris disebut dengan common snakehead, snakehead murrel, chevron snakehead, striped snakehead dan auran. Sedangkan di Indonesia sendiri ditiap daerah memiliki nama yang berbeda-beda sepeti kutuk, kocolan, licingan, bayong, bogo dan masih banyak lagi.

Dalam kesempatan posting ini kami sajikan beternak ikan gabus skala kecil dengan sistem jala apung

Kolam Pembesaran
Kepadatan populasi dalam jala apung berkisar 35-50 ekor/m2 dengan ukuran bibit berukuran 5-8 cm. Untuk pembesaran ikan jenis ini tergolong sangat mudah karena secara genetis karakternya mudah beradaptasi dan mudah dipelihara.

Pakan
Pemberian pakan pellet dengan takaran 2-5% per hari dari berat total ikan yang ditebar dikolam, untuk frekuensi pemberian pakan 3-4 kali sehari.(agrobis)