Senin
Perawatan Dasar Kesehatan Kura-kura
Memang tidak ada salahnya memelihara kura-kura sebagai hobi jika kamu ingin benar-benar merawat kura-kura tersebut dengan serius dan menyediakan lingkungan yang mendukung untuk kura-kura tersebut. Ada ribuan kura-kura sangat membutuhkan orang-orang yang dapat memberikan perawatan dengan baik. Kura-kura adalah binatang lucu yang dapat berharga untuk dipelihara. Yang harus kita lakukan adalah tidak mendukung perdagangan kura-kura. Filtrasi
Salah satu masalah umum yang sering dihadapi pemeliharaan kura-kura adalah memelihara kwalitas air. Air yang kotor adalah penyebab penyakit bakteri dan parasit. Aquarium kura-kura yang kotor sangat bau dan menjadi tambahan yang tidak baik dalam rumah anda. Menguras air secara teratur adalah satu cara untuk menjaga kebersihan, tetapi proses pengurasan cepat menjadi pekerjaan yang banyak menyita waktu. Pemecahan praktis adalah dengan menggunakan mesin penyaring atau filter yang dapat mengurangi frekwensi pengurasan. Ada tiga jenis filter:
-
Filter undergravel(bawah pasir)
Filter undergravel bekerja sangat baik, tetapi membutuhkan area yang luas, rendah kepadatan dan air yang mengandung oksigen tinggi. Jenis filter ini mengunakan pompa udara. Tetapi hanya sesuai untuk anak kura-kura. Aquarium yang besar harus menggunakan powerhead(pompa air celup) untuk menggantikan pompa udara.
-
Filter tabung internal(dalam aquarium)
Filter tipe ini cukup murah dan sangat efektif. Gunakan filter berukuran terbesar di dalam tangki anda. Media filter yang paling baik menurut pengalaman kami adalah jenis busa (spon). Busa ini dapat dikeluarkan dan dicuci jika tersumbat.
-
Filter tabung eksternal(luar aquarium)
Untuk aquarium yang besar filter jenis ini tidak terkalahkan. Sekali lagi, kami menemukan busa/spon untuk media yang paling efektif tetapi kombinasi lainnya juga dapat digunakan karena salah satu keuntungan filter jenis ini adalah keserbagunannya. Badan filter sendiri terletak di luar aquarium, hanya pipa penghubung ke dalam dan keluar yang dimasukan ke dalam aquarium. Gunakan filter terbesar yang dapat kamu beli untuk mendapatkan hasil terbaik, tetapi akan berdampak negatif terhadap biaya yang harus dikeluarkan. Filter eksternal yang berkekuatan besar tidaklah murah tetapi sangatlah membantu jika anda memelihara jenis kura-kura besar di dalam aquarium karena filter itu akan mengurangi kebutuhan seringnya mengganti air.
Faktor lain yang sering tidak dipikirkan oleh pemelihara baru (pemula) adalah pencahayaan. Semua kura-kura dalam ruangan / aquarium atau kolam membutuhkan semacam cahaya buatan.
Sabtu
Standar Pemeliharaan Kura-kura Brazil
Surabaya - Kura-kura brazil adalah salah satu kura-kura air yang sudah populer dipelihara. Kura-kura brazil juga dikenal sebagai kura-kura red-ear slider atau latinnya trachemys scripta elegans Pada lembar pemeliharaan ini, pemeliharaan umum akan dibahas untuk jenis spesies ini. Pencarian/riset yang lebih lanjut sangat penting untuk membangun rencana perawatan yang terbaik untuk spesies yang dipelihara.
Pemeliharan Dalam Ruangan (Indoor)
Bentuk akomodasi dalam ruangan yang paling berguna adalah aquarium. Untuk anakan kura-kura, kedalaman air dianjurkan antara 7,5 cm sampat 15 cm dengan batu batuan untuk daerah kering untuk berjemurnya. Ukuran aquarium yang sesuai untuk anakan adalah 60 cm atau 75 cm x 30 cm. Waktu kura-kura telah tumbuh besar, habitatnya pun harus diganti yang lebih besar. Kura-kura brazil adalah perenang yang baik jadi kedalaman air tidak menjadi faktor penting setelah mereka dewasa. Kedalaman 20 cm sampai 60 cm cukup untuk kura-kura antara 10 cm dan kura-kura dewasa.
Air
Kualitas air sangat penting bagi kura-kura air. Banyak masalah yang terjadi pada kura-kura air dapat dihindari jika pemelihara memanfaatkan sedikit waktu dan uang untuk merancang dan membeli sistem filter untuk kura-kuranya. Untuk kura-kura dewasa, kami menganjurkan untuk menggunakan filter tabung(canister) sebab mereka mudah dibersihkan dan memberi kualitas filter air yang baik. Anakan kura-kura mungkin agak sukar karena airnya yang dangkal. Maka dari itu spon filter atau powerhead filter dapat digunakan untuk air yang dangkal. Sering mengganti air menjadi suatu keharusan atau kewajiban.
Lampu
Lampu reflector sebaiknya dipakai sebagai fasilitas jemur (basking). Reflector ini sebaiknya diposisikan untuk menyediakan basking spot 32 derajat Celcius pada satu daerah di habitatnya. Habitatnya juga sebaiknya dilengkapi dengan lampu fluorescent spektrum penuh untuk memberikan UVB. Sumber UVB diperlukan untuk sintesa Vitamin D3 yang diperlukan dalam metabolisma kalsium. Lampu Mercury Vapor juga dapat dipakai untuk memenuhi kebutuhan akan kehangatan dan sinar UV. Tanaman air atau tanaman plastik dianjurkan untuk memberikan rasa aman dan tempat persembunyiannya.
Pemeliharaan Luar Rumah (Outdoor)
Habitat anti pemangsa memberikan bermacam keuntungan dibanding akomodasi dalam ruangan dan sebaiknya dipikirkan sebagai pilihan di cuaca yang hangat.
Kolam dapat dibuat di lingkungan yang aman untuk membuat habitat luar rumah lebih nyaman. Kolam yang lebih besar dapat memakai filter untuk memberikan tempat tinggal yang spetakuler bagi kura-kura anda.
Makanan
Hati-hati jangan memberi makan yang berlebihan. Untuk kura-kura dewasa dianjurkan hanya memberi makanan 2 sampai 3 kali perminggu dan setiap hari atau setiap dua hari untuk kura-kura anakan yang sedang tumbuh cepat. Slider akan mengkomsumsi sayuran, sayuran hijau seperti green mustard, turnip hijau, dandelion, bayam, wortel, zucchini dan tanaman air seperti duckweed, water lettuce, water hyacint dsb. Mereka juga mengkonsumsi serangga, cacing, dan ikan. Banyak makanan kura-kura komersial yang ada di pasaran sudah menjadi makanan yang sangat baik untuk kura-kura slider.
Suplemen
Suplemen kalsium tambahan sangat penting. Kalsium bubuk dapat ditaburkan di makanan. Pemeliharan dianjurkan menggunakan suplemen kalsium dengan vitamin D3 jika hewannya dipelihara dalam ruangan(indoor) dan kalsium tanpa vitamin D3 jika dipelihara di luar rumah(outdoor). Penyediaan tulang sotong(cuttlefish bone) juga dianjurkan untuk dapat digerogoti.
Dari beberapa poin cara merawat kura-kura diatas, yang paling terpenting adalah tanggung jawab di pemiliknya itu sendiri dalam mencukupi semua kebutuhan hewan kesayangannya, sekian semoga bermanfaat.(pengepul)
Senin
Mengenal Jenis Jamur Yang Menyerang Kura-kura dan Perawatannya
Penyakit yang diakibatkan jamur ini bisa berupa white spot , bintik kecoklatan , ataupun berkoloni dalam jumlah yang banyak sehingga keliatan putih merata. Jamur bisa menular melalui media air .
- white spot / coklat : biasanya menyerang pada leher, karapas , lengan, jari kaki dan jari tangan bahkan pada lapisan di kuku.
- berkoloni : biasa pada karapas dan plastron.
Dampak Dari Jamur
- Ciri ciri kura-kura akan merasa letih dan malas makan ,dan diam sambil merem.
- Jika menyerang daerah sekitar kuku , jamur ini akan memakan zat yang ada dikuku sehingga bisa menyebabkan rapuhnya lapisan pada kuku dan bisa menyebabkan pecah maupun patah.
- Jenis jamur dermatophyta akan menyebar bahkan menghancurkan lapisan epidermis untuk memakan keratin pada karapas yang menyebabkan luka berlubang dan mulai busuk yang disebut Shell Root.
Perawatan
- Bisa menggunakan methyl blue , acriflavin , blitz ich dll.. ( untuk perawatan dengan cara merendam kura kura dalam larutan tersebut yg sudah dicampur dengan air hangat ).
- Penggunaan : baca aturan pemakaian pada label kemasan.
- Perendaman kura kura bisa dilakukan selama 20 menitan dan menggosok bagian yg terkena jamur dengan sikat halus anak-anak ataupun spon lembut dengan pelan-pelan agar kura-kuranya tidak setres, kemudian dry dock.
- Menggunakan sejenis salep atau cream anti jamur seperti betadine - povidone iodine , pipapet, miconazole dll.
Penggunaan : oleskan pada daerah yang terkena jamur dengan cotton bud dan hindarkan pemakaian yang berlebihan , karena kulit kura kura berdaya serap tinggi.pemakaian bisa 2x sehari.dan di dry dock sampai salep atau cream tersebut menjadi seperti minyak. - Untuk kasus shellroot atau pembusukan bisa dengan membersihkan area shellroot bisa dengan mencongkel bagian yang rapuh pada karapas kemudian dibersihkan dan bisa menggunakan betadine cair ( povidone iodine) , ataupun cream flamizine dan dry dock diutamakan agar kelembaban normal.dan senyawa anti biotik bekerja dengan baik.
CATATAN AGAR SELALU DI INGAT
- Bersihkan wadah kura-kura
- Bagi non filter ganti air rutin apalagi sehabis makan , jamur berkembang biak pada sisa makanan yang tak habis.
by Astrajingga Armand
Penggunaan Air PAM untuk Keperluan Kura-kura Semi Aquatik
Kedua jenis ini akan membentuk senyawa hypoclorus yang berakibat bisa merusak sel-sel protein dan sistem enzim pada makhluk hidup.
sedangkan tanda tanda yang terkena dampak klorin antara lain :
- Kura-kura merasa tidak betah berada dalam air ( karena kulit kita saja akan terasa perih mandi dengan drajat klorin yg melebihi ambang batas ini takaran manusia apalagi sejenis ikan dan kura kura ).
- Akan terlihat gemetar
- Kelihatan pucat, letih dan lemah
Cara Mentralisir Klorin dan Kloramin
Klorin- Dengan menghidupkan aerator agar terjadi aerasi di air sehingga klorin akan terbebas ke udara.
- Disemburkan ke ember atau penampungan secara keras keras agar senyawa klorin terpecah dan terlepas ke udara
- Dengan system pengendapan selama 24 jam ataupun 2x24 jam
- Dengan obat anti klorin
- Dengan obat anti klorin
by Astrajingga Armand
Jumat
Tips Treatment Agar Tempurung Kura-kura Selalu Kinclong
Walapun pada awalnya warna agak terlihat gelap, namun setelah beberapa lama perawatan sengan treatment warnanya jadi nampak menguning .
Menurutku diantara beberapa RES yang lain (dari dulu hingga sekarang) dia yang paling lambat tumbuh karena dulu aku sempet keep RES dan selalu beri ikan cere dan ternyata hasil dari pertumbuhannya berbeda , dulu pake ikan cere + kualitas air yang terjaga + sering jemur (10-30 menit) pertumbuhan cepat tapi warna menjadi hitam dan gelap .
Tapi RES yang satu ini walaupun di umur yang ke 3 bulannya kurang lebih masih size 5 cm tapi warnanya makin tambah hari tambah muncul dan cerah (first experiment)
Ok, langsung saja adapun beberapa treatmentnya sebagai berikut:
- Jaga kualitas air (usahakan pakai filter)
- Beri makan 2x pagi dan sore secukupnya adapun makanan yang di berikan : pellet hikari spirulina , pellet jkk for color , udang kering dan sesekali ulat hongkong
- Menggosok kerapasnya dengan perlahan lahan di air keran yg mengalir
- Jemur setiap pagi pada jam 8-10 (10-30 menit )
By Shididiq Shidiq
Rabu
Tum-tum Si Kura Kepala Semangka Yang Eksotik nan Langka
Tum-tum / Tuntong Laut merupakan spesies kura-kura full aquatic, yaitu jenis kura-kura yang dalam hidupnya lebih banyak beraktifitas didalam air dan hanya sesekali keluar kepermukaan air untuk berjemur (basking). Padang mangrove atau muara menjadi tempat habitat dari Kura jenis ini, karena mereka menyukai habitat dengan air payau berlumpur.
Ciri Fisik Kura Tuntong Laut
- Memiliki ukuran tubuh sedang, namun juga bisa tumbuh dengan ukuran yang besar.
- Pada umumnya panjang karapas 500 mm bahkan bisa mencapai 1.000 mm.
- Rahang atas bergerigi.
- Pada kakinya terdapat perbedaan jumlah kuku/cakar yaitu kaki depan dengan lima cakar, sedangkan kaki belakang hanya memiliki empat cakar.
- Punggung berwarna cokelat muda kehijau-hijauan terdapat bercak-bercak yang tersusun sebagai tiga garis hitam memanjang di tengah keping kostal dan vertebral. Namun ada pula yang hampir seluruh punggungnya berwarna kehitaman.
Perbedaan Jenis Kelamin Kura Tum-tum / Tuntong Laut
- Jantan akan mempunyai kepala berwarna putih dengan garis berwarna merah menyala dari ujung moncong hingga kebagian belakang kantung mata, selain itu karapaks jantan juga mempunyai lebih banyak corak berwarna hitam dengan warna dasar abu-abu, sedangkan betina mempunyai ukuran tubuh yang lebih besar dengan warna keseluruhan coklat ke abu-abuan.
- Pada Tum-tum jantan terdapat 3 buah garis yang tersusun secara vertikal di atas karapaks/tempurungnya, sedangkan untuk betina pada umumnya corak garis tersebut agak memudar.
- Betina pada umumnya mempunyai ukuran tubuh yang lebih besar dibandingkan pejantannya. Panjang tubuh Kura Tutong betina mencapai 60 cm sedangkan jantan rata-rata panjang tubuhnya 30-40 cm. Dengan demikian Kura Tutong Laut betina memiliki ukuran tubuh yang lebih besar dari Kura Tutong Laut jantan.
Makanan di Alam Liar dan Penangkaran
Pada umumnya Tum-tum merupakan hewan herbivora. Buah bajau, tunas, rumput dan tumbuhan liar yang hidup disekitar sungai merupakan makanan utama nya namun juga dijumpai memakan kerang dan udang-udangan. Jika dipelihara di dalam penangkaran, Tum-tum dapat diberi makan dengan berbagai jenis sayuran seperti sawi, bayam, enceng gondok, dan selada. Selain itu Tutong Laut juga menyukai makanan buah-buahan diantaranya pisang, mangga, serta menyukai pakan berupa cacing tanah, dan makanan kura-kura olahan. Berbeda dengan jenis kura-kura pada umumnya, Beluku (Tum-tum/Tutong Laut) tidak menyukai pakan buah stroberi dan apel.Perkembangbiakan
Musim bertelur Kura Tum-tum antara bulan Juni – Agustus atau bulan Oktober – Januari, pada bulan tersebut di pesisir pantai akan banyak ditemui Kura Betina yang akan bertelur. Saat musim bertelur, Kura betina menghasilkan telur 12-23 butir telur yang diletakan disarang galian.Keberadaan Kura Tuntong Laut (Tum-tum) sudah sulit sekali dijumpai di habitat aslinya, hal ini dikarenakan banyaknya perburuan liar untuk diekspor guna dikonsumsi dagingnya, selain itu Kura yang berhasil ditangkap dijual sebagai hewan peliharaan (pet) per ekor Kura Tum-tum dengan harga Rp 8 juta bahkan telur Tum-tum sangat disukai sebagai salah satu bahan pembuat makanan tradisional lokal, yang dikenal dengan nama tengulik. Selain penangkapan oeh pemburu liar kerusakan habitat Tuntong diyakini makin memperburuk populasi reptil tersebut.
Jumat
Panduan Bagi Pemula Sebelum Memelihara Kura-kura
Ada beberapa hal yang harus Kita ketahui agar Kura yang akan Kita rawat jenis reptil ini akan bertahan hidup dengan usia yang lama atau bahkan mungkin hingga Kita bisa membudidayakannya, ada langkah awalnya adalah sebagai berikut:
Pelajari Dulu
Seperti kata pepatah tak kenal maka tak sayang, oleh karena itu terlebih dahulu Kita harus mengenali kura-kura apa yang akan Kita pelihara. Yang perlu kita pelajari diantaranya:- -Apa jenisnya
- -Bagaimana habitatnya
- -Bagaimana perawatannya
- -Bagaimana makanannya
Jangan Hanya Karena Ingin Memelihara
Melihara pet (hewan peliharaan) kita harus siap dengan segala kemungkinan yang ada, mulai dengan tempatnya minimal ember donut besar atau kontainer harus punya (untuk jenis kura air), jika tidak punya kolam outdoor atau uang cukup buat aquariumnya. Selain itu pakan, perawatan serta pengobatannya apabila sakit, biaya buat kedokter apabila sakitnya tidak bisa kita tangani sendiri.Sabtu
Kura Ambon Si Kura-kura Batok
Kura yang dalam bahasa Inggris disebut sebagai Amboina Box Turtle atau Southeast Asian Box Turtle ini memiliki karakter/ciri fisik:
- Warna kepala hitam dengan tiga garis kuning yang khas: pada sekeliling tepi kepala di atas mata, pada pipi, dan pada bibirnya.
- Karapas (tempurung punggung) cenderung membulat tinggi dengan warna kehitaman dan kecoklatan.
- Plastron (tempurung perut) yang dapat ditekuk menurut garis melintang, dengan demikian kepala serta tungkainya dapat disembunyikan. Berwarna krem (putih kotor) terdapat bercak-bercak kehitaman.
- Pada karapas terdapat tiga buah lunas (tonjolan memanjang), yakni di tengah keping-keping perisai vertebral dan di kanan kirinya pada keping-keping kostal dekat perbatasan dengan keping vertebral.
- Untuk kura jantan plastron berbentuk cekung (agak lengkung) sedangkan jenis kura Ambon betina plastron tidak berlekuk (datar).
- Sepanjang tepi kakinya terdapat garis kuning.
Dibedakan dari warna dan bentuk tempurungnya, Kura Ambon memiliki 4 subspesies, diantaranya:
- Cuora amboinensis amboinensis – menyebar di pulau-pulau Indonesia timur: Sulawesi, Maluku, (Ambon, Buru, Halmahera, Seram), Timor dan pulau-pulau kecil di sekitarnya.
- Cuora amboinensis couro – pulau-pulau Indonesia bagian barat: Sumatra (Simeulue, Nias, Enggano), Jawa, Bali dan Sumbawa.
- Cuora amboinensis kamaroma – (Ingg. Malayan Box Turtle). Menyebar di daratan Asia Tenggara: Indocina (Vietnam tengah dan selatan, Kamboja & Laos selatan), Thailand, Semenanjung Malaysia, dan Singapura.
- Cuora amboinensis lineata – Terbatas di Burma.
Habitat dan Pakan Kura Ambon Dialam Bebas
Kura Ambon sangat menyukai habitat didaerah lahan basah, seringkali ditemui di sungai besar maupun kecil, rawa-rawa, dan bahkan sawah. Bersifat omnivora, kura-kura ini menyukai bahan nabati (tumbuh-tumbuhan) sebagai makanannya, namun juga mau memangsa ikan dan udang.
Cara Merawat Kura Ambon Sebagai Hewan Peliharaan
Kura Ambon merupakan salah satu jenis kura lokal yang menjadi primadona bagi para pecinta reptil khusunya kura-kura, oleh karenanya kura jenis ini banyak dipasar hewan peliharaan. Bentuknya yang eksotis serta memiliki sifat karakteristik yang ramah bisa bersahabat dengan manusia membuatnya naik daun sebagai hewan peliharaan dikalangan pecinta kura-kura.
Bagi Anda yang hendak memeliharanya, sangat disarankan untuk membeli yang masih anakan, dengan memelihara sejak kecil Anda akan lebih mudah akrab bermain bersamanya, bisa handle dan memberi makan diatas telapak tangan tanpa rasa takut kura akan lahap memakan pakan yang kita beri. Dan ketika sudah besarpun kita bisa memberi pakan langsung dari tangan (meyuapi).
Sebagai hewan peliharaan, kura kura Ambon tergolong mudah dalam perawatannya karena kura jenis ini termasuk hewan omnivora (pemakan segala) kita bisa memberinya makan berupa jangkrik,udang, sayuran, ikan kecil, pelet serta jenis pakan lainnya.
Ada yang perlu Anda ketahui bahwa kura Ambon merupakan hewan semi-aquatic yang artinya hidup didalam air namun sesekali ia akan kepermukaan (darat) untuk berjemur. Oleh karena itu jika Anda memeliharanya baik diletakan didalam aquarium maupun kolam perlu setting sedemikian rupa agar kura tumbuh dengan baik. Adapun setting aquarium dan kolam sama yaitu kedalaman air berikan hingga batas kepala kura-kura, untuk daratan 25% dan air 75%.
Di habitat alam aslinya meskipun kura-kura Ambon tergolong kura-kura air, namun lebih sering berada di daratan dan masuk ke Air yang Dangkal untuk mencari makan / sekedar menghilangkan Dehidrasinya.
Minggu
Common Snapping Turtles Si Kura Pengendus Bangkai
Didaerah habitatnya yang asli (Amerika) Kura Common Snapping memiliki reputasi yang buruk, dikabarkan bahwa kura Common Snapping Turtles (CST) pernah menyerang/megigit seorang perenang selain itu juga sering diberitakan kura CST menyerang anak bebek yang berada disekitarnya. Namun besar kemungkinan anak bebek yang diserang/dimangsa merupakan anak bebek yang sakit karena pada dasarnya CST makan bangkai dan bisa juga karena pakan utamanya menipis.
Meskipun begitu terlihat agresif Kura CST sering kali lebih memilih menjauh jika berhadapan dengan makluk selain mangsanya. Ketika Kura kura Common Snapping didarat merasa terancam/terganggu oleh makluk lain dia akan berdiri dengan empat kakinya (seakan siap menyerang) dan mengeluarkan suara desisan dan megoyangkan tubuhnya.
Sebagai kura air tawar yang memiliki daya tarik yang eksotis, oleh para pecinta kura-kura menjadikan Common Snapping Turtles sebagai hewan peliharaan yang ditempatkan di akuarium, keagresifan kura CST akan begitu nampak, hal ini terlihat ketika kita mencoba mendekatkan jari ke kaca akuarium, Kura CST akan menyerang jari kita. Begitu pula ketika kita memberi makan berupa ikan kecil, kura Common Snapping dengan agresif akan mengejar dengan serangan yang cepat.
Common Snapping Turtles memiliki tempurung yang kecil sedangkan kepalanya berukuran besar sehingga menyebabkan kura-kura ini tidak bisa menyembunyikan kepalanya kedalam tempurung, sebagaimana layaknya kura-kura air tawar mempertahankan diri dari ancaman. Namun sebagai gantinya dalam pertahanan diri, kepala CST dapat dengan leluasa bergerak bebas seperti ular dengan kekuatan rahangnya yang kuat serta tajam merupakan senjata bagi kura Common Snapping. Kura kura CST juga mempunyai kuku yang mampu merobek daging ikan seketika.
Kemampuan unik yang dimiliki Common Snapping Turtles adalah mengendus hewan mati (bangkai), Oleh polisi kemampuan unik yang dimiliki CST dimanfaatkan untuk mendeteksi (mencari) mayat manusia.
Karapas kura CST akan mengalami perubahan yang awalnya karapas dari anakan (bayi) kura CST sangat kasar dan bergerigi tajam seperti karapas dari kura AST, namun sejalan dengan bertambah usia karapas akan berubah seperti pada kura-kura pada umumnya.
Karakteristik Fisik Common Snapping Turtles
- Ukuran kepala besar
- Matanya berwarna kuning agak kecoklatan
- Panjang cangkang yang berkisar antara 8 -18,5".
- Karapasnya berwarna coklat gelap atau hitam dan ada udak-undaknya
- Plastrons berukuran sangat kecil dengan warna hitam ada bercak putih.
- Kaki hampir mendekati lehernya.
- Ekor berwarna kekuningan, bergerigi, memiliki panjang hampir sepanjang tempurungnya.
- Mampu mencapai berat sekitar 4,5-16 kg
![]() |
| sumber gambar : FB jual land |
Makanan Common Snapping Turtles Di Alam Liar
CST termasuk kura-kura yang rakus hampir semua jenis makanan disantap, dari memakan bangkai, ikan, burung, invertebrata, amfibi, mamalia kecil, dan bahkan sebagian vegetasi air. Pernah terlihat Common Snapping Turtles ini membunuh kura-kura lainnya, menurut ahli perilaku tersebut mungkin karena CST mempertahankan daerah kekuasaannya (teritorial) atau bisa juga disebabkan karena langkanya makanan yang ada dialam. Di beberapa tempat di habitat asalnya Common Snapping Turtles dianggap sebagai hama karena rakus memakan ikan kecil yang dipelihara oleh masyarakat setempat.
Reproduksi Common Snapping Turtles
Seperti halnya dengan jenis kura kura yang lainnya, proses berlangsung proses perkawinan kura Common Snapping betina berada pada posisi bawah sedangkan untuk kura jantan berada diatas, cakarnya berpegangan pada tempurung kura betina kemudian kelamin jantan yang ada pada pangkal ekornya akan kontak dengan kelamin kura betian sehingga terjadilah pembuahan. Dialam liar habitat aslinya bulan April hingga November merupakan musim kawin bagi kura-kura CST.
Ketika kura Common Snapping betina akan bertelur ia akan menggali lubang ditanah berpasir sebagai tempat/sarang meletakan telur-telurnya, setiap kali bertelur betina akan mengeluarkan telur sekitar 83 butir telur. Untuk bisa menetas telur kura kura Common Snapping membutuhkan waktu 9-18.
Dalam pembuahan, ada yang menarik dari kura Snapping, kura betina terkadang dalam beberapa tahun menyimpan sperma yang memungkinkan individu (kura betina) untuk melakukan ovulasi sendiri, dengan begitu kura betina Common Snapping memungkinkan bisa bertelur setiap musim tanpa perlu kawin dengan kura Common Snapping jantan.
Perilaku Common Snapping Turtles
Common Snapping Turtles sangat agresif perilakunya terhadap sesama kura yang lainnya terutama kura jantan, di alam liar CST lebih senang hidup menyendiri. Ketika berada di daratan kura CST sangat agresif dan lebih terlihat tenang berada dalam perairan meskipun begitu kura Common Snapping tetaplah agesif. Keagresifan kura Common Snapping lebih dipengaruhi pada jumlah ketersedian pakan dialam sekitarnya.
Ketika Common Snapping Turtles berada dalam perairan, lebih menyukai habitat yang berlumpur yang biasanya sebagai tempat menunggu (alat ambushing) mangsanya dengan membenamkan tubuhnya kecuali mata dan lubang hidung yang terbuka kedalam lumpur.
Sepertihalnya sepupu dekatnya Alligator Snapping Turtles, Common Snapping Turtles pada ujung lidah mengeliat menyerupai cacing yang berwarna merah. Bagian ujung lidah itulah yang di gunakan oleh kura Common Snapping untuk memancing/menangkap ikan.
Habitat Common Snapping Turtles
Hidup di perairan air tawar atau payau merupakan habitat dari kura Common Snapping, dengan vegetasi yang luas dan dasar yang berlumpur sehingga memudahkan kura CST dalam berburu mangsa berupa ikan kecil.
Common Snapping Turtles Sebagai Peliharaan
Sebagai kura-kura air tawar yang memiliki keunikan, kura dari Snapping banyak mimikat pecinta kura-kura air tawar untuk memeiharanya, meskipun jenis kura ini tergolong sangat agesif dan memiliki gigitan dengan rahangnya yang kuat tak membuat para turtle lover mengurungkan niatnya memelihara di rumahnya.
Harga Common Snapping Turtles
Kura CST tergolong mahal (namun masih dibawah harga Alligator Snapping), yang masih anakan biasanya dijual dengan harga kisaran 600 ribu. bisa dibeli di pasar hewan peliharaan yang biasanya dipajang toko-toko ikan hias, selain itu juga bisa kita dapatkan/membeli secara online bisa melalui forum pecinta kura-kura, maupun forum jual beli yang ada di kaskus, olx dan forum online lainnya yang menyediakan fitur jual beli hewan peliharaan. Membeli melalui media online, jika anda jeli dan bersabar bisa memperoleh kura Common Snapping dengan harga yang lebih murah.
Pakan Common Snapping Turtles Sebagai Peliharaan
Dalam memelihara Common Snapping termasuk mudah dalam pemberian pakan karena kura CST merupakan hewan omnivora yang doyan memakan segala jenis pakan yang kita berikan. Kura-kura Common Snapping sangat gemar memakan segala jenis ikan, selain itu juga bisa kita berikan pakan berupa ulet hongkong, cacing, hati sapi, daging ayam bahkan kita juga perlu memberinya pakan berupa sayur-sayuran. Dalam memelihara kura-kura jenis apapun maupun ikan hias lebih terasa ringan jika peliharaan kita doyan makan pelet, karena dengan pellet pemberian pakan lebih prektis. Untuk Kura Common Snapping Turtles bisa kita berikan pellet namun perlu kita latih/biasakan untuk mau memakan pellet yang kita berikan, hal itu tidaklah sulit karena kura CST tergolong rakus apa yang kita berikan dilahap olehnya bahkan roti sekali pun. Namun jika kura tak nafsu memakan pelllet bisa kita puasakan terlebih dahulu. Meskipun begitu kita harus memperhatikan kandungan gizi yang terkandung dalam makanan yang kita berikan.
Cara Merawat Common Snapping Turtles
Kura Common Snapping dalam perawatan sebagai hewan peliharaan tidak lah sulit bagi seorang pemula sekali pun, karena memang jenis kura-kura air tawar ini bisa minim perawatan atau tidak memerlukan perawatan yang khusus agar bisa bertahan hidup di akuarium maupun kolam. Namun meskipun begitu perawatan haruslah tetap kita berikan agar kura CST yang kita pelihara tetap sehat dan berumur panjang. Adapun cara merawat kura Common Snapping bisa Anda lakukan diantaranya dengan menseting aquarium dengan tinggi air tidak terlalu tinggi, dasar aquarium diberi batu-batuan dan pasir serta disediakan daratan.
Senin
Alligator Snapping Turtle Kura Air Tawar Yang Eksotik
Berbeda dengan reptil lainnya yang sering berjemur dibawah sinar matahari, Kura-kura Aligator merupakan hewan full aquatic (hidup dalam air) yang lebih suka tinggal di dalam air sungai dengan aliran air sungai deras namun kura jenis Alligator ini juga dijumpai di danau. Hanya disaat akan bertelur saja betina Alligator Snapping Turtle akan keluar air, yang biasanya ditempat lapang.
Penyebaran dan Habitat Kura Alligator Snapping
- Perairan Amerika Tenggara dari kawasan Texas Timur bagian timur sampai ke wilayah Florida,
- Utara sampai tenggara Kansas,
- Missouri,
- Lowa bagian tenggara,
- Sebelah barat Illinois,
- Indiana bagian selatan,
- Sebelah barat Kentucky,
- Sebelah timur Tennessee.
Ciri Fisik Alligator Snapping Turtle
- Memiliki Rahang yang kuat serta ukuran kepala yang besar .
- Tedapat tiga scute dorsal yang berukuran besar pada tempurung.
- Ekor berukuran panjang dibandingkan dengan kura-kura pada umumnya.
- Warna yang sering ditemukan adalah hitam, coklat , abu-abu.
- Panjangnya mampu mencapai ukuran hampir 3 kaki ( 80 cm).
- Beratnya bisa mencapai 68-80 kg bahkan lebih (Di Sheed Aquarium Chicago, terdapat kura Alligator seberat 133 Kg. Pada tahun 1937 di Kansan, Amerika berdengar kabar bahwa pernah ditemukan kura Alligator dengan berat 183 Kg namun berita tersebut tidak bisa dipastikan kebenaranya.).
Usia 11-13 tahun merupakan masa dimana kura kura Alligator sudah aktif untuk bereproduksi/kawin, dihabitat asalnya musim kawin pada kura-kura jenis ini berlangsung tahunan pada musim semi di utara dan awal semi diselatan. Induk betina kura-kura Alligator akan bertelur kurang lebih 2 bulan setelah kawin, sekali bertelur betina kura Alligator akan mengeluarkan telur sekitar 10-50 butir telur yang ia letakkan disarang yang telah dibuatnya. Agar sarangnya tidak tergenang oleh air, betina kura Alligator biasanya akan membuat sarang untuk bertelur berjarak kurang lebih 50 m dari tepian air. Selama 100-400 hari lamanya diperlukan untuk penetasan (inkubasi) telur-telur kura Alligator.
Makanan Alligator Snapping Turtle Di Alam Liar
Meskipun Kura-kura Alligator tergolong dalam hewan karnivora (pemakan daging), namun kura-kura jenis ini juga kadang makan. Dalam menangkap mangsanya, kura alligator memiliki teknik yang sangat unik yaitu dengan cara menjulurkan lidahnya yang berwarna kemerahan dan berbentuk panjang seperti cacing, disaat mangsa buruannya mulai mendekati dengan sikap ditangkapnya, karena tekniknya itulah kura Alligator ini sering disebut juga dengan nama kura-kura pemancing. Dialam liar habitat aslinya kura ini makanan gemerannya adalah amfibi, ikan, invertebrata hingga ular dan anak buaya pun pernah diketahui dimakan olehnya, bahkan kura ini juga bisa menjadi kanibal (memakan sesama kura).
Kekuatan Rahang Alligator Snapping Turtle
Dengan melihat tampiannya yang seram saja pasti kita tak akan ciut nyali untuk memegangnya karena takut jika digigit olehnya, jika Anda memegangnya maka hati-hatilah dengan rahang/gigitan kura-kura Alligor ini, karena jika dibandingkan dengan kekuatan gigitan ikan hiu, jaguar serta beruang coklat sekalipun belum seberapa bila dibandingkan dengan kekuatan gigitan kura kura aligator. Berikut adalah perbandingan kekuatan gigitannya: ikan Hiu 669 PSI, Jaguar 700 PSI, Beruang coklat 740 PSI kekuatan gigitan Alligator Snapping Turtle mencapai 1004 PSI. Dengan kekuatan itu dalam gigitan lemah saja sudah cukup untuk memotong jari-jari manusia .
Harga Alligator Snapping Turtle Di Indonesia
Alligator Snapping Turtle memanglah mempunyai keunikan dan keunggulan yang tidak dimiliki kura-kura lain sehingga banyak diburu untuk dipelihara di rumah, yang sudah barang tentu hal ini menyebabkan kura jenis ini terancam punah dan belum lagi rusaknya habitat asli mereka makin memperburuk perkembangan populasi Alligator Snapping Turtle. Di perdagangan hewan peliharaan di Indonesia, Sekitar 1-2 juta rupiah untuk harga seekor anak (baby) kura kura Alligator.
Standar Dalam Merawat Alligator Snapping Turtle
Keunikan dari Alligator Snapping Turtle (AST) memanglah banyak memikat hati para pecinta kura-kura, namun hendaknya bagi setiap orang yang hendak mengadopsi AST pastikan mengetahui cara merawat yang baik agar AST yang dipelihara senantiasa sehat dan berumur panjang, adapun cara perawatannya bisa Anda simak seperti berikut ini:
- Gunakan akuarium dengan tinggi dan lebar yang memadai.
- Ketinggian air tidak perlu terlalu tinggi, yang penting punggungnya terendam.
- Gunakan air yang sudah diendapkan selama 24 jam, hindari penggunaan air PAM air yang mengandung kaporit (berkadar besi tinggi) bisa menyebabkan kematian AST.
- Suhu air juga dijaga agar stabil.
- Ganti air setiap seminggu sekali atau bisa juga 2 minggu sekali, karena AST sendiri adalah hewan yang pasif dan jarang berenang sehingga air akan tampak jernih lebih lama.
- Jika akuarium tanpa sitem filter air maka lakukan pegantian air setiap 2 atau 3 hari sekali.
- Pemberian pakan disesuaikan dengan usia AST, berikan 3 atau 4 ekor ikan tiap hari.
Sebagai hewan peliharaan yang bisa kita tempatkan di akuarium maupun kolam, kura-kura Alligator cukup kita berikan pakan berupa ikan-ikan kecil karena memang itulah makanan kesukaanya. Hal ini tentu akan mempermudah Anda yang memeliharanya di rumah namun sering kali harus berpergian ke luar kota selama beberapa hari. Alligator Snapping Turtle tidak memerlukan perawatan yang ekstra, kita tinggal memasukan beberapa ikan-ikan kecil yang (perkirakan kebutuhan jumlah pakannya selama Anda pergi) kedalam akuarium/kolam sebagai stok pakan untuk kura Alligator kesayangan kita. Selain itu Jenis ikan untuk makanannya juga tidak harus ikan khusus, namun perlu Anda pehatikan kelayakan ikan-ikan kecil yang kita berikan tadi pastikan ikan yang sehat agar kesehatan kura Alligator kita tetap terjaga selama kita tinggal.
Cara Memegang Alligator Snapping Turtle
Sepeti kita ketahui, Alligator Snapping Turtle (AST) mempunyai kekuatan gigitan rahang yang mampu memotong jari manusia oleh sebab itu untuk memegang kura kura ini perlu mengetahui teknik/cara memegang kura Aligator yang benar, tentu kita tidak mengingginkan hal itu terjadi. Maka jika Anda memegang AST peganglah bagian atas tempurung dan bagian bawah tubuh kura-kura dengan hati-hati, hal ini agar kepala/rahang AST tidak mampu mengapai tangan kita.
![]() |
| foto by agus etawa pemula |
- Kura AST diyakini hewan purbakala.
- Mampu mencapai usia 200 tahun.
- Merupakan salah satu kura kura air tawar tebesar.
- Bentuk yang eksotik menyerupai buah durian.
- Mlut yang menyerupai paruh burung.
- Cara berburu mangsa sangat unik, dengan cara mengelabuhi mangsanya.
Minggu
Daya Tarik Leopard Tortoise, Kura Bermotif Macan Tutul
Seperti halnya dengan Leopard Tortoise, yang merupakan salah satu jenis kura yang dipelihara sebagai hewan kesayangan lantaran satwa ini memiliki daya tarik bentuk tempurungya yang khas meninggi. Sehingga menyerupai bentuk kubah, ada pila yang menyebutnya lenih mirip dengan bentuk piramid meskipun tidap sama persis.
Kura yang mampu tumbuh dengan ukuran besar ini memiliki keunikan warna tempurung dan warna kulitnya berwarna kuning krem. Sedangkan marking pada empurungnya merupakan campuran dai dominan totol becak-bercak dan juga garis tak beaturan berwarna hitam. Tiap individu memiliki marking unik yang berbeda.
Pedoman Pembesaran Bibit Bulus
ternak sukses - Dalam berternak bulus setelah melalui tahap pendederan maka langkah selanjutnya adalah pembesaran labi-labi. Untuk mencapai ukuran 300-600 g/ekor, seekor tukik membutuhkan waktu 3-6 bulan. Panen biasanya dilakukan setelah dipelihara selama 6-7 bulan dengan berat 700-800 g/ekor. Untuk mencapai ukuran dewasa, tukik membutuhkan waktu 2-3 tahun. Pembesaran lebih lanjut hanya dilakukan untuk menghasilkan induk labi-labi sebab ukuran konsumsi yang paling dikehendaki konsumen yaitu 700-800 g/ekor, kurang dari 1 kg.
Adapun beberapa hal yang perlu sobat ternak perhatikan adalah sebagai berikut
- Luas kolam pembesaran bervariasi antara 100-600 m2.
- Pengaruh besar kecil ukuran kolam, Kolam yang terlalu besar akan menyulitkan pengontrolan, sedangkan kolam yang terlalu kecil kurang efektif karena jumlah labi-labi muda yang ditebarkan jumlahnya sedikit.
- Ketinggian air kolam pembesaran minimal 75 cm.
- Tukik yang ditebarkan ke dalam kolam pembesaran berumur 2 bulan. Ukurannya seragam.
- Penebaran dilakukan pada pagi atau sore hari agar tukik tidak stres. Kepadatan penebaran yaitu 8-10 ekor/m2.
Sabtu
Panduan Pendederan Benih Labi-labi
jawa kalimantan - Pendederan adalah merupakan kegiatan pemeliharaan benih yang dilakukan untuk menghasilkan benih ukuran tertentu yang siap dibesarkan dikolam pembesaran, dimana usia tukik baru 5 hari bau menetas dari telurnya. Adapun hal yang perlu kita persiapkan untuk melakukan pendederan diantaranya
- Kolam pendederan, pada umumnya luas sekitar 100-600m2
- Dasar kolam pendederan berpasir dengan ketinggian air berkisar 5075 cm.
- Air dalam kolam tidak boleh terlalu dalam, jika air kita isi terlalu dalam akan menyulitkan labilabi untuk bernafas mengambil oksigen langsung dari udara.
- Kepadatan kolam penebaran 4550 ekor /m2.
- Lama pemeliharaan tukik di kolam tersebut selama 2 bulan.
- Selama pemeliharaan, tukik diberi pakan berupa cincangan daging ikan. Pakan yang diberikan sebanyak 5% dari berat labi-labi yang ditebarkan.
- Pakan tersebut ditempatkan di tepian kolam, pada batas permukaan air kolam.
- Pemberian pakan dilakukan pagi dan sore hari.
- Perlunya pemberian tanaman dan tempat berjemur dalam kolam, tanam air bisa sobat isi dengn eceng gondok untuk berteduh.
Jumat
Penetasan Telur dan Perawatan Benih Bulus
samarinda - Setelah induk labi-labi jantan dan betina melakukan perkawinan ditempat kolam pemijahan yang telah kita sediakan. Maka selang beberapa hari maka induk betina akan bertelur media yang telah kita sediakan, telur yang selesai dikeluarkan oleh induk betina bulus harus segera dipindahkan ke dalam ruang inkubator atau ruang penetasan telur. Sementara telur yang di dalam timbunan pasir bisa dikeluarkan dengan menggunakan tangan atau alat bantu seperti sekop untuk mengali sarang tempat meletakan telur-telurnya yang dipendam dalam tanah. Jika sobat menggali menggunakan sekop, berhati-hatilah saat mengalinya jangan sampai telur pecah karena terkena sekop saat kita menggali.
Telur-telur disusun secara teratur di dalam kotak penetasan yang diisi pasir setebal 5 cm. Kotak tersebut berukuran 40 cm x 6o cm x 5 cm. Selain itu, disediakan juga baskom berisi air yang dipasang sejajar dengan permukaan lantai. Baskom ini akan dibutuhkan oleh tukik setelah keluar dari cangkang.
Selama proses penetasan, suhu ruangan diusahakan antara 29-33 derajat C dengan kelembapan 85-95%. Telur akan menetas setelah 40-45 hari pada suhu 30 derajat C. Namun, kadang-kadang telur akan menetas setelah 60 hari.
Setelah menetas, tukik langsung mencari air yang sudah disediakan di dalam baskom tersebut. Berat tukik yang menetas berkisar 7-9,3 g/ekor. Tukik yang baru menetas belum membutuhkan pakan dari luar karena menyerap sari makanan dari yolk sack yang dibawanya sejak lahir.( penjual )
Kamis
Pemijahan Labi-labi Di Kolam Penangkaran
breeder kalimantan - Pada artikel sebelumnya yang kami postingkan tentang pembuatan kolam pembiakan maka dalam kesempatan posting kale ini kita akan belajar cara pemijahan bulus, setelah sobat telah memiliki kolam pemijahan langkah selanjutnya yaitu meletakan indukan betina dan jantan yang telah kita siapkan ke tempat kolam penangkaran, maka pemijahan biasanya terjadi pada 7-12 hari. Induk betina akan bertelur pada malam hari, antara pukul 20.00-02.00. Seekor induk betina bulus biasanya akan menghasilkan telur antara 30 sampai 40 butir telur. Bentuk telur labi-labi seperti bola pingpong berwarna krem dan ukuran telur biasanya berdiameter antara. 1-3 cm.( pecinta reptil )
Memilih Induk Bulus Jantan dan Betina Untuk Penangkaran
kalimantan sumatera - Labi-labi, Hewan reptil yang satu ini dulunya hanya dikenal sebagai hama bagi petani namun pada era sekarang ini, bulus sudah mulai dibudidayakan oelh para peternak hal ini karena semakin meningkatnya permintaan pasar baik dikonsumsi maupun dipelihara sebagai hewan peliharaan penghias akuarium.
Nah jika sobat tertarik untuk mengembangbiakan bulus, sobat perlu mengetahui Labi-labi yang hendak dipijahkan di kolam pemijahan harus memenuhi persyaratan khusus, di antaranya umur dan ukuran. Selain itu, perbandingan antara induk jantan dan betina harus tepat. Adapun ciri induk jantan dan betina yang baik sebagai berikut.
Ciri induk yang berkualitas
Betina
- Umur sudah mencapai 2 tahun atau lebih.
- Ukuran tubuhnya lebih kecildibandingkan jantan.
- Ekor induk betina pendek dan tidak menonjol keluar dari cangkangnya.
- Bentuk cangkangnya lebih bulat dan lebih tebal.
- Jarak antar kedua kaki belakang lebih panjang, karena erat kaitannya dengan proses bertelur.
- Alat kelamin tumpul.
Jantan
- Umur sudah mencapai 2 tahun atau lebih.
- Ukuran tubuhnya lebih besar dibandingkan betina, kadang-kadang dua kali besarnya.
- Ekor induk jantan lebih panjang dan menonjol keluar dari cangkangnya.
- Bentuk cangkangnya lebih oval dan dan lebih tipis.
- Jarak antar kedua kaki belakang lebih pendek.
- Alat kelamin lancip.
Selasa
Konstruksi dan Persiapan Kolam Penangkaran Bulus
Konstruksi
Agar dalam budidaya bulus yang akan kita lakukan berhasil maka kita harus memperhatikan kenyamanan kolam pemijahan agar labi-labi yang kita tangkarkan akan beranak pinak sesuai dengan harapan kita. oleh karena itu kolam yang kita buat disarankan berbentuk persegi panjang dengan Luas kolam tergantung lahan yang tersedia, umumnya antara 200-300 m2 dengan ketinggian pematang 1,5 hingga 1,75 m. Dasar kolam sebaiknya dilapisi pasir, sedangkan dinding pematang diusahakan tembok, agar bulus nantinya tidak kabur dari kolam penagkaran dan lebih kokoh tentunya.
Dalam kolam pemijahan perlu kita sediakan sebuah kolam yang nantinya berfungsi sebagai tempat untuk meletakan telur bagi induk betina adapun luasnya 2 m X 2 m x 1 m sebanyak 3 buah. Media tempat peneluran ini kita hubungkan dengan jembatan penghubung yang terbuat dari anyaman bambu atau bisa juga papan kayu. Tujuan pembuatan jembatan adalah untuk memudahkan induk labi-labi masuk ke dalamnya. Kandang peneluran sebaiknya dilengkapi peneduh untuk melindungi telur dari sengatan matahari langsung dan hujan. Dasar kandangnya dilengkapi dengan pasir halus setebal 20 cm agar induk mudah menyembunyikan telur-telurnya.
Persiapan kolam
Kolam pemijahan dikeringkan 3-5 hari. Kandang tempat pemijahan labi-labi diupayakan terkena sinar matahari langsung agar bibit penyakit mati. Selanjutnya, induk dimasukkan ke dalam kolam. Adapun perbandingan induk jantan dan betina yang dikawinkan 1: 4. Artinya, seekor pejantan labi-labi diharapkan bisa mengawini 4 ekor induk labi-labi betina.( peternak )
Minggu
Kebiasaan Hidup Labi-labi di Alam Bebas
sumatera jawa - Bagi Sobat yang ingin menangkarkan bulus agar berhasil maka kita perlu mengetahui kebiasaan hidup mereka dialam bebas sehingga dengan demikian kita bisa memperlakukannya mereka layaknya hidupdalam alam liar. Tentu dengan harapan demikian labi-labi yang kita budidayakan akan beranak pinak dengan baik
Bulus atau juga sering disebut dengan nama labi-labi yang termasuk hewan reptil ini baik yang baru menetas maupun labi-labi yang sudah dewasa bernapas dengan paru-paru (pulmo). Selain itu kebiasaan bulus yang perlu kita ketahui antara lain:
Labi-labi memakan ikan dan udang kecil di alam. Di kolam, labi-labi bisa diberikan pakan berupa cincangan ikan atau isi perut ternak ruminansia.
Kebiasaan berkembang biakDi alam, labi-labi umumnya berpijah antara Juli—Desember. Labi-labi berkembang biak dengan cara bertelur (ovivar). Setiap kali labi-labi bertelur mencapai 10-30 butir. Telur berwarna krem dengan diameter antara 2-3 cm. Telur-telur yang dikeluarkan ditimbun dalam tanah berpasir selama lebih kurang 45-50 hari pada suhu 25-30 derajat C.
( penangkar )Jumat
Labi-labi Si Kura Lunak
Labi-labi yang masih kerabat dengan kura-kura ini memiliki bentuk tubuh yang khas dibandingkan dengan kura pada umumnya yaitu tubuhnya berbentuk oval atau agak lonjong, serta pipih. Tubuhnya tanpa sisik dan berwarna abu-abu kehitaman. Kerapas dan plastron (bagian bawah tubuh yang tidak tertutup cangkang) terbungkus kulit yang liat. Pastronnya berwarna putih pucat hingga kemerah-merahan. Kulit tertutup oleh perisai yang berasal dari lapisan epidermis berupa zat tanduk. Hidungnya memanjang membentuk tabung, seperti belalai. Labi-labi tidak bergigi, tetapi rahangnya sangat kuat dan tajam.( kalimantan jawa )
Cara Menetaskan Telur Kura-kura Secara Alami
penangkaran - Layaknya penetsan yang terjadi dialam liar, memerlukan bantuan / faktor dari alam yang akan kita buat sesuaikan dengan habitat yang diperlukan untuk berkembangbiak kura.
Penetasan kura tidaklah memerlukan induk untuk mengeram, pengeraman akan dilakukan oleh alam yaitu dengan cara telur akan dipendam dalam tanah oleh induknya. Saat bertelur sang induk betina akan mencari tanah dan mengalinya untuk meletakan telur-telurnya kemudian telu tersebut akan ditutup dengan tanah oleh sang induk, setelah itu pengeraman akan diserakan oleh faktor alam. Oleh kita perlu menyediakan media tanah dicampur dengan pasir dengan ketinggian sekitar 10 cm. Dengan penambahan pasir maka dihaapkan akan menjaga kelembaban serta menjaga telur dari hujan dan panas.
Dalam area media peletakan telur/penetasan tersebut sebaiknya kita berikan pilihan kepada kura-kura untuk meletakan telurnya ditempat teduh ataukah terkena terik matahari secara langsung tanpa peneduh, peneduh berupa kita buat rumah-rumahan dengan beberapa tumbuhan dengan begitu induk betina akan bebas memilih tempat yang cocok untuk meletakan telurnya, bisa di bawah atap, di bawah tanaman, atau memilih tanpa peneduh.
Penetasan dengan metode alami seperti ini, Jika kura sudah bertelur, kira-kira 3 bulan lamanya telur yang berhasil menetas maka anakan kura dengan sendirinya akan keluar dan mencari air.
( sleman )





















