Ternak Budidaya

Cara Memelihara

Tampilkan postingan dengan label reptil. Tampilkan semua postingan

Senin

Perawatan Dasar Kesehatan Kura-kura


Memang tidak ada salahnya memelihara kura-kura sebagai hobi jika kamu ingin benar-benar merawat kura-kura tersebut dengan serius dan menyediakan lingkungan yang mendukung untuk kura-kura tersebut. Ada ribuan kura-kura sangat membutuhkan orang-orang yang dapat memberikan perawatan dengan baik. Kura-kura adalah binatang lucu yang dapat berharga untuk dipelihara. Yang harus kita lakukan adalah tidak mendukung perdagangan kura-kura.

Filtrasi

Salah satu masalah umum yang sering dihadapi pemeliharaan kura-kura adalah memelihara kwalitas air. Air yang kotor adalah penyebab penyakit bakteri dan parasit. Aquarium kura-kura yang kotor sangat bau dan menjadi tambahan yang tidak baik dalam rumah anda. Menguras air secara teratur adalah satu cara untuk menjaga kebersihan, tetapi proses pengurasan cepat menjadi pekerjaan yang banyak menyita waktu. Pemecahan praktis adalah dengan menggunakan mesin penyaring atau filter yang dapat mengurangi frekwensi pengurasan. Ada tiga jenis filter:

  1. Filter undergravel(bawah pasir)

    Filter undergravel bekerja sangat baik, tetapi membutuhkan area yang luas, rendah kepadatan dan air yang mengandung oksigen tinggi. Jenis filter ini mengunakan pompa udara. Tetapi hanya sesuai untuk anak kura-kura. Aquarium yang besar harus menggunakan powerhead(pompa air celup) untuk menggantikan pompa udara.

  2. Filter tabung internal(dalam aquarium)

    Filter tipe ini cukup murah dan sangat efektif. Gunakan filter berukuran terbesar di dalam tangki anda. Media filter yang paling baik menurut pengalaman kami adalah jenis busa (spon). Busa ini dapat dikeluarkan dan dicuci jika tersumbat.

  3. Filter tabung eksternal(luar aquarium)

    Untuk aquarium yang besar filter jenis ini tidak terkalahkan. Sekali lagi, kami menemukan busa/spon untuk media yang paling efektif tetapi kombinasi lainnya juga dapat digunakan karena salah satu keuntungan filter jenis ini adalah keserbagunannya. Badan filter sendiri terletak di luar aquarium, hanya pipa penghubung ke dalam dan keluar yang dimasukan ke dalam aquarium. Gunakan filter terbesar yang dapat kamu beli untuk mendapatkan hasil terbaik, tetapi akan berdampak negatif terhadap biaya yang harus dikeluarkan. Filter eksternal yang berkekuatan besar tidaklah murah tetapi sangatlah membantu jika anda memelihara jenis kura-kura besar di dalam aquarium karena filter itu akan mengurangi kebutuhan seringnya mengganti air.

Pencahayaan

Faktor lain yang sering tidak dipikirkan oleh pemelihara baru (pemula) adalah pencahayaan. Semua kura-kura dalam ruangan / aquarium atau kolam membutuhkan semacam cahaya buatan.

Selasa

Cara Menjinakan Biawak Liar Dewasa

Tidak ada komentar :
tips tepat - Sebelum melangkah lebih jauh untuk memelihara dan menjinakannya, perlu Sobat ketahui bahwa Biawak merupakan hewan liar. Menurut para penghobi yang telah lama memelihara Biawak, dalam proses menghandle (menjinakan) tiap jenis biawak memiliki tingkat kesulita yang berbeda-beda.

Langkah awal dalam menjinakan (memelihara) Biawak adalah Sobat harus telah menyediakan tempat / kandang yang nyaman bagi sang Biawak. Jangan sampe Sobat memelihara Biawak ditempatkan di wadah yang ala kadarnya. Dengan menempatkan Biawak pada kandang yang nyaman akan membantu Biawak cepat dalam beradaptasi di lingkungan sekitarnya yang baru.

Sangat perlu Sobat pahami, bagaimana reaksi sang Biawak ketika berinteraksi dengan Sobat. Hal yang perlu Sobat ketahui adalah reaksi Biawak ketika dirinya merasa terancam / terganggu / tidak nyaman, sang Biawak biasanya akan menunjukan perilaku badan ditegakkan, tembolok digembungkan serta membuka mulutnya, jika sudah begitu kita harus mundur secara berlahan jangan membuat gerakan yang membuat Biawak kaget yang akan menyerang Sobat.

Sebelum menjinakkan biawak terlebih dahulu sediakan kandang yang nyaman untuk dia beradaptasi, pastikan biawak yang akan kita jinakkan dalam kondisi yang terbaik. Disini kita coba terapkan 3 metode pendekatan pada hewan liar secara umum. Ini berlaku untuk kebanyakan hewan liar. Berlaku juga bagi biawak dewasa dan anakan.

Ok, kiranya jika Sobat telah memahami bagaimana agar biawak merasa tenang dan maka kita bisa melangkah kemetode penjinakan biawak.

Pengenalan

Yang dimaksud tahan pengenalan disini adalah membuat Biawak merasa bahwa kita bukan ancaman bagi dirinya. Untuk membiasakan dan meyakinkan bahwa kita bukan ancaman bagi si Biawak, Kita harus sering melakukan interaksi dengannya, saat berada didekat Biawak jangan melakukan gerakan yang tiba-tiba, menimbulkan suara keras dan jangan sekali-kali Sobat melakukan perlakuan kasar ke Biawak yang akan mengakibatkan si Biawak akan trauma dan menganggap Sobat sebagai ancaman, tentu hal itu akan sangat menghambat kita dalam menghandle nya. Pada tahap ini dikatakan mengalami kemajuan jika disaat Kita berada didekat kandang, biawak tidak merasa panik dan cenderung memperlihatkan perilaku yang tenang.

Pendekatan

Dalam proses pendekatan kita terhadap biawak bisa kita lakukan dengan interaksi langsung saat memberikan pakan. Untuk awal-awal saat pemberian pakan secara lansung gunakanlah sarung tangan atau bisa juga dengan capitan. Saat  pemberian pakan, biarkanlah Biawak yang menghampiri pakan yang kita berikan. Lakukan tahap ini secara rutin hingga Biawak tidak takut lagi menghampiri pakan yang kita berikan (pada tahap ini biasanya akan memerlukan waktu lumayan lama).

Sentuhan

Jika Biawak sudah merasa sangat nyaman kepada kita, ketika kita sentuh dia tidak akan memperlihatkan sikap yang agresif, untuk itu pada tahap akhir dalam pejinakan Biawak ini kita akan melakukan kontak terhadap Biawak yaitu dengan sentuhan pelan-pelan dengan lembut lakukan hal itu secara tenang (jangan ragu) namun tetap waspada. Apa bila saat kita sentuh namun si Biawak kabur, kita tidak perlu mengejarnya, biarkan saja hingga dia berhenti dan lalu kita dekati perlahan-lahan.

Sabtu

Keunikan Pertahanan Diri Kadal Soa Payung

Tidak ada komentar :
kelantan - Soa Payung  atau dalam bahasa latinnya lebih dikenal dengan nama Chlamydosaurus kingii adalah binatang reptil yang memiliki teknik pertahanan diri yang unik untuk menghindar dari ancaman pemangsanya dialam liar. Sesuai dengan keunikan yang dimilikinya,  Spesies kadal yang satu-satunya anggota dari genus Chlamydosaurus ini berasal dari Autralia bagian utara selain itu juga ditemukan juga terdapat di selatan Papua New Guinea.

Jenis reptil yang memiliki penampilan garang ini juga lebih dikenal dengan nama Frilled Dragon atau ada juga yang menyebutnya dengan nama Frilled Lizard. Pemberian nama berdasarkan jumbai yang ada pada lehernya, jumbai ini biasanya digunakannya untuk mempertahankan diri atau menakut-nakuti hewan lain yang dianggapnya sebagai ancaman dengan cara mengembangkan jumbai melingkar sehingga membuat tubuhnya seolah-olah terlihat lebih besar. ( breeding )

Rabu

Agar Biawak Peach Throat Nyaman Dalam Akuarium

Tidak ada komentar :
polewali - Saat Sobat memilih Peach Throat Monitor sebagai hewan peliharaan dirumah tentulah Sobat harus merawatnya sebaik mungkin agar Biawak tersebut nantinya akan bisa merasa nyaman dan betah berada dalam aquarium yang Sobat sediakan sebagai kandangnya. Oleh sebab itu yang harus Sobat perhatikan dalam wadah tersebut adalah sebagai berikut ini:
  • Suhu atau temperature di antara 29 hingga 32 derajat celcius dengan tempat berjemur yang bersuhu 35 derajat celcius.
  • Kelemababn harus dijaga antar 70% hingga 90%.
  • Meskipun lampu UVB bukan suatu keharusan bagi Biawak Peach Throat, namun sangat direkomendasikan Sobat untuk menyediakannya. Karena dengan lampu UVB dapat membantu reptile untuk memetabolisme kalsium dengan cara mencipatakan vitamin D3.
  • Jika memang harus memakai lampu UVB, akan sangat penting utuk menggantinya tiap 6 hingga 8 bulan sekali. Karena setelah jangka waktu ini, lampu akan berhenti memproduksi UVB yang dibutuhkan.

Biawak peach monitor bisa memperoleh asupan cukup berupa vitamin D3 serta kalsium dari makanannya berupa binatang pengerat dan mangsa hidup lainnya. Tulang dari mangsanya akan mencukupi kebutuhan kalsium, sedangkan bagian hati akan menyediakan Vitamin D3.( cek harga )

Senin

Perlu Diketahui Sebelum Memelihara Ular

Tidak ada komentar :
kuala berang - Bagi kebanyakan orang, ular merupakan hewan liar yang berbahaya dan harus dihindari. Tak terpikir oleh mereka untuk mendekatinya apalagi mengapdopsinya untuk dijadikan hewan peliharaan dirumah. Namun sebaliknya bagi para pecinta hewan melata ini, ularan memiliki daya tarik yang begitu cantik. Nah bagi Sobat yang termasuk orang yang suka ular dan berniat menjadikannya hewan peliharaan, maka Sobat mesti memperhatikan beberapa hal berikut ini:

  • Siapkan wadah dengan ukuran yang sesuai dengan kebutuhan bagi sang ular.
  • Perhitungkan seberapa kuatkah budget/anggaran yang Sobat miliki untuk membiaya perawatan sang ular. Jangan sampai nanti ular yang Sobat pelihara terlantarkan karena minim atau bahkan tidak adanya uang untuk perawatannya.
  • Ular merupakan peliharaan extrem, maka kemampuan dalam menangani ular haruslah mutlak Sobat miliki.
  • Ular memiliki umur rata-rata 15 tahu, jadi sebelum Sobat memeliharanya pastikan diri Sobat akan merawatnya sepanjang hidupnya. Karena kebanyakan diantara kita mudah bosan dan akhirnya ular jadi terabaikan.

Sekian dan semoga bermanfaat bagi Sobat yang hendak memelihara ular sebagai hewan kesayangan dirumah.( penangkar )

Sabtu

Panduan Bagi Pemula Saat Membeli Biawak

Tidak ada komentar :
puchong lovers - Meskipun umumnya pada sebagian masyarakat masih menganggap reptil (terutama Biawak) merupakan hewan liar yang membahayakan atau bahkan tak sedikit yang beranggapan itu merupakan hewan yang menjijikan dan berbahaya. Namun pada saat ini memelihara yang dulunya dianggap sebagai peliharaan yang extrem extreme, kini telah banyak para wanita yang memilih biawak sebagai hewan kesayangan mereka karena sebenarnya sebenarnya Biawak tergolong jinak, asalkan tahu cara merawatnya.

Saat ini, tidak sedikit orang yang memelihara hewan reptil ini. Nah bagi Sobat yang baru pertama kali memelihara Biawak, ada beberapa hal yang mesti Sobat perhatikan saat Sobat membeli Biawak  di toko hewan peliharaan maupun dari tempat peternaknya langsung.

  • Pehatikan apakah Biawak yang akan kita beli aktif terjaga, yang menandakan bahwa biawak tersebut sehat. 
  • Selain itu cek apakah Biawak tersebut memiliki selera makan makan, bisa Sobat cobalah beri dia makan. 
  • Perhatikan pada kulitnya, cek apakah biawak tidak terlihat dihinggapi parasit dan penyakit kulit lainnya dan perhatikan juga badannya, pilih yang padat berisi. 
  • Cek kelengkapan dari kuku dan ekornya. 
  • Cek keadaan mulut biawak, mulut biawak mesti selalu tertutup rapat serta hanya tempat keluarnya lidah yg terbuka sedikit. Juga lidah tampak bersih dari penyakit atau tindikkan. 
  • Cek mata biawak, mata harus bersih. 
  • Perhatikan nafas biawak, nafas biawak tidak berbunyi serta tidak ada gejala sakit meskipun terkadang di tahap awal mau dipegang ada beberapa jenis biawak yang mengeluarkan suara mendesis. Namun saat di pegang dan tenang, suaranya kembali normal. 
  • Coba pindahkan biawak ke tempat yang lebih datar permukaannya, jika ada keanehan saat biawak berjalan berarti ada yang salah. 
  • Cek apakah kandangnya bersih dan terpelihara, jika bersih bisa anda pilih. 

Semoga sedikit tips dasar dalam memilih biawak saat membeli bisa bermanfaat bagi Sobat reptil.( gadis )

Kamis

Limnonectes Larvaepartus Jenis Katak Yang Melahirkan

Tidak ada komentar :
Indonesia - Setahu kita bahwa selama ini katak merupakan salah satu hewan yang bereproduksi dengan cara bertelur. Namun dihutan pedalaman Sulawesi terdapat katak unik bernama latin/ilmiah Limnonectes larvaepartus ini cara reproduksinya dengan cara melahirkan kecebong. Berikut adalah berita selengkapnya yang kami dapat dari kompas.

Djoko Tjahjono Iskandar, herpetolog (pakar katak dan reptil) yang menemukan spesies tersebut mengungkap kisah panjang di balik penemuan katak yang tersebar di Sulawesi bagian barat dan dunia itu.

"Sebenarnya, kita sudah menjumpai pertama kali katak itu sejak tahun 1991. Waktu itu ada ahli asal Chicago yang ikut meneliti bersama kita," ungkap Djoko yang meneliti katak dan reptil sejak tahun 1975.

Penemuan tak segera dipublikasikan karena ada 2 masalah. Djoko menjumpai sejumlah spesies katak yang mirip sehingga jenis katak yang melahirkan itu belum bisa dikonfirmasi sebagai spesies baru.

Permasalahan lain, Djoko belum mengetahui persebaran katak yang melahirkan kecebong serta belum memiliki jumlah sampel individu dan perjumpaan proses melahirkan yang cukup untuk meyakinkan publik.

Djoko pun harus menunggu beberapa lama untuk memaparkan temuannya. Tahun 1998, dalam sebuah seminar di Manado, Djoko baru memaparkan pertama kali adanya jenis Limnonectes larvaepartus, namun belum menyebut nama spesies dan proses reproduksinya.

Setelah seminar itu, Djoko beserta tim peneliti lain dan mahasiswanya terus menggali informasi tentang katak tersebut. Ia beberapa kali melaksanakan ekspedisi, masuk ke hutan-hutan di Sulawesi.

"Dari situ saya sebenarnya berencana menulis makalah tebal, 200 halaman. Tapi kemudian saya mengetahui ada tim peneliti lain yang juga mempelajari spesies yang saya temukan," urai Djoko.

Akhirnya, tahun 2014, lewat kerjasama dengan Ben J Evans dari McMaster University di Kanada dan Jimmy A McGuire dari University of California di Berkeley, Djoko merasa perlu untuk memublikasikan temuannya.

Untuk mengidentifikasi sebagai spesies baru, bukan hanya ciri-ciri fisik yang digunakan, tapi juga analisis molekuler yang mengungkap kekhasan genetik suatu spesies. Data tingkat genetik membuat kebaruan spesies tak terbantahkan.

Jadilah kemudian spesies Limnonectes larvaepartusdipublikasikan di jurnal PLOS ONE pada 31 Desember 2014 lalu. Dalam publikasi itu, Djoko menyatakan bahwa katak tersebut adalah satu-satunya katak di dunia yang melahirkan kecebong.

Djoko menceritakan, sepanjang tahun 1991 hingga 2014 lewat beragam ekspedisi, dirinya berhasil membuktikan sebanyak 19 kali bahwa spesies Limnonectes larvaepartus memang bisa melahirkan.

"Kita pernah amati langsung. Saat dipegang katak itu memang bergoyang-goyang dan akhirnya keluar kecebong," cerita ahli katak yang meraih gelar doktor dari Université Montpellier 2 di Montpellier Perancis ini.

"Kita juga pernah bedah katak itu. Kita temukan telur yang sudah dibuahi dan kecebong. Telurnya lalu kita pindahkan ke gelas plastik dan setelah ditunggu memang lalu menetas menjadi kecebong," imbuhnya.

Dalam ekspedisi terakhir di Sulawesi sebelum publikasi, Djoko bercerita betapa dirinya harus berjuang saat menjelajahi hutan. "Maklum sekarang sudah tua," ucapnya yang kini telah berusia 64 tahun.

Bersama Evans dan McGuire, Djoko bertahan satu bulan di dalam hutan meneliti katak yang mengejutkan dunia itu. "Lutut kadang bengkak. Tapi tua bukan alasan untuk tidak masuk hutan," ucapnya.

Kini Limnonectes larvaepartus masih menyisakan teka-teki. Pejantan spesies itu tak memiliki penis. Pertanyaannya kemudian, bagaimana sperma bisa disetor ke dalam tubuh betina dan membuahi sel telur?

Djoko mengatakan, penelitian masih perlu dilakukan. 'Mungkin kita perlu taruh di akuarium agar bisa diamati. Tapi tidak mudah juga membawa spesimen hidup ke luar hutan, apalagi ke Jawa. Kita tunggu ada kesempatan dan dana dulu," katanya.

http://sains.kompas.com/read/2015/01/08/16341071/Kisah.Ilmuwan.ITB.Menemukan.Satu-satunya.Katak.di.Dunia.yang.Melahirkan.Kecebong

Selasa

Beda Jantan dan Betina Kodok Pacman

Tidak ada komentar :
cek harga - Kodok pacman atau disebut juga cranwell frog ini merupakan salah satu hewan reptil yang sedang naik daun kepopulerannya sebagai hewan peliharaan. Jenis kodok yang berasal dari benua Amerika ini tergolong memiliki harga yang lumayan tinggi, oleh karena itu banyak para peternak dan penghobi berusaha membudidayakannya.

Barang kali Sobat reptil kebetulan telah memiliki 2 ekor Katak Pacman ini, dan masih belum paham cara membedakan atau mengetahui ciri-ciri jantan dan betina, So, Sobat bisa simak berikut ini:

Untuk membedakan apakah katak tersebut berjenis kelamin jantan atau betina pertama Sobat bisa melihatnya dari ukuran tubuhnya pada saat posisi duduk yaitu untuk Katak betina berukuran max. 13.3 cm sedangkan  jantan berukuran lebih kecil dari betina dengan max. 10.8 cm.
Selain itu Sobat jenis kelamin biasanya baru bisa dilihat saat mereka sudah beranjak dewasa dengan tanda-tanda yang dapat terlihat jelas.Pada betina posisi dibawah dagu lehernya terdapat bintik-bintik hitam yang jarang sedangkan pada jantan bintik-bintik hitam rapat dan banyak disertai dasar abu-abu kehitaman.
Tanda lainnya adalah ada nuptial pads (semacam benjolan pada kedua jempol kaki depan) pada jantan disertai tompel hitam. Sedangkan pada betina tidak ada.

( borneo lovers )

Minggu

Memilih Jenis Biawak Untuk Dipelihara Bagi Pemula

Tidak ada komentar :
bantul - Bagi sobat yang menyukai reptil khususnya Biawak dan ingin memeliharanya sebagai hewan kesayangan, perlu sobat ketahui bahwa dengan mengapdopsi Biawak akan menyita waktu dan dana perawat yang tidak sedikit oleh karena itu saat Sobat memutuskan untuk memelihara  biawak pastikan bahwa Sobat telah merasa sudah memiliki waktu untuk memeliharanya dan tentunya dana karena biaya pakan mereka tidaklah sedikit.

Banyak para pecinta biawak yang telah lama memeliharanya menyarankan bagi pemula yang hendak memelihara Biawak dimulai denagn jenis dwarf yang kecil atau anakan, jangan langsung memilih jenis Salvator yang sangat agresif, doyan makan dan cepat besar. Untuk saat ini kebanyakan Biawak yang dijual di toko hewan merupakan hasil dari tangkapan alam liar, sehingga masih sangat agresif. Memulai dengan jenis Dwarf atau kecil akan lebih bijak, ini memudahkan Sobat dalam perawatan, hemat kandang, hemat pakan tapi jangan sampai hemat perhatian.( ternak lovers )

Kamis

Jenis Pakan Untuk Biawak Peliharaan

Tidak ada komentar :
maluku - Biawak merupakan hewan retil dari golongan kadal besar yang dalam bahasa lokal disebut dengan sebagai Menyawak atau Nyambik (Jawa), Bayawak (Sunda), Berekai (Madura). Meskipun Biawak tidak lazim dijadikan sebagai hewan peliharaan namun bagi sebagian hobies/pecinta reptil binatang yang dalam bahas inggris bernama monitor lizard atau goanna tak bedanya dengan binatang kesayangan pada umumnya.

Dalam kehidupannya dialam liar, Biawak memangsa aneka serangga, ketam atau yuyu, berbagai jenis diantaranya ikan, kadal, kodok, burung, serta mamalia kecil seperti tikus dan cerurut. Sedangkan dalam pemberian pakan untuk Biawak sebagai hewan peliharaan, Biawak lovers sangat merekomendasikan dalam pemberian jenis pakan untuk disesuaikan dengan usia Biawak tersebut. Untuk biawak yang belum mencapai tahun pertama, mereka lebih di sarankan di berikan pakan berbasis serangga. Biawak bayi adalah kadal kecil dengan sistem pencernaan yang kecil dan membutuhkan serat pangan dalam jumlah banyak untuk menjaga pencernaanya, biawakukuran bayi di desain untuk makan serangga dan serangga. Pemberian daging atau rodentmasih boleh dengan ukuran tertentu, idealnya pemberian bayi biawak 4 kali seminggu dengan serangga dan 1 kali seminggu dengan daging dan rodent.

Harus diperhatikan suhu kandang tetap hangat bila bayi biawak diberikan makan daging dan rodent agar mereka bisa mencerna daging tersebut dengan baik karena pencernaan yang mereka miliki masih kecil, berikan rodent yang sudah tumbuh bulu atau "jumper" jangan pinkis yang masih merah karena banyak mengandung lemak, sedikit nutrisi dan sedikit atau bahkan tanpa kalsium. Biawak setelah tahun pertama baru boleh di alihkan berdasarkan makanan berbasis daging, namun sekali lagi hindari pinkis dan berikan yang sudah memilimi bulu karena sudah mengandung banyak kalsium.( papua penangkar )

Minggu

Kebiasaan Hidup Labi-labi di Alam Bebas

Tidak ada komentar :

sumatera jawa - Bagi Sobat yang ingin menangkarkan bulus agar berhasil maka kita perlu mengetahui kebiasaan hidup mereka dialam bebas sehingga dengan demikian kita bisa memperlakukannya mereka layaknya hidupdalam alam liar. Tentu dengan harapan demikian labi-labi yang kita budidayakan akan beranak pinak dengan baik
Bulus atau juga sering disebut dengan nama labi-labi yang termasuk hewan reptil ini baik yang baru menetas maupun labi-labi yang sudah dewasa bernapas dengan paru-paru (pulmo). Selain itu kebiasaan bulus yang perlu kita ketahui antara lain:

Kebiasaan makan

Labi-labi memakan ikan dan udang kecil di alam. Di kolam, labi-labi bisa diberikan pakan berupa cincangan ikan atau isi perut ternak ruminansia.

Kebiasaan berkembang biak

Di alam, labi-labi umumnya berpijah antara Juli—Desember. Labi-labi berkembang biak dengan cara bertelur (ovivar). Setiap kali labi-labi bertelur mencapai 10-30 butir. Telur berwarna krem dengan diameter antara 2-3 cm. Telur-telur yang dikeluarkan ditimbun dalam tanah berpasir selama lebih kurang 45-50 hari pada suhu 25-30 derajat C.

( penangkar )

Jumat

Labi-labi Si Kura Lunak

Tidak ada komentar :
peternak - Bulus hewan reptil yang orang Indonesia juga menyebutnya dengan nama labi-labi ini memiliki nama latin Trionyx sinensis juga dikenal untuk spesies Trionyx cartilagineous dan spesies Trionyx lainnya. Pada awalnya bulus bagi para petani hewan ini termasuk hama, sama seperti belut. gabus, dan komoditi penting lainnya. Namun kini Bulus memiliki nilai ekonomis tinggi. Hal ini dikarenakan hampir dari seluruh bagian tubuh bulus dapat dimanfaatkan, baik daging maupun cangkangnya. Selama ini pasokan  permintaan pasar untuk kebutuhan bulus dipenuhi dari penangkapan di alam karena hasil budi daya belum mampu untuk memenuhi permintaan pasar dengan jumlah yang banyak.

Labi-labi yang masih kerabat dengan kura-kura ini memiliki bentuk tubuh yang khas dibandingkan dengan kura pada umumnya yaitu tubuhnya berbentuk oval atau agak lonjong, serta pipih. Tubuhnya tanpa sisik dan berwarna abu-abu kehitaman. Kerapas dan plastron (bagian bawah tubuh yang tidak tertutup cangkang) terbungkus kulit yang liat. Pastronnya berwarna putih pucat hingga kemerah-merahan. Kulit tertutup oleh perisai yang berasal dari lapisan epidermis berupa zat tanduk. Hidungnya memanjang membentuk tabung, seperti belalai. Labi-labi tidak bergigi, tetapi rahangnya sangat kuat dan tajam.( kalimantan jawa )

Kamis

Ciri Fisik Kura-kura Jantan dan Betina

Tidak ada komentar :

penangkaran - Bagi para pecinta kura-kura pada saat hewan peliharaannya sudah beranjak besar pasti terbesit pikiran kira-kira kura yang kita pelihara jenis kelaminnya jantan apa betina ya, atau bagi kita yang ingin membudidayakan kura-kura haruslah paham berbedaan fisik untuk menentukan jenis kelamin.

Kura Brazil sudah menampakkan ciri fisik jenis kelaminnya atau sudah siap kawin ketika sudah berumur 2 tahun ke atas pada umumnya saat umur tersebut ukuran jantan 15 cm lebih dan untuk betina 20 cm. untuk itu mari kita coba pelajari ciri fisik kura jantan dan betina

Jantan :
  • Kuku kaki depan yang panjang, kuku ini berfungsi untuk mencengkram/berpegangan Karapas ( cangkang atas ) betina saat kawin.
  • Plastron ( cangkang bawah ) yang panjang.
  • Ekor panjang, hal ini berguna untuk memudahkan kelamin jantan mencapai / menemukan kelamin betina saat kawin.
  • Plastron cekung atau tidak rata, berguna saat jantan naik keatas/memanjat kura betina maka kontur yang cekung menyesuaikan bentuk karapas betina sehingga akan seimbang.
  • Letak kloaka yang sedikit jauh dengan tempurung.

Betina :
  • Kuku kaki depan yang pendek, hal ini berkebalikan dari kuku yang dimiliki jantan karena betina tidak perlu naik ke karapas jantan.
  • Plastron yang pendek.
  • Ekor yang pendek, karena saat kawin kura betina hanya sebagai penerima sperma maka tidak memerlukan ekor yang panjang.
  • Plastron datar, sebagai tempat untuk menyimpan telur.
  • Kloaka yang terletak sedikit dekat dengan tempurung.

( malang )

Minggu

Pakan Sampingan Tanaman Air bagi Kura-kura

Tidak ada komentar :

Red Eared Sliders Turtle - Memelihaa kura-kura yang ditempatkan dikolam terbuka akan lebih menarik apalagi kolam tersebut didesain menyatu dengan taman, maka akan memberikan kesan habitat dialam bebas.

Untuk menambah kesan dialam liar, kita bisa menambahkan tanaman air pada kolam yang berfungsi juga sebagai makanan serta tempat berteduh bagi kura, nah jenis tanaman air apa saja  yang boleh sobat gunakan kolam kura-kura antar lain:
  1. Water Hyacinth ( Eceng gondok )
  2. Water Starwort 
  3. Anacharis
  4. Amazon Swords
  5. Duckweed
  6. Hornwort
  7. Frogbit
  8. Nasturtium
  9. Water Fern
  10. Pondweed
  11. Water Hyacinth
  12. Water Lily
  13. Water Lettuce
  14. Water Milfoil
( magelang )


Sabtu

16 Macam Kura-kura Brazil Unik dan Langka di Pasaran Indonesia

Tidak ada komentar :

Red Eared Sliders Turtle - Berikut kami tampilkan beberapa kura-kura brazil yang tergolong unik dan tidak semua kura-kura yang disebutkan di bawah ini beredar di pasaran Indonesia karena mengingat harganya yang relatif mahal hal ini disebabkan kondisi pasar internasional dan ketersediaan stok yang sangat terbatas.

16 Jenis Kura-kura Brazil / RES yang langka tersebut adalah:
  1. Albino Red Eared Slider
  2. Rio Grande Red Eared Sliders
  3. Ghost Red Eared Sliders
  4. Hypo/Pastel Red Eared Sliders
  5. Melanistic Red Eared Slider
  6. Caramel Pink Albino Red Eared Sliders
  7. Lemon Yellow Albino Red Eared Sliders
  8. Two Headed Red Eared Slider
  9. Two Faced Red Eared Slider
  10. Shell Less Red Eared Sliders
  11. Siamese Red Eared Sliders
  12. Leucistic Albino Red Eared Sliders
  13. Snow Albino Red Eared Sliders
  14. Hypo Translucent Red Eared Slider
  15. Golden Leucistic Red Eared Sliders
  16. Hypo Translucent Red Eared Slider (Golden Phase)



Rabu

RES Golden Phase

Tidak ada komentar :
res golden phase

Hypo Translucent Red Eared Slider - Kura brazil langka jenis ini dihasilkan selama 5 generasi pemeliharaan kura Albino untuk menghasilkan keturunan dengan mata yang lebih baik. Kura ini sebenarnya RES Albino tapi dengan corak warna telinga yang samar, termasuk pigmen yang berbeda pada karapas dan bagian atas kepalanya. Iris matanya berwarna biru, pupil yang mereah, mulut berwarna kuning lemon, dan gurat kepala merah terang. Serta dengan pigmen kulit berwarna pink-transparan mirip Leucistic Albino RES membuatnya sangat menarik. Dan dalam Golden Phase ini kura telah dikawin-silangkan dengan Golden leucistic sehingga menghasilkan kura jenis baru yang sangat indah.

Selasa

Kura Brazil Unik Hypo Translucent

Tidak ada komentar :

Red Eared Slider Turtle - Kura unik jenis ini dihasilkan selama 5 generasi pemeliharaan kura Albino untuk menghasilkan keturunan dengan mata yang lebih baik. Kura ini sebenarnya RES Albino tapi dengan corak warna telinga yang samar, termasuk pigmen yang berbeda pada karapas dan bagian atas kepalanya. Iris matanya berwarna biru, pupil yang mereah, mulut berwarna kuning lemon, dan gurat kepala merah terang. Dan dengan pigmen kulit berwarna pink-transparan mirip Leucistic Albino RES membuatnya sangat menarik.

Senin

Kura Brasil Unik Jenis Snow Albino

Tidak ada komentar :

Red Eared Sliders Turtle - Hanya sekitar 3 sampai 4 ekor dari penelitian selama 20 tahun oleh para pemelihara Albino RES untuk menghasilkan Kura Brasil Snow Albino ini. Jenis albino ini adalah albino tanpa bagian kulit yang berawarna normal hanya lavender, dengan karapas dan hidung yang berwarna kuning. Pupil mata dan irisnya sangat terang dan berwarna merah menyala.

Minggu

Kura Brasil Unik Leucistic Albino RES

Tidak ada komentar :

Kura brasil langka – jenis ini memiliki tempurung berwarna putih polos, bermata biru layaknya Leucistic Red Eared Slider, kura-kura ini menjadi salah satu bagian dari jenis RES albino. Kura-kura menakjubkan ini dilahirkan dengan kulit merah muda atau kadang putih dan biasanya transparan oleh cahaya.

Mereka biasanya menjadi salah kura-kura yang dikawin-silangkan dengan jenis lainnya agar tercipta kura-kura jenis baru seperti Caramel Pink Albino RES. Perawatan dan perilakunya tak banyak berbeda dengan kebanyak kura-kura Brasil biasa.

Sabtu

Kura-kura Brasil Kembar Siam

Tidak ada komentar :
kura brazil kembar siam

Siamese Red Eared Sliders - Ini adalah jenis kura-kura kembar siam layaknya yang pernah terjadi pada bayi manusia. Banyak kura-kura kembar siam terhubung pada pertengahan plastron, berbagi kaki dan beberapa organ. Biasanya keduanya tahu bagaimana cara ke permukaan air untuk bernafas pada waktu yang sama.

Melihat mereka bekerja bersama-sama seolah melihat dua orang perenang terlatih yang memiliki sinkronisasi gerakan. Pemelihara biasanya menggunakan habitat dengan ketinggian air sekitar 5 cm dan tambahan dekorasi berupa tanaman air. Biasanya tidak mudah bagi kura-kura seperti ini untuk dapat melewati tahap awal pertumbuhannya