Senin
Kambing Kacang: Keajaiban Kecil Peternakan Indonesia
Kambing adalah salah satu jenis ternak yang telah menjadi bagian penting dari kehidupan manusia selama berabad-abad. Mereka adalah sumber daging, susu, dan bahkan bulu yang berharga. Di Indonesia, salah satu jenis kambing yang cukup terkenal adalah Kambing Kacang. Meskipun mungkin tidak sepopuler sapi atau ayam, Kambing Kacang memiliki peran penting dalam pertanian dan kehidupan petani di seluruh negeri. Mari kita eksplorasi lebih dalam tentang keajaiban kecil ini dalam artikel ini.
Asal Usul Kambing Kacang
Kambing Kacang, meskipun memiliki nama yang unik, sebenarnya bukanlah spesies kambing yang terpisah. Mereka adalah varietas dari kambing jantan dan betina biasa, dengan ukuran yang lebih kecil dan adaptasi lingkungan tertentu. Nama "Kacang" tidak mengacu pada jenis pakan, tetapi lebih kepada ukuran mereka yang lebih kecil daripada kambing-kambing lainnya.
Kambing Kacang pertama kali diperkenalkan di Indonesia, khususnya di Pulau Jawa, pada akhir abad ke-19. Mereka telah berkembang biak secara alami di lingkungan yang keras dan beradaptasi dengan baik di berbagai wilayah di Indonesia.
Ciri-ciri Kambing Kacang
- Ukuran Kecil: Kambing Kacang memiliki ukuran tubuh yang lebih kecil dibandingkan dengan kambing lainnya. Kambing jantan dewasa biasanya memiliki berat tubuh antara 25 hingga 35 kg, sedangkan betina biasanya lebih ringan, berkisar antara 15 hingga 25 kg.
- Bulu Pendek: Mereka memiliki bulu yang pendek dan halus yang bervariasi dari warna putih hingga coklat tua.
- Adaptasi yang Kuat: Kambing Kacang memiliki kemampuan adaptasi yang luar biasa terhadap kondisi lingkungan yang keras. Mereka dapat hidup di daerah dengan sumber pakan yang terbatas dan cuaca yang tidak menentu.
- Produksi Susu: Meskipun produksi susu Kambing Kacang lebih rendah daripada beberapa varietas kambing lainnya, susu mereka tetap berharga. Susu ini sering digunakan untuk memproduksi produk susu seperti keju dan yogurt.
- Daging yang Lezat: Meskipun ukurannya kecil, daging Kambing Kacang terkenal karena rasanya yang lezat dan rendah lemak. Ini membuatnya sangat diminati dalam masakan tradisional Indonesia.
Peran dalam Pertania
Kambing Kacang telah menjadi bagian integral dari pertanian Indonesia. Mereka adalah aset berharga bagi petani, karena mereka mampu beradaptasi dengan kondisi lingkungan yang keras dan memberikan produk seperti daging dan susu. Selain itu, mereka juga digunakan dalam upacara adat dan ritual keagamaan di beberapa daerah.
Perlindungan dan Keberlanjuta
Meskipun Kambing Kacang telah menjadi bagian dari budaya pertanian Indonesia selama berabad-abad, saat ini mereka menghadapi beberapa tantangan. Populasi Kambing Kacang cenderung menurun karena urbanisasi dan perubahan pola hidup. Namun, upaya pelestarian dan peningkatan populasi Kambing Kacang terus dilakukan oleh berbagai pihak, termasuk pemerintah dan kelompok peternak.
Kesimpulan
Kambing Kacang adalah salah satu keajaiban kecil dari kehidupan peternakan Indonesia. Meskipun mungkin terlihat sederhana, peran mereka dalam mencukupi kebutuhan makanan dan budaya petani di seluruh negeri tidak bisa diabaikan. Dengan upaya pelestarian yang tepat, Kambing Kacang dapat tetap menjadi bagian yang berharga dari warisan pertanian Indonesia dan membantu petani untuk mengatasi tantangan lingkungan yang terus berubah.
Minggu
Panduan Lengkap Berternak Lovebird
Perbedaan Ciri Lovebird Betina dan Jantan:
- Dilihat dari ukuan kepala, burung Labet betina lebih besar jika dibandingkan ukuran kepala labet jantan.
- Pada burung Lovebird tulang panggul lebih lebar, hal ini berkaitan saat bereproduksi khususnya saat bertelur.
- Saat bertengger, dibandingkan dengan Labet Jantan, posisi kaki Labet betina sedikit renggang.
- Lovebird betina terlihat lebih bulat dan terisi.
- Untuk suara, Lovebird Betina bisanya memiliki suara ngekek yang lebih panjang.
Untuk mengetahui apakah sepasang labet yang kita tangkarkan berjenis kelamin sama bisa kita lihat selang waktu kurang lebih dua minggu sesudah kawin namun belum juga bertelur bisa dipastikan bahwa lovebir yang kita jodohkan adalah berjenis kelamin jantan semua, namun jika sesudah kawin dalam jangka waktu yang sama lovebird bertelur dengan jumlah telur lebih dari 6 butir bisa dipastikan burung labet tersebut betina semua.
Dalam melihat jenis kelamin jantan atau betina pada Lovebird, meskipun tidak 100% benar, Breeder/peternak di Indonesia pada umumnya memakai cara dengan meraba tulang supit labet, metode ini sebagai acuannya adalah jika tulang supit terasa lentur dan jarak pada ke-2 tulang supit renggang kemungkinan besar lovebird tersebut betina. Sedangkan ciri untuk Lovebird jantan, tulang supit terasa keras saat diraba dan jarak tulang supit sempit.
Cara yang paling akurat untuk mengetahui jenis kelamin Lovebird, kita bisa menggunakan metode test DNA, dengan jalur mencabut sehelai bulu dimana pada pangkal bulu lovebird tersebut ada sedikit darah yang melekat setelah itu di bawa ke laboratorium yang melayani meneliti jenis kelamin burung. Untuk bisa melakukan tes DNA tersebut tentunya kita memerlukan biaya.
Mengetahui Usia Produktif Lovebird
Ketika kita sudah mempelajari dan bisa membedakan burung Lovebird jantan dan betina, tahp berikutnya adalah mengetahui pada umur berapakah lovebird jantan maupun betina siap kawin. Dari beberapa peternak (breeder) lovebird yang telah sukses banyak yang mengatakan bahwa usia ideal lovebird betina siap kawin dan dijodohkan pada umur 1 tahun sedangkan untuk labet jantan pada usia 8 bulan.Glodok yang Bagus Untuk Lovebird
Kebiasaan burung Lovebird di alam bebas saat berkembang biak adalah memanfaatkan lobang pohon sebagai sarangnya. Untuk memudahkan kita dalan breeding burung labet, kita bisa menyediakan glodok sebagai penggantinya sebagai tempat bersarang. Sebelum kita meletakan glodok dikandang pastikan terlebih dahulu bahwa lovebird yang kita breeding telah benar-benar jodoh, karena biasanya ketika kita memberi glodok dikandang sepasang lovebird yang belum jodoh glodok sering kali akan dirusak. Untuk mendapatkan glodok kita bisa dapatkan ditoko burung biasanya menyediakan dengan kisaran harga 50.000 – 60.000 dengan kualitas standar.Adapun hal yang perlu kita perhatikan sebelum membeli atau membuat glodok sendiri dan saat menaruh glodok dalam kandang penangkaran perhatikanlah beberapa poin berikut ini.
- Diameter Lubang glodok berukuran 7,5 cm tau 3 inci.
- Penenmpatan glodok bisa didalam atau diluar kandang penangkaran, jika kita menempatkan glodok diluar kita bisa mengamati isi glodok tanpa mengganggu atau diganggu oleh induknya.
- Taruhlah serbuk kayu dalam gelodok atau bisa juga menggunakan potongan kertas.
Beternak Lovebird Dengan Cara Poligami
Dialam bebas burung lovebird sebenarnya meupakan burung yang hanya memiliki satu pasangan (monogami), namun meskipun begitu, kita bisa membudidayakan burung labet dengan teknik kawin poligami yaitu lovebird jantan dikawikan/dipasangkan dengan lebih dari satu lovebird betina. Dengan keberhasilan penangkaran burung lovebird secara poligami, seperti yang telah dilakukan peternak Bp. Joni dari Sumenep ini memiliki keuntungan menghemat jumlah pejantan yang kita pelihara, karena 1 induk pejantan labet bisa kita kawinkan dengan 3 – 4 ekor induk betina.Untuk sukses beternak burung Lovebird secara poligami kita tidak bisa menerapkan seperti poligami pada ayam yaitu 1 jantan dengan beberapa betina dijadikan satu dalam satu kandang (koloni). Jika kita mencoba beternak labet kawin poligami dengan metode koloni, maka dipastikan akan gagal karena pada dasarnya burung Lovebird merupakan burung yang setia pada pasangannya (monogami). Oleh karena itu kawin poligami pada lovebid hanya bisa dilakukan dengan menggunakan kandang soliter. Idealnya penangkaran lovebird dengan cara poligami adalah 1:3 yaitu 1 jantan 3 betina.
Persiapan Kandang Soliter Untuk Ternak Lovebird Poligami :
Karena kita akan menggunakan kandang jenis soliter, maka perlu kita siapkan 1 kandang untuk lovebird jantan dan sejumlah kandang untuk labet betina disesuai dengan jumlah betina labet yang akan kita gunakan sebagai indukan, misal kita memiliki 3 induk betina labet maka kita perlu siapkan kandang sejumlah 3 unit kandang.Letakan kandang jantan pada jarak yang jauh, kandang jantan tidak terlihat oleh labet betina lebih bagus. Sedangkan untuk kandang induk betina lovebird bisa kita letakan secara sejajar.Mempersiapkan properti isi tiap kandang diantaranya adalah tempat minum, tempat pakan, tenggeran dan untuk kandang induk betina tempat bersarang berupa glodok yang terbuat dari kayu yang telah kita masukan bahan sarang dan tebarkan pula bahan sarang dilantai kandang.
Berikan pakan berupa canay seed, millet dan gabah. Selain berikan pakan berupa daun sawi putih, biji bunga matahari (kwaci), jagung muda sebagai extra fooding (pakan tambahan). Perlu juga kita berikan tulang sotong yang berfungsi sebagai asinan burung lovebird.
Pegiliran Pengawinan poligami Burung Lovebird
Karena kita mengunakan sistem poligami maka kita perlu penjadwalan dalam mengawinkan indukan labet sebagai berikut;Pada waktu pagi hari antara jam 06.00 - 07.00. Secara bergilir, didalam kandang betina masukan induk jantan.Sebagai gambaran, misalkan, saat ini kita masukan induk labet jantan ke kandang induk betina-A saat jam 06.00. setelah satu jam, induk jantan kita ambil untuk kita kembalikan masukan ke kandangnya sendiri (pejantan). Kita lakukan pengawinan indukan jantan dan betina lovebird yang sama ini, berulang dengan cara dan waktu yang sama selama 4 hari berturut-turut.
Untuk pengawianan induk betina yang lain (misal, betina-B,betina-C) dilakukan dengan cara dan waktu pengawinan dengan sama sepeti diatas. Jadi untuk pengawinan dengan betina-B dilakukan pada hari ke-5 dan betina-C pada hari ke-9. Maka jika dilihat dari jadwal pengawinan yang kita lakukan maka induk jantan selama 12 hari melakukan pembuahan, walaupun hanya 1 jam. Namun demikian induk jantan labet mampu membuahi/mengawini induk betina dengan baik.
Setelah kita lakukan pegiliran kawin secara poligami pada burung lovebird, kita tunggu beberapa hari/minggu masing-masing induk betina akan bertelur. Namun jika kita dapati tak ada telur satupun yang menetas pada salah satu induk betina lovebird ada kemungkinan bahwa induk lovebird jantan tak pernah mengawini betinanya, atau induk jantan memang infertil.
Beternak Lovebird Sistem Kandang Koloni
Dari dua macam cara penangkaran burung labet diatas, sistem kandang koloni merupakan salah satu cara penangkaran yang paling mudah dan cocok bagi peternak pemula.Keunggulan Metode Beternak Lovebird Dengan Kandang Koloni:
- Peternak tidak perlu melakukan penjodohan karena dengan sistem koloni labet akan memilih pasangan sendiri, sehingga penangkaran lebih efektif dan produktif.
- Peternak tidak harus menguasai ilmu genetika, mutasi warna, dan sejenisnya.
- Penangkar tidak direpotkan dengan menyeleksi berdasarkan warna tertentu pada induk betina dan induk jantan.
- Burung bebas bergerak dan aktif dikandang yang luas.
- Pasangan lovebird dalam kandang koloni lebih harmonis dibanding kandang soliter.
Kelemahan Metode Beternak Lovebird Dengan Kandang Koloni:
- Burung lovebird bisa mengalami luka atau cacat bahkan mati yang disebabkan bertengkar dengan sesama lovebird dalam kandang koloni, hal ini biasanya dialami lovebird yang telah dewasa dan burung lovebird yang baru dimasukan dalam kandang koloni.
- Proses produksi akan terhambat karena telur tidak menetas yang disebabkan lovebird gagal mengeram, biasanya disebabkan koloni bisa merusak telur yang ada dalam glodok.
- Mudah tertular suatu penyakit yang ditularkan oleh lovebird dalam koloni.
- Keturunan yang dihasilkan tidak sesuai dengan harapan/tujuan kita, karena perkawinan yang terjadi secara alami (lovebird bebas memilih pasangan). Namun hal ini bisa kita akali dengan cara memisahkan masing-masing jenis lovebird di kandang koloni tersendiri sesuai dengan tujuan kita ingin menghasilkan lovebid yang bagaimana (suara atau warna).
Tahapan Beternak Lovebird dengan Cara kandang koloni.
Mempersiapkan Kandang koloni- Ukuran kandang 2,5 x 2 m2 dan tinggi 2 meter.
- Beri tempat makan dan minum.
- Letakan glodok sebagai sarang (jumlah gelodok lebih banyak dari jumlah pasangan labet), jika kita memiliki 6 pasang lovebird maka minimal kita pasang glodok sebanyak 7 lebih dari itu lebih bagus, dengan begitu pasangan lovebird bebas memilih sarang yang disukainya.
Ketika telur-telur yang dierami oleh induk labet telah menetas dan anak LB telah tumbuh bulu, guna keperluan sebagai basis data silsilah garis keturunan (pedigree) tiap anak labet maka kita perlu adanya pencatatan warna anakan yang dihasilkan tersebut diturunkan dari indukan warna apa.
Perlunya pencatatan pedigree (garis keturunan) tiap burung lovebird sangat bermanfaat bagi kita yang berfungsi sebagai basis data yang dapat kita manfaatkan sebagai acuan/patokan saat kita melakukan penangkaran 1 kandang 1 pasang lovebird (metode kandang soliter).
Beternak Lovebird Dengan Kandang Soliter (battery)
Setelah kita memiliki sepasang labet yang telah siap kawin/jodoh maka kita memerlukan sebuah kandang battery, adapun ukuran kandang yang digunakan oleh para peternak sangat bervariatif meskipun begitu pada umumnya meraka menggunakan kandang battery dengan ukuran 40 cm x 40 cm x 60 cm. Setelah kita siapkan kandang battery, sebagai tempat bertelur, mengeram dan membesarkan anak maka kita perlu sediakan glodok/tempat yang terbuat dari bahan kayu dengan ketebalan minimal 1 cm,glodok bisa kita buat sendiri atau jika tidak ingin repot kita bisa beli di toko burung yang biasanya banyak menyediakan glodok dengan berbagai ukuran, untuk glodok labet disarankan untuk memilih yang ukuran 18 cm x 18 cm x 22 cm saja. Setelah glodok terpasang selanjutnya kita sediakan bahan sarangnya.Guna menunjang reproduksi labet, pemberian pakan yang berkualitas mesti kita berikan. Penggantian air minum rutin tiap hari serta membuang kotoran sisa pakan harus kita lakukan tiap harinya karena dengan begitu maka kebersihan kandang dan kesehatan burung lovebird yang ada didalamnya akan terjaga.
Perawatan Saat Induk Lovebird Mengeram hingga Meloloh:
- Disaat induk sedang mengerami kita harus mengontrol birahi Lovebird jantan dengan cara mengurangi pemberian EF (kangkung, tauge, jagung muda) dengan begitu induk betina tidak terganggu saat mengerami telur karena Labet jantan yang over birahi.
- Agar induk Lovebird merasa nyaman saat mengeram pastikan gelodok tidak terganggu oleh kita (yang biasanya kita sering buka glodok).
- Setelah sekitar 21-23 hari masa pengeraman, telur labet biasanya sudah menetas, disaat ini lah porsi pakan yang kita berikan harus kita tambahkan (terutama kangkung dan jagung muda) agar disaat meloloh piyik lovebird akan terjamin kebutuhan makannya.
- Selama diasuh aleh induknya yaitu sekitar 6–8 minggu lamanya anakan lovebird akan mulai keluar dari glodok/kotak sarang,ambil anakan lovebird ketika sudah terlihat bisa makan sendiri,agar induk lovebird dapat kembali berproduksi,
Kamis
Tips Menjaga Harga Stabil Hasil Panen Ternak Ayam
- Beternak dengan populasi sedikit tapi bisa rutin, misal populasi 100 ekor tapi bisa panen 2 minggu 1 kali atau 1 minggu 1 kali panen.
- Berternak sambil marketing, coba masuk ke resto skala kecil, biasanya resto skala kecil pengambilan tidak banyak, pembayaran cash,dan rutin misal pedagang lalapan kaki lima. Kalau punya langganan 1 resto,perhari habis 10 ekor berarti kebutuhan per bulan bsa 300 ekor, bisa mencukupi kebutuhan dari hasil ternak kita.
- Cari pedagang atau bakul yang nerima hasil panen yang melayani resto atau rumah makan langsung, biasanya harga relatif stabil. karena resto membeli ayam tidak pernah turun harganya, dan kemungkinan harga naik lebih besar.
Perlunya Vaksinasi Pada Ayam Pedaging
Problemnya, tidak semua daerah bisa terjangkau oleh distribusi vaksin karena jauhnya jarak, terpencil dan karena jumlah pemeliharaan terlalu sedikit, kurang dari 1.000 ekor. Pada hal dosis vaksin yang beredar pada umunya berdosis 1.000 ekor tiap kemasan. Jalan keluarnya, berkelompok yang berdekatan sehingga setiap chick in D.O.C bisa mencapai jumlah minimum 1.000 ekor.
Jalan keluar tentang jangkauan distribusi vaksin, minta lah packing vaksin yang dikirim mesti rapi, pakai box stiroform dan pakai es yang tahan sampai 3 hari masih dingin di dalam box. Dan, itu ada es u yang tahan dingin di dalam box sampai 3 hari.( distributor jombang )
Standar Pakan Ayam Kampung Unggul Balitnak
Maka, jika ada orang menawarkan pakan alternatif, direkomendasikan untuk meminta sertifikat hasil uji proksimat dari laboratorium makanan ternak. Bandingkan dengan standar di bawah ini.
Laboratorium yang bisa dipakai sebagai rujukan : Sucifindo, Saraswanti Indo Genetech, Fakultas Peternakan atau kedokteran hewan Universitas Pajajaran Bandung Unsoed Purwokerto, Undip Semarang, Unbra Malang, Unair Surabaya, IPB Bogor, Udayana Denpasar dll.( supplier jepara )
Rabu
Alasan Kenapa Menggunakan Pakan Alternatif
- Karena ada saat peternak tidak punya uang untuk beli pakan pabrikan, dan karena ayam harus makan sebagaimana pemiliknya, maka apapun yang ada disekitar, asal bisa digigit dan dicerna, maka itulah pakan alternatifnya.
- Karena ada bahan-bana limbah yang tersedia cukup melimpah dan punya nilai nutrisi untuk dijadikan sebagai pakan, maka jadilah dia unsur pakan yang sekaligus mengurangi biaya cukup signifikan.
- Karena setelah segala sesuatu menyangkut budidaya telah terpenuhi unsurnya, maka hal paling penting berikutnya adalah harus untung secara signifikan.
Senin
Tips Sukses Berternak Ayam Kampung
- Harus bisa memasarkan sendiri hasil panennya ke pemakai (direct). Kalau belum punya jalur pemasaran, lebih baik tunda dulu. Bila perlu jadi bakul ayam kampung dulu sebelum pelihara. Kalau sekedar memelihara, banyak orang yang bisa. Kalau penjualannya mengandalkan bakul, akan banyak kendala. Ayamnya ada saja yang dicela atau dijelek-jelekkan oleh bakul dengan tujuan untuk “menyembelih” harga. Pas gak ada ayam tanya-tanya, punya ayam nggak? Pas punya ayam siap panen, menghindar katanya masih ambil dari kandang lain. Begitu datang melihat ayam siap panen, pasti keluar jurus mencela habis-habisan.
Jalan keluarnya, bisa gabung dengan sesama peternak ayam kampung yang sudah punya jalur pemasaran langsung (direct) alias berkelompok. Pas jadwal panen sudah pasti terpanen semua walau pun secara bertahap, tanpa dicela dan dengan harga panen wajar; - Bibit atau DOC ayam kampung belilah dari pembibit yang handal, bisa dipercaya, yang sudah berpengalaman dan sudah terbukti kualitas DOC-nya baik dari waktu ke waktu. Kalau beli DOC-nya sekedar harganya murah, dari pembibit yang belum handal, siap-siap malapetakan datang, yaitu ayamnya banyak mati, pertumbuhannya jelek. Akhirnya rugi;
- Pemeliharaannya mesti mengikuti kaidah pemeliharaan yang baik dan benar, mulai dari brooding period/stater umur 1 – 3 minggu, masa grower umur 4 – 6 minggu dan masa finisher umur 7 – 10 minggu;
- Jangan mudah tergiur dengan penawaran pakan dengan cap sebagai pakan alternatif atau pakan yang sekedar harganya murah. Berapa pun harga pakannya, pakan tersebut tetap harus mengikuti SNI atau standar khusus jenis ayam tertentu.
- Harus sepenuhnya disadari dan dipahami bahwa tidak ada suatu produk yang bisa membuat ayam kebal terhadap penyakit kecuali vaksin. Kenytannya, tidak ada ayam yang sakti kebal dari serangan berbagai penyakit. Kalau memang benar suatu produk bisa membuat kebal, coba saja orang yang menjual produk tersebut bila punya anak yang baru lahir anaknya tidak usah divaksin, suruh pakai saja produknya tersebut yang katanya bisa membuat kebal. Pasti tidak berani. Karena tidak ada bukti secara ilmiah dan empiris terhadap klaim produk yang membuat ayam kebal. Paling banter hanya opini saja alias omong doang.
Kamis
Singkong Sebagai Pakan Alternatif Ternak Ayam Potong
Bahan :
- Singkong
- Ampas tahu
- Voor BR21
- Dedak/katul
Singkong telah dipersiapkan diparut atau digiling dengan mesin giling sedangkan untuk ampas tahu kita kukus diamkan hingga dinggi kemudian kita simpan di kulkas agar awet.
Mix setiap kali penberian pakan ke ternak dengan komposisi per 500gr: voor br21 - 100gr, dedak/katul - 80gr, ubi parut (basah) - 50gr, ampas tahu (basah) - 270gr
Pakan ayam alternatif dengan bahan singkong ini menurut peternak yang telah mencobanya diterapkan dalam 1 minggu pertama br21, 2 - 5 mgg br21 + singkög parut perbandingan 2:1. Dari pemberian pakan alternatif tersebut menurutnya pertumbuhan agak lambat, pakan untuk ayam diatas umur 6 minggu hingga 56, dalam koloni ternak ayamnya terbesar memiliki bobot 830 gr.









